• Latest
Eksklusif interview dengan Lee Sinje pemeran  Yun Ling , The Garden of Evening Mists

Eksklusif interview dengan Lee Sinje pemeran Yun Ling , The Garden of Evening Mists

1 October, 2022
Film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa

Film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa

13 February, 2026
Review Once We Were Us

Review Once We Were Us

12 February, 2026
Review Whistle (2026)

Review Whistle (2026)

12 February, 2026
Panor 2

Review Panor 2

12 February, 2026
Haru, Ini Pesan Dr. Aisah Dahlan : Film Titip Bunda di Surga-Mu Media Belajar Parenting

Haru, Ini Pesan Dr. Aisah Dahlan : Film Titip Bunda di Surga-Mu Media Belajar Parenting

10 February, 2026
Review Film The Strangers: Chapter 3 (2026)

Review Film The Strangers: Chapter 3 (2026)

7 February, 2026
KATYANA

KATYANA Debut Musik Lewat “Tongkat Sihir”, Lagu tentang Excitement Jatuh Suka Pertama

5 February, 2026
Film Tunggu Aku Sukses Nanti, Film Paling Lebaran ?

Film Tunggu Aku Sukses Nanti, Film Paling Lebaran ?

5 February, 2026
Film Ghost in the Cell Siap Go Internasional

Film Ghost in the Cell Siap Go Internasional

5 February, 2026
Kick-off J-Youth Film Fest 2026

Kick-off J-Youth Film Fest 2026

4 February, 2026
Review Film Sugar (2026)

Review Film Sugar (2026)

4 February, 2026
I Was a Stranger

Review I Was a Stranger

3 February, 2026
BTS THE COMEBACK LIVE | ARIRANG

BTS THE COMEBACK LIVE | ARIRANG

3 February, 2026
Review Surat Untuk Masa Mudaku

Review Surat Untuk Masa Mudaku

3 February, 2026
Musikal Perahu Kertas Resmi Tampil di Panggung

Musikal Perahu Kertas Resmi Tampil di Panggung

2 February, 2026
Review Film Caper (Check Out Sekarang, Pay Later)

Review Film Caper (Check Out Sekarang, Pay Later)

2 February, 2026
Review Macam-Betool-Aja

Review AIU EO, Macam Betool Aja

29 January, 2026
ulasan shelter

Ulasan Shelter

29 January, 2026
MUSIK MILES FILMS: 30 Tahun Mendengar Terdengar

“MUSIK MILES FILMS: 30 Tahun Mendengar Terdengar”

27 January, 2026
Kafir Gerbang Sukma

Review Kafir Gerbang Sukma

24 January, 2026
Musikal Perahu Kertas dan Perjumpaan Ulang Kugy, Keenan di Panggung Teater

Musikal Perahu Kertas dan Perjumpaan Ulang Kugy, Keenan di Panggung Teater

24 January, 2026
Senin Harga Naik

Starvision Rilis Trailer dan Poster Senin Harga Naik, Tayang Lebaran 2026

21 January, 2026
Para Perasuk

Maudy Ayunda Rilis Lagu “Aku yang Engkau Cari”, OST Film Para Perasuk

21 January, 2026
Live Action 5 centimeters

Film 5 Centimeters Per Second Live Action Tayang di Bioskop Indonesia Mulai 30 Januari 2026

21 January, 2026
Tuhan Benarkah Kau Mendengarku

Review Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? (TBKM)

21 January, 2026
5 Benang Merah Konflik Keluarga di WeTV Original Melindungimu Selamanya dan Crash Landing On You

5 Benang Merah Konflik Keluarga di WeTV Original Melindungimu Selamanya dan Crash Landing On You

21 January, 2026
Esok Tanpa Ibu

Review Film Esok Tanpa Ibu

21 January, 2026
Penerbangan Terakhir

Review Penerbangan Terakhir

13 January, 2026
Film Animasi Legendaris 5 Centimeters Per Second

Film Animasi Legendaris 5 Centimeters Per Second

13 January, 2026
Review Film Musuh dalam Selimut

Review Film Musuh dalam Selimut

13 January, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Interview
Eksklusif interview dengan Lee Sinje pemeran  Yun Ling , The Garden of Evening Mists

Eksklusif interview dengan Lee Sinje pemeran Yun Ling , The Garden of Evening Mists

by Nuty Laraswaty
1 October, 2022
in Interview
240 13
0
Share on FacebookShare on Twitter

Kali ini cinemags (Nuty Laraswaty) mewakili media Indonesia, berkesempatan untuk mewawancarai Lee Sinje, pemeran utama dari film The Garden of Evening Mists.

