Weapons
Film yang ditulis dan dibuat oleh Zach Cregger ini memang dikatakan mengambil sudut penceritaan yang berbeda dan menarik.
Menarik dari sisi penceritaannya yang berbeda dari genre horor lainnya yang beredar di bioskop.
Lapisan demi lapisan yang diberikan , membuat penontonnya sabar mengikuti dan memutuskan bersama-sama untuk memecahkan misteri ini.
Bagaimana tidak, masing-masing pemeran diberikan panggung penceritaan sendiri, yang melihat sesuatu hal dari sudut pandang mereka.
Namun saat digabungkan , sudut pandang yang satu dengan yang lainnya. Baru terasa semua masuk pada tempatnya.
Potongan-potongan teka-teki yang dihadirkan , saat menyatu dengan rapih memberikan penjelasan sederhana , namun mengena.
Namun sebelumnya dilihat dahulu trailernya sebagai berikut
Suara narator anak kecil yang seolah dengan polosnya menceritakan misteri hilangnya anak-anak dari sebuah kota , disuarakan dengan baik.
Seketika yang menonton merasa tertarik.
Ada apakah? Mengapa terjadi hal semacam itu? Apakah motifnya?
Review Weapons
Justine (Julia Garner) guru yang mengajar kelas dari mayoritas anak-anak menghilang tersebut seketika menjadi sorotan dan ungkapan kekesalan dari para orang tua.
Bahkan pada akhirnya dilabelisasi , sehingga membuatnya depresi dan seketika melarikan diri pada minuman keras. Penggiringan ini membuat penonton mempertanyakan, apakah yang dilihatnya benar atau hanya halusinasi akibat dari minuman.
Kemudian ada sosok orang tua yang senang memecahkan misteri. Archer (Josh Brolin) terobsesi akan hal ini, dan memutuskan untuk mencari tahu kejadian yang sedang terjadi.
Marcus (Benedict Wong) adalah sosok kepala sekolah yang berupaya menjadi penengah untuk ketegangan yang terjadi di sekolah . Namun ada kejadian yang akan menyayat hati penontonnya, serta pengungkapan pertama dari misteri yang terjadi.
Paul (Alden Ehrenreich) sosok polisi yang juga merupakan teman Justine , hadir memberikan elemen aksi kejar mengejar yang cukup intens , menggiring penonton untuk menguak lapisan terakhir. Ini benar-benar sangat mengejutkan.
Serta tentunya , anak yang tak menghilang. Satu-satunya dari kelas Justine , Alex (Cary Christopher) menyimpan rahasia yang dalam serta kunci dari semuanya.
Secara keseluruhan semua karakter yang dihadirkan , beserta sudut pandangnya berhasil meningkatkan eskalasi penonton yang telah dibuai , untuk mengetahui akhir misteri.
Sutradara Zach Cregger tidaklah menampilkan adegan-adegan yang klise dan umum ditampilkan dalam film sejenis.
Ia mempermainkan rasa ingin tahu penonton dan memberikan elemen jump scare dengan cara yang berbeda. Diberikan pula elemen dark comedy yang membuat tertawa , namun tak terduga.
Sehingga saat babak terakhir film ini dihadirkan, bagi yang sering menonton film seperti Skeleton Key-2005 , sudah dapat menebak akhirnya.
Namun tetap dibuat terkejut dengan eksekusi adegan yang ditampilkan, serta sudut pengambilan gambar kameranya.
Pada akhirnya, pengertian judulnya , yang diterjemahkan sebagai senjata . Mengikuti ungkapan dalam bahasa Indonesia yaitu senjata makan tuan.
Kekuatan film ini ada pada pendekatan penceritaan non linear , dan ini melibatkan penontonnya hingga akhir cerita.







































