• Latest
Beckett

Beckett, campur sari genre yang akhir filmnya membuat “wow”

23 August, 2021
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

12 May, 2026
Yang Lain Boleh Hilang

Gala Premiere Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Tuai Reaksi Positif di TikTok dan Instagram

10 May, 2026
Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

10 May, 2026
Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

8 May, 2026
Next Step Studio 2026

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan “Kalah” oleh Keluarga Sendiri

Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan Kalah oleh Keluarga Sendiri

7 May, 2026
Review The Bell: Panggilan untuk Mati

Review The Bell: Panggilan untuk Mati

7 May, 2026
Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

6 May, 2026
Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

Mengenal ONIC Esports dalam Film Nobody Loves Kay dibintangi Bima Azriel

6 May, 2026
Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

6 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Uncategorized
Beckett

Beckett, campur sari genre yang akhir filmnya membuat “wow”

by Nuty Laraswaty
23 August, 2021
in Uncategorized
250 3
2
Share on FacebookShare on Twitter

Beckett adalah sebuah film karya  Ferdinando Cito Filomarino  tayang perdana di Festival Film Locarno ke 74, kemudian tayang untuk umum di platform online  Netflix . Film ini menggabungkan aneka macam adegan genre dalam satu alur cerita dan mampu membuatnya penontonnya penasaran, namun endingnya terasa wow tak kemana-mana.

Sebelumnya dapat menonton trailernya terlebih dahulu

Dari trailer terlihat bahwa Beckett (John David Washington)   dan April (Alicia Vikander)   sedang berlibur di Yunani di area pegunungan, adapun di tempat lain terdapat huru hara dan demo. Selintas terlihat bahwa alur cerita ini akan merupakan alur cerita yang romantis dan bisa jadi banyak hal-hal yang akan menampilkan keiintiman di antara kedua pasangan ini.

Namun saat mobil mereka berdua terjatuh, kemudian Beckett mendapati bahwa April wafat, maka tempo cerita pun bergerak lambat kemudian menjadi cepat saat Beckett mulai dihujani peluru, saat ia kembali ke lokasi kejadian, tanpa mengetahui masalah yang telah ia timbulkan. Ia hanya mengatakan apa yang ia lihat saat sadar setelah mobil jatuh dari ketinggian jalan dan menabrak kabin, dan hampir seluruh fokus perhatiannya jatuh pada April. Sehingga saat ia dihujami peluru, ia masih kebingungan, namun nalurinya menyuruhnya bergerak untuk meloloskan diri dari para pengejarnya.

Beckett nuty laraswaty

Setelah itu adegan kejar mengejar, tembak menembak memenuhi 80 % tempo durasi film ini , yang mengingatkan akan film-film sejenis lainnya yang hanya mengandalkan situasi yang sama, dari genre thriller dan misteri.

Penonton tidak diberitahu masalah sebenarnya, hingga akhirnya dalam beberapa menit semua puncak ditumpahkan dalam satu adegan, membuat penonton serasa terbawa dalam kondisi Beckett saat pertama kali dihujani peluru, kebingungan namun secara naluri ingin pula mengetahui nasib yang akhirnya nanti akan diterima oleh Beckett. Ini membuat penonton enggan dan penasaran dan menonton hingga akhir, namun saat akhir film akhirnya tiba. Hanya kata “wow” yang mampu terucap, karena seolah-olah rasa penasaran yang terbangun akan nasib Beckett ini sia=sia belaka, karena hanya berakhir sesimpel itu.

Bisa dikatakan yang menarik perhatian pada film ini adalah karena film ini diputar perdana di Festival Film Locarno ke 74, dan akhirnya ceritanya memang kembali membuat penonton berulang kali akan berkomentar “wow’ dan “wow” lagi dikarena tidak sesuai dengan ekspektasi, sebagaimana alur cerita yang terbangun rapih dan berubah-ubah temponya.

Kategori review

Tags: Alicia VikanderFerdinando Cito FilomarinoFestival Film Locarno ke 74John David Washington
Previous Post

Perkenalkan ini 3 Karakter Baru di Money Heist Part 5 Volume 1

Next Post

Ramah Tamah Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?
Article

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Kemenangan Sinners di Oscar 2026
Article

Kemenangan Sinners di Oscar 2026

26 March, 2026
Medan Film Festival (MFF)
Article

Menyimak Medan Film Festival (MFF) Vol. 3 2025

22 November, 2025
Seven Samurai Tayang di Japanese Film Festival 2025: Klasik yang Tetap Mengguncang Generasi Baru
Movie Review

Seven Samurai Tayang di Japanese Film Festival 2025: Klasik yang Tetap Mengguncang Generasi Baru

22 November, 2025
AMDUS 2
Drama

Pro & Kontra Film Air Mata di Ujung Sajadah 2 (AMDUS 2): Mana Fakta, Mana “Klaim”?

26 October, 2025
Pertempuran Sejati antara Kekuatan, Strategi, dan Kebanggaan di Physical: Asia
Documentary

Pertempuran Sejati antara Kekuatan, Strategi, dan Kebanggaan di Physical: Asia

25 October, 2025
Next Post

Ramah Tamah Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas

4 Anime di Netflix dengan Jalan Cerita yang Memancing Rasa Penasaran

Film Beckett

Comments 2

  1. priligy еЏ°ж№ѕиЌЇж€ї says:
    1 year ago

    Studies vary in total treatment time, from 8 hours Level of evidence I to 20 hours Level of evidence II to 27 hours, Level of evidence I and have a variety of intervention components priligy walmart

  2. finessa says:
    4 months ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Review Serial Hellbound
Article

Review Serial Hellbound

by Nuty Laraswaty
27 May, 2026
1

Serial Hellbound Hellbound merupakan serial Netflix yang terdiri dari 6 episode. Serial ini terbagi menjadi dua babak , yang saling berkaitan dan...

Read more

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In