 

 

Berikut adalah ringkasan interviewnya:

 

Cinemags: Adegan manakah yang menurutmu sulit?

Lee Sinje : Semua adegan agak sulit karena karakter pada novelnya sangat kuat, bahkan alur ceritanyapun amat kuat, sehingga saya berpikir setelah membaca bukunya dan melihat penampilanku, ada perbendaan besar dari penampilan saya.

Apakah mereka menyukainya, ya sebaiknya mereka tidak membandingkan diri saya dengan karakter dalam novel tersebut. Ada banyak tekanan pula bagi saya saat memerankan karakter ini.

Saya sendiripun merasa kesulitan dan terus berpikir apakah dapat menyampaikan emosi karakter ini dengan baik , karena ini merupakan sebuah emosi yang berat, misalnya ada adegan dimana Yun Ling harus mengekspresikan amarahnya terhadap Aritomo di saat sedang berhubungan secara seksual, saya mendiskusikan hal ini dengan sutradara , ini adalah emosi yang sangat besar sekali, sutradara berupaya memberikan arahan kepada saya, namun saya masih tetap berpikir bagaimana cara mengekspresi emosi sebesar ini hanya dalam satu adegan, jadi untuk saya berupaya yang sebaik mungkin agar penonton dapat merasakan emosi besar tersebut.

Saya sendiri terkadang tidak dapat mengingat kembali apa yang saya lakukan, karena emosi itu mengalir dalam tubuhku dan membantuku saat berakting.

 

 

Cinemags: Apakah tantangan yang kamu rasakan selama proses syuting?

Lee Sinje  :Saya merasa bangga sekali terlibat dalam produksi film The Garden of Evening Mists  karena merupakan adaptasi dari novel yang sangat kuat dari pengarang Malaysia Tan Twan Eng yang dikenal luas. Ini kali pertama saya mengucapkan seluruh dialog dalam bahasa Inggris. Ini benar-benar tantangan buat saya, namun di lain kesempatan ini adalah kesempatan baik untuk saya melatih dan memberikan penonton sesuatu penampilan yang berbeda dari saya. Bagi saya bahasa adalah sesuatu yang sangat penting (tertawa) , jika saya dapat berbicara berbagai bahasa maka saya dapat dapat memberikan tantangan yang berbeda-beda saat memerankan sebuah karakter. Saya benar-benar merasa bahagia karena mendapatkan kesempatan ini terlibat dalam tim produksi internasional.

Saya banyak belajar dari mereka serta mengalami waktu yang sangat menyenangkan, mereka sangat penuh dengan kasih sayang, selama masa syuting kami mengalami banyak hal bersama dan saya merasa sebagai manusia dengan memori masa syuting dan saat berakting yang penuh kebahagiaan.

Lokasi syuting juga dilakukan di banyak tempat alami di Malaysia, lokasi ini sangat indah. Setiap hari saya bangun dan melihat lokasi ini, saya berharap agar saya dapat menetap di tempat ini selamanya (tertawa).

 

Cinemags :Apakah selama proses syuting, kamu sering berkomunikasi dengan  Sylvia Chang (Red:pemeran Yun Ling usia lanjut)? Akting yang kalian perankan sangat selaras sekali.

 Lee Sinje : Kami tidak begitu berkomunikasi antara satu dengan lainnya membahas mengenai karakter ini. Sutradara hanya meminta saya untuk merekam ucapan saya pada dialog yang harus diucapkan oleh Sylvia, karena Sylvia harus berlatih sedikit cara pengucapan aksen Malaysian British saya (tertawa) , jadi saya merekam pengucapan saya pada  dialognya dan sutradara memberikan kepada Sylvia, juga rekaman dialog saat saya bersama Abe Hiroshi  . Itu saja.

Namun penonton selalu mengatakan kami berdua sangat mirip, mungkin kemiripan kami bukan saja dari saat persiapan untuk syuting. Kami telah mengenal satu sama lain lebih dari dua puluh tahun. Sylvia adalah adalah aktris yang menemukan saya saat masih di bangku sekolah menengah atas di Malaysia, sehingga hubungan kami dekat . Bahkan sebelum ada rencana pembuatan film ini, banyak orang berkata bahwa cara saya berbicara mirip dengan Sylvia,kami berdua sangat mirip. Sedangkan kami berdua sama sekali tidak menyadari hal tersebut, hingga akhirnya saya menonton film tersebut dan terkaget-kaget melihat kemiripan tersebut. Jadi mungkin bisa dikatakan bahwa kami telah mempersiapkan peran ini, lebih dari dua puluh tahun (tertawa).

The Garden Of Evening Mist

Cinemags : Apakah kamu membaca buku untuk persiapan syuting film ini?

Lee Sinje   : Iya tentu, sebelum masa syuting saya membacanya. Pertama saya mendapatkan undangan untuk memerankan sebuah karakter dari novel , lalu mereka mengirimkan naskah untuk saya baca.

Setelah saya membaca naskah, saya menghabiskan waktu sebulan untuk membaca novel tersebut hingga selesai. Kemudian saya menuliskan beberapa bagian yang menurut saya tidak terdapat dalam naskah (tertawa).

Saya banyak melakukan penelitian sebelum bertemu dengan sutradara, sehingga saat saya bertemu dengan dirinya (tertawa) saya memiliki banyak sekali pertanyaan untuk didiskusikan bersama dirinya.

Saya juga menyarankan beberapa adegan yang terdapat dalam novel , untuk dimasukkan kedalam naskah. Diskusi ini berjalan dengan baik bahkan dia sependapat dengan saya.

Jadi saya benar-benar membaca keseluruhan isi novel dari awal hingga akhir.

 

Cinemags :Baik terima kasih atas waktunya .

Lee Sinje

Sumber foto : Applause Entertainment Limited dan HBO Asia

Baca juga :Review Film The Garden Of Evening Mists

Tags: Sylvia ChangTan Twan EngThe Garden of Evening Mist
Previous Post

4 Tipe ‘Bucin’ di Berbagai Film dan Serial Netflix

Next Post

Interview spesial dengan cast film Bucin (Whipped) bagian 1

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air
Article

Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air

16 December, 2025
diprediksi menjadi bab paling matang dalam perjalanan Raditya Dika sebagai stand-up comedian.
Article

“Cerita Anehku” Raditya Dika

26 November, 2025
Reza Rahadian dan Perjalanan Emosional di Balik Pangku
Article

Reza Rahadian dan Perjalanan Emosional di Balik Pangku

21 November, 2025
Cast Film Pangku
Article

Interview Cast Film Pangku

29 October, 2025
Pangku Reza Rahadian
Drama

Ngopi Dulu, Bahas Pangku Nanti Bersama Reza Rahadian

28 October, 2025
sallum ratu tumbal
Article

Jejak Langkah Sallum Ratu (Pemeran Ella) dalam Tumbal Darah

21 October, 2025
Next Post

Interview spesial dengan cast film Bucin (Whipped) bagian 1

Park Bo-gum dan Park So-dam Sapa Penggemar Lewat Video

Swamp Thing tayang Eksklusif di Asia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa
Article

Film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa

by Nuty Laraswaty
13 February, 2026
0

SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa Jadi Satu-Satunya Film Luna Maya di Tahun 2026 Setelah tahun 2025 Luna Maya cukup...

Read more

Review Once We Were Us

Review Whistle (2026)

Review Panor 2

Haru, Ini Pesan Dr. Aisah Dahlan : Film Titip Bunda di Surga-Mu Media Belajar Parenting

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In