• Latest
Film Sukma

Review Sukma

15 September, 2025
Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

22 October, 2026
Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

22 October, 2026
Main Belakang

Review Main Belakang: Berawal dari Lapangan Padel, Perselingkuhan Ini Malah Menyeret Dua Pasangan!

22 October, 2026
https://nutylaraswaty.com/review-beware-boiuna/

Review Beware BOIÚNA

21 October, 2026
Film Perayaan Pertama

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
bandit

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

15 October, 2026
Review Hasut

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

14 October, 2026
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Little Blue and Little Yellow

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

8 October, 2026
digger nuty laraswaty

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026

Jakarta World Cinema 2026 Bawa Pemenang Cannes, Venice dan Berlinale Sekaligus, Ada Fjord hingga Inherit

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Review Verity: Makin Dibaca, Makin Bingung Siapa yang Bohong

Review Verity 2026: Anne Hathaway dan Dakota Johnson Bikin Kita Bingung Siapa yang Sebenarnya Gila

8 October, 2026
Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

8 October, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Setelah Nonton Empat Musim Pertiwi: Ketika Rumah, Keluarga, dan Indonesia Terasa Begitu Dekat

5 October, 2026
Niken di Beautiful Pain

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

30 September, 2026
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Putri Jangan Gentayangan Lagi

Trailer Putri Jangan Gentayangan Lagi Bikin Merinding, Tayang 5 November 2026

23 September, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Horror
Film Sukma

Review Sukma

by Nuty Laraswaty
15 September, 2025
in Horror, Movie Kritic, Movie Review, Thriller
261 5
0
Share on FacebookShare on Twitter

Review Sukma

Film Sukma

Sukma: Eksperimen Horor Psikologis Baim Wong yang Berani

Dalam lanskap perfilman horor Indonesia yang terus berkembang, Sukma hadir sebagai sebuah karya yang mencuri perhatian bukan hanya karena nama besar Baim Wong di balik layar, tetapi juga karena keberaniannya menempuh jalur penceritaan yang tidak biasa. Film ini menawarkan pendekatan yang lebih kontemplatif, penuh teka-teki, dan kaya dengan simbolisme, ketimbang hanya mengandalkan jumpscare atau efek visual mencolok.

Sebagai sutradara sekaligus kreator, Baim Wong tampaknya menempatkan Sukma sebagai proyek personal yang menantang batas ekspektasi publik terhadap dirinya. Di tangan Baim, cerita yang tampaknya sederhana — tentang seseorang yang perlahan kehilangan kendali atas realitas — berkembang menjadi labirin psikologis yang menyesatkan dan memikat secara bersamaan.

Jejak The Skeleton Key dan Atmosfer yang Menjerat

Bagi penonton yang terbiasa dengan film horor psikologis barat, Sukma mungkin akan memantik kenangan akan film The Skeleton Key (2005) yang dibintangi Kate Hudson. Seperti halnya The Skeleton Key, Sukma membangun horornya lewat suasana, bukan kejutannya. Ada kesamaan dalam cara keduanya memadukan misteri supranatural dengan latar budaya, mempermainkan persepsi realitas, dan menanamkan rasa curiga pada setiap sudut ruangan.

Pendekatan ini membuat Sukma terasa lebih “meresap” dibanding horor konvensional: ketegangan tidak datang dari hantu yang muncul tiba-tiba, melainkan dari pertanyaan konstan tentang apa yang nyata dan apa yang hanya ilusi. Setiap adegan seolah diselimuti kabut tipis kegelisahan, mengundang penonton untuk terus menebak-nebak.

Eksperimen Visual dan Bahasa Sinema

Dari segi teknis, Sukma memperlihatkan keberanian Baim Wong dalam bereksperimen. Teknik pengambilan gambar yang digunakan — seperti framing sempit yang menekan ruang gerak karakter, gerakan kamera statis yang membuat penonton merasa “terperangkap” bersama sang tokoh, serta permainan cahaya redup dan shadow-heavy — membentuk atmosfer yang intens sekaligus memikat secara visual.

Ini adalah pendekatan yang jarang diadopsi oleh film horor lokal arus utama, dan menjadi salah satu kekuatan utama Sukma. Setiap shot terasa dirancang bukan hanya untuk bercerita, tapi juga untuk mengguncang psikologis penonton. Dalam beberapa bagian, gaya ini bahkan mendekati estetika slow-burn horror yang lazim pada film horor festival.

Babak Akhir: Retak Namun Terjelaskan

Namun demikian, Sukma bukan tanpa cela. Babak penutupnya menimbulkan kesan loncat-loncat, seolah ada potongan narasi yang hilang atau transisi emosional yang tidak tuntas. Penonton yang jeli akan merasakan adanya kejanggalan, semacam ruang kosong di antara peristiwa yang seharusnya penting.

Menariknya, Baim Wong seolah menyadari hal ini dan mencoba menambalnya lewat epilog yang cukup menjelaskan . Epilog ini memang tidak sepenuhnya menghapus kesan disjointed tadi, tetapi cukup untuk memberi kepuasan bagi penonton yang menuntut penutup cerita yang “berarti”.

Meski tidak sempurna, Sukma adalah upaya segar yang menunjukkan bahwa horor Indonesia bisa terus berevolusi: tidak melulu tentang hantu yang menyeramkan, tetapi juga tentang ketakutan yang bersarang dalam pikiran manusia sendiri.

Untuk penonton yang menyukai horor dengan kedalaman psikologis dan atmosfer yang menghantui lama setelah layar gelap, Sukma patut masuk dalam daftar tontonan.

Tags: Baim WongFilm SukmaHoror psikologishoror terbaru IndonesiaIndonesia FilmReview film SukmaSukma
Previous Post

Air Mata di Ujung Sajadah 2 Resmi Rilis Trailer dan Poster

Next Post

Review TingNing : Tinggal Meninggal

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami
Article

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

22 October, 2026
Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa
Drama

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

22 October, 2026
Main Belakang
Article

Review Main Belakang: Berawal dari Lapangan Padel, Perselingkuhan Ini Malah Menyeret Dua Pasangan!

22 October, 2026
https://nutylaraswaty.com/review-beware-boiuna/
Horror

Review Beware BOIÚNA

21 October, 2026
Film Perayaan Pertama
Movie Review

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png
Movie Review

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
Next Post
Film Komedi Getir Tinggal Meninggal , Merangkul Inner-Child

Review TingNing : Tinggal Meninggal

Tukar Takdir

Tukar Takdir — Ketika Trauma Menjadi Pusat Cerita

Review Film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah

Review Film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami
Article

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

by Nuty Laraswaty
22 October, 2026
0

Kerja sama Indonesia dan Prancis untuk mengembangkan Museum Borobudur membuka peluang baru bagi wisata budaya. Pengunjung diharapkan tidak hanya menikmati...

Read more

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

Review Main Belakang: Berawal dari Lapangan Padel, Perselingkuhan Ini Malah Menyeret Dua Pasangan!

Review Beware BOIÚNA

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In