• Latest
LA Finest

Review L.A.’s Finest

1 December, 2021
FFW 2026 Bikin Hati Lebih Adem, Film Horor, Komedi, dan Drama Akhirnya Punya Panggung Sendiri!

FFW 2026 Bikin Hati Lebih Adem, Film Horor, Komedi, dan Drama Akhirnya Punya Panggung Sendiri!

28 October, 2026
Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?

Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?

26 October, 2026
kinki

Review dan Kritik Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki (About a Place in the Kinki Region)

26 October, 2026
Review Hungry (2026)

Review Hungry (2026)

26 October, 2026
Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

22 October, 2026
Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

22 October, 2026
Main Belakang

Review Main Belakang: Berawal dari Lapangan Padel, Perselingkuhan Ini Malah Menyeret Dua Pasangan!

22 October, 2026
https://nutylaraswaty.com/review-beware-boiuna/

Review Beware BOIÚNA

21 October, 2026
Film Perayaan Pertama

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
bandit

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

15 October, 2026
Review Hasut

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

14 October, 2026
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Little Blue and Little Yellow

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

8 October, 2026
digger nuty laraswaty

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026

Jakarta World Cinema 2026 Bawa Pemenang Cannes, Venice dan Berlinale Sekaligus, Ada Fjord hingga Inherit

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Review Verity: Makin Dibaca, Makin Bingung Siapa yang Bohong

Review Verity 2026: Anne Hathaway dan Dakota Johnson Bikin Kita Bingung Siapa yang Sebenarnya Gila

8 October, 2026
Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

8 October, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Setelah Nonton Empat Musim Pertiwi: Ketika Rumah, Keluarga, dan Indonesia Terasa Begitu Dekat

5 October, 2026
Niken di Beautiful Pain

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

30 September, 2026
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Action
LA Finest

Review L.A.’s Finest

by Nuty Laraswaty
1 December, 2021
in Action
243 13
0
Share on FacebookShare on Twitter

Banyak adegan aksi, kejar-kejaran mobil, ledakan, seni bela diri perempuan , bisa dikatakan menjadi label sukses serial .

LA Finest

Tayang sebanyak 2 musim 26 episode, mengantarkan Jessica Alba (Nancy McKenna) dan Gabrielle Union  (Sydney Burnett)  menjadi sosok detektif yang tangguh, mandiri dan cerdas. Alur cerita akan membawa penonton kepada kehidupan dua detektif perempuan di kota Los Angeles, Amerika Serikat. Dikarenakan kemapuan mereka dalam bