Rumah produksi VMS Studio menegaskan langkah besarnya di industri perfilman Indonesia dengan deretan proyek ambisius yang akan dirilis sepanjang tahun 2026. Setelah mencuri perhatian publik selama JAFF Market 2025, VMS Studio tampil sebagai salah satu studio paling menjanjikan lewat kombinasi cerita inovatif, kolaborasi lintas generasi, serta keterlibatan dalam film yang paling dinanti, Laut Bercerita.
Mengusung visi menghadirkan kisah-kisah yang beresonansi dengan penonton Indonesia, VMS Studio memperkenalkan sejumlah judul film baru dari berbagai genre, mulai dari drama, adaptasi, hingga horor.
Booth Replika Kokpit Pesawat Jadi Sorotan di JAFF Market 2025

Di JAFF Market 2025, VMS Studio sukses menjadi pusat perhatian lewat booth bertema replika kokpit pesawat, terinspirasi dari film mendatang Penerbangan Terakhir. Pengunjung diajak merasakan pengalaman berada di dalam kokpit layaknya seorang pilot, menjadikan booth ini salah satu yang paling ramai dikunjungi pelaku industri maupun publik.
Sejumlah tokoh nasional dan figur industri film turut meramaikan booth tersebut, di antaranya Wamen Kebudayaan RI Giring Ganesha, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Tom Lembong, serta jajaran aktor papan atas seperti Arya Saloka, Putri Marino, Caitlin Halderman, Acha Septriasa, Claresta Taufan, Donny Damara, Dennis Adhiswara, Bayu Skak, hingga Nayla Purnama.
Tak hanya pamer konsep kreatif, booth VMS Studio juga menjadi ruang interaksi lewat program talkshow bersama para bintang dan sajian kopi gratis yang menarik antusiasme pengunjung.
Deretan Film VMS Studio Tayang dan Diproduksi 2026
Dalam ajang tersebut, VMS Studio mengumumkan sejumlah proyek film yang akan dirilis dan diproduksi pada 2026, menandai ekspansi serius studio ini di industri perfilman nasional.
🎬 Penerbangan Terakhir
Film bertema skandal penerbangan terbesar ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 15 Januari 2026. Film ini dibintangi oleh Jerome Kurnia, Nadya Arina, dan Aghniny Haque, yang turut hadir dan berbagi pengalaman proses syuting di JAFF Market 2025.
🎬 Hope
Film Hope menjadi proyek adaptasi dari film Korea Selatan, menghadirkan drama emosional dengan pendekatan lokal yang relevan bagi penonton Indonesia.
🎬 Keluarga Suami Adalah Hama
Film ini merupakan adaptasi dari film pendek populer di platform Noice, disutradarai oleh Anggy Umbara, dan menjadi salah satu proyek yang paling menarik perhatian karena premisnya yang unik dan dekat dengan realitas sosial.
🎬 Jurit Malam
Masuk ke ranah horor, Jurit Malam akan disutradarai oleh Kevin Rahardjo, sutradara muda yang mendapat pujian kritis lewat film debutnya. Film ini menandai komitmen VMS Studio dalam memberi ruang bagi generasi baru sineas Indonesia.
Sutradara Berpengalaman dan Generasi Baru Bersatu
VMS Studio menggandeng deretan sutradara dengan rekam jejak kuat dan visi yang beragam:
-
Benni Setiawan menyutradarai Penerbangan Terakhir dan Hope
-
Anggy Umbara menggarap Keluarga Suami Adalah Hama
-
Kevin Rahardjo dipercaya menyutradarai horor Jurit Malam
Langkah ini memperlihatkan strategi VMS Studio dalam menyeimbangkan pengalaman dan perspektif segar dalam setiap proyeknya.
Terlibat sebagai Co-Produksi Film Paling Dinanti, Laut Bercerita
Tak hanya memproduksi film sendiri, produser VMS Studio Tony Ramesh juga terlibat sebagai co-produser untuk film Laut Bercerita, adaptasi novel laris karya Leila S. Chudori yang telah lama dinantikan publik.
Menariknya, Penerbangan Terakhir dan Laut Bercerita sama-sama masuk dalam daftar Hot Picks versi media internasional Variety, menandakan besarnya perhatian global terhadap proyek-proyek VMS Studio.
Komitmen VMS Studio untuk Perfilman Indonesia
“Tujuan kami di VMS Studio adalah menghadirkan cerita-cerita yang menginspirasi penontonnya. Melalui berbagai judul dari beragam genre yang telah kami umumkan di JAFF Market 2025, kami ingin menegaskan komitmen kami di industri perfilman Indonesia, untuk memperkaya keragaman cerita di layar yang beresonansi dengan penonton dan masyarakat Indonesia,” ujar Tony Ramesh, produser VMS Studio.
Tentang VMS Studio
Visual Media Studio (VMS) adalah rumah produksi film berbasis di Jakarta yang didirikan pada 2022. Dengan visi untuk menginspirasi, menghibur, dan terhubung dengan penonton lokal maupun global, VMS terus mendorong batas kreativitas dan menghadirkan kisah lintas budaya.
Proyek perdana Pemandi Jenazah, disutradarai Hadrah Daeng Ratu dan ditulis Lele Laila, mencatat kesuksesan besar dengan 3,5 juta penonton global, menjadi film Indonesia dengan pendapatan tertinggi kedua sepanjang masa di Malaysia, serta menempati posisi kedua box office nasional pada kuartal pertama 2024.
Penutup
Dengan deretan film bertabur bintang, kolaborasi sutradara lintas generasi, serta keterlibatan dalam proyek prestisius seperti Laut Bercerita, VMS Studio menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan baru paling progresif di industri perfilman Indonesia menuju tahun 2026.
🎥 Saksikan Penerbangan Terakhir mulai 15 Januari 2026 di bioskop Indonesia.







































