• Latest

Film Layla Majnun karya sutradara Monty Tiwa menggambarkan persahabatan dua negara

11 February, 2021
300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati

300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati

15 August, 2026
Harusnya Horor

Siap Ketawa Karena Horornya Absurd, Tapi Siap Juga Nangis di Ending Harusnya Horror?

15 August, 2026
Seni Merayu Tuhan

Film Seni Merayu Tuhan Buat Geger Tokoh Lintas Agama

12 August, 2026
Update Bisikan Desa Gringsing

Update Bisikan Desa Gringsing

12 August, 2026
Review The Invisible Guest (2026): Ketika Kebenaran Ternyata Punya Banyak Wajah

Review The Invisible Guest (2026): Ketika Kebenaran Ternyata Punya Banyak Wajah

11 August, 2026
Dear you

Review Film Dear You (Gei A Ma De Qing Shu)

9 August, 2026
E:\Downloads\Festival Film Guandong Hadir di Indonesia, Dari Plaza Indonesia hingga PIK Avenue. Kenapa Pecinta Film Wajib Datang.png

Festival Film Guandong di Indonesia

9 August, 2026
Soundtrack Laut Bercerita

Soundtrack Laut Bercerita

31 July, 2026
The Affair Was Just the Beginning - nuty laraswaty

The Affair Was Just the Beginning : Drama Baru dari Kreator Squid Game Ini Dimulai dari Perselingkuhan, Berakhir dengan Penemuan Mayat

30 July, 2026
Final Trailer Dan Bandung Resmi Dirilis!

Final Trailer Dan Bandung Resmi Dirilis!

30 July, 2026
E:\Downloads\2026-07-29 03_19_08-Siaran Pers - MAXStream TV dan iQIYI Hadirkan Bunga di Tepi Jurang, Perkaya Pili.png

Review Bunga di Tepi Jurang

29 July, 2026
Lupakan Multiverse! Reaksi Perdana Spider Man: Brand New Day Sebut Ini Film Terbaik Tom Holland Sejauh Ini

Lupakan Multiverse! Reaksi Perdana Spider Man: Brand New Day Sebut Ini Film Terbaik Tom Holland Sejauh Ini

28 July, 2026
The Lord of the Rings: The Rings of Power Musim 3

The Lord of the Rings: The Rings of Power Musim 3

28 July, 2026
Review Deep Water (2026)

Review Deep Water (2026)

27 July, 2026
Film Ip Man: Kung Fu Legend 2026

Film Ip Man: Kung Fu Legend 2026

21 July, 2026
Review & Kritik The Odyssey 2026

Review & Kritik The Odyssey 2026

18 July, 2026
Kritik Film Evil Dead Burn

Kritik Film Evil Dead Burn

18 July, 2026
Review Love Barista web Nuty Laraswaty

Review Love Barista

13 July, 2026
Bukan Set Studio! Perumahan Laddaland Ternyata Lokasi Terbengkalai Nyata?

Perumahan Laddaland Ternyata Lokasi Terbengkalai Nyata? Bukan Set Studio!

13 July, 2026
Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!

Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!

9 July, 2026
Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki

Netizen Salah Fokus!”, “Bukan Reza Rahadian, Justru Nama Ini yang Bikin Heboh”

9 July, 2026
Lapor Pak !

Lapor Pak! Resmi Hadir di Viu, Episode-Episode “Paling Pecah” Selama 5 Tahun Kini Bisa Ditonton Kapan Saja

8 July, 2026
Starvision resmi merilis trailer dan poster film Kado Untuk Ibu, dibintangi Luisa Adreena dan Emir Mahira

Starvision resmi merilis trailer dan poster film Kado Untuk Ibu, dibintangi Luisa Adreena dan Emir Mahira

8 July, 2026
Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

3 July, 2026
Aku Sebelum Aku

Netflix Hadirkan Video Trailer Film Terbaru Gina S. Noer, Aku Sebelum Aku

3 July, 2026
Review Film The Death of Robin Hood

Review Film The Death of Robin Hood

2 July, 2026
Karena pada akhirnya, terkadang yang paling kita butuhkan bukan tepuk tangan dunia, melainkan satu kalimat sederhana: "Ya, itu memang karya kamu."

Review Power Ballad

26 June, 2026
Pendapat Soal Supergirl (2026)

Pendapat Soal Supergirl (2026)

26 June, 2026
E:\Downloads\2026-06-26 12_06_36-phi phong the blood demon - Google Search.png

PHI PHONG: THE BLOOD DEMON Film Horor Terlaris Vietnam Akhirnya Tayang di Indonesia.

26 June, 2026
Suaraga 2026 Siap Jadi Festival Musik dan Wellness Paling Unik di Solo

Suaraga 2026 Sudah Terasa Sebelum Festival Dimulai!

25 June, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Interview

Film Layla Majnun karya sutradara Monty Tiwa menggambarkan persahabatan dua negara

by Nuty Laraswaty
11 February, 2021
in Interview, Uncategorized
247 8
0
Share on FacebookShare on Twitter

Layla Majnun adalah sebuah film karya sutradara Monty Tiwa , tayang di Netflix  tanggal 11 Februari 2021.

Layla Majnun

Dalam interview khusus dengan media. Cinemags diwakili oleh Nuty Laraswaty berkesempatan untuk berbincang-bincang dengan sutradara Monty Tiwa, para pemain Acha Septriasa, Reza Rahadian dan Baim Wong telah hadir secara virtual untuk memberikan gambaran lebih lanjut mengenai film ini.

Layla Majnun

Baca juga : 5 Alasan Layla Majnun Menjadi Tayangan Valentine Yang Tak Boleh Dilewatkan

Monty Tiwa menjelaskan terlebih dahulu serta mengkoreksi beberapa pemahaman yang selama ini keliru di masyarakat terkait legenda Layla Majnun, disambung penjelasan detil dari para pemeran utama mengenai beberapa hal yang menjadi ciri khas dan juga nafas film ini.

 

Simak rangkuman interview khusus ini, berikut ini.

Dikutip dari penjelasan Monty Tiwa bahwa film ini sebenarnya merupakan kerjasama budaya antara Indonesia dengan Azerbaijan. Saat itu duta besar Indonesia untuk Azerbaijan, Husnan Bey Fananie menginginkan adanya suatu kerjasama budaya yang dapat mendekatkan hubungan antara masyarakat kedua negara. Saat mengetahui bahwa penyair Nizami Ganjavi (sastrawan muslim Persia di abad kedua belas) yang menciptakan rangkaian puisi mengenai Layla dan Kais (disebut juga Majnun (gila dalam bahasa Indonesia)) adalah warga negara Azebaijan maka akhirnya disepakati akan dibuat film ini.

Dijelaskan lebih lanjut bahwa rangkaian puisi karya Nizami Ganjani ini diadaptasi oleh sastrawan di berbagai belahan dunia menjadi beragam bentuk, ada yang sebagai film, ada pula yang sebagai novel, dan dalam bentuk-bentuk lainnya.

Sebuah karya dunia ini dalam sejarahnya telah menjadi inspirasi budayawan-budayawan  di Indonesia antara lain  Marah Rusli dengan karyanya Siti Nurbaya, Buya Hamka dengan karyanya Tenggelamnya Kapal van Der Wijck.

 

Alur cerita dalam film ini sendiri merupakan adaptasi bebas, namun tidak boleh melanggar spirit dari cerita asli yang dikarang oleh Nizami Ganjavi

 

Kisah cinta dari hasil karya Nizami Ganjavi ini sendiri mengandung banyak tafsir di seluruh dunia, namun jika mengacu dari isi konten puisi-puisi tersebut,  banyak ahli yang mengungkapkan bahwa ini merupakan cinta yang mengandung banyak unsur sufistik.

Mengandung unsur cinta manusia terhadap Tuhan nya lalu manusia ke manusia, namun tentunya semua itu tak terlepas dari apa yang diyakini oleh Nizami Ganjavi yaitu manusia terhadap Tuhan nya dan sebaliknya. “Tidak mungkin kita dapat mencintai satu sama lain, jika kita tidak mencintai Sang Pencipta manusia yaitu Tuhan“.

Dalam film ini, Monty Tiwa mewakili menyampaikan bahwa semua menginginkan agar cerita ini dapat diterima oleh beragam kalangan penonton, sehingga tidak berani juga untuk terlalu menggali terlalu dalam sisi-sisi unsur sufistik tersebut. Alur cerita dalam film merupakan kisah cinta yang sederhana, bisa diterima dan dimengerti oleh penonton, tanpa menyalahi kaidah-kaidah original dari Nizami Ganjavi

layla Majnun

 

Reza Rahadian sendiri tertarik untuk bermain dalam film ini karena Layla Majnun merupakan sebuah karya klasik dan ia merasakan lagi sebuah tantangan untuk berakting sebagai Samir seorang berkewarganegaraan Azerbaijan, dan karakter ini tentunya baru kali ini ia perankan. Ia harus menggunakan bahasa lokal dan juga bahasa Indonesia dengan logat Azerbaijan.

Baik Reza Rahadian maupun Acha Septriasa sepakat menyampaikan rasa senangnya dapat kembali beradu akting bersama  dalam film klasik ini, terlebih lagi yang menyutradarai adalah Monty Tiwa. Acha Septriasa sendiri merasa bahwa judul film ini sendiri sudah “grand” , serta proses syutingnya juga akan dilakukan di negara asal karya asli ini diciptakan sehingga ia merasa tertantang dan penasaran untuk terlibat dalam pembuatan versi Indonesia nya.

Reza Rahadian melakukan pendalaman karakter dengan berbincang-bincang langsung dengan orang Azerbajian yang kebetulan berada di Indonesia, kemudian saat syuting yang dilakukan di kota Baku ,Azerbajian juga dapat berinteraksi langsung mendengarkan percakapan sehari-hari dengan bahasa Ibu mereka , serta mendengarkan secara langsung cara mereka melafalkan Bahasa Indonesia dengan dialek khas mereka.  Karakter Samir pun ia perankan secara manusiawi, lengkap dengan segala kekuatan dan kelemahannya.

Proses syuting dilakukan dari tanggal 1 November 2019 sampai dengan 12 Desember 2019 dengan menggunakan pemeran dari Indonesia, walaupun ada beberapa karakter yang mengharuskan menggunakan aktor Azerbaijan yang tinggal di Baku . Proses komunikasi juga berjalan lancar dikarenakan banyak pelajar di universitas setempat yang belajar bahasa dan budaya Indonesia

Baik Reza Rahadian maupun Acha Septriasa menyampaikan bahwa dengan banyaknya adegan pembacaan syair puisi  yang menggunakan bahasa baku , jika disampaikan dengan intonasi dan bahasa yang benar akan dapat menyampaikan makna yang dimaksud kepada penonton masa kini , dan hal ini dirasakan secara pribadi sebagai tantangan bagi mereka. Wah, tentunya adegan-adegan ini sangat menarik dan dinantikan bagi para penonton dan fans mereka berdua.

Nah, bagi yang ingin menyaksikan film Indonesia yang banyak mendapatkan perhatian dari warga negara Azerbaijan , sebagaimana termuat dalam kolom komentar pada you tube trailer film ini, dapat menontonnya mulai hari ini di Netflix.

 

Tags: Acha SeptriasaBaim WongLayla MajnunMonty TiwaNizami GanjaviREZA RAHADIAN
Previous Post

Rekomendasi Liburan Tahun Baru Imlek: 6 Drama Korea Bertema Keluarga

Next Post

#BERHENTIDIKAMU, Tayang Eksklusif di Disney+ Hotstar

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!
Article

Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!

9 July, 2026
Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki
Action

Netizen Salah Fokus!”, “Bukan Reza Rahadian, Justru Nama Ini yang Bikin Heboh”

9 July, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta
Article

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties
Article

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?
Article

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?
Article

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Next Post

#BERHENTIDIKAMU, Tayang Eksklusif di Disney+ Hotstar

Serial Mary Kills People jadi viral?

YES DAY keluarkan trailer perdana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati
Article

300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati

by Nuty Laraswaty
15 August, 2026
0

Final trailer Operasi Pesta Copet bikin penasaran dengan misi Iqbaal Ramadhan dan tiga sahabatnya yang berubah jadi pertaruhan persahabatan Bayangin...

Read more

Siap Ketawa Karena Horornya Absurd, Tapi Siap Juga Nangis di Ending Harusnya Horror?

Film Seni Merayu Tuhan Buat Geger Tokoh Lintas Agama

Update Bisikan Desa Gringsing

Review The Invisible Guest (2026): Ketika Kebenaran Ternyata Punya Banyak Wajah

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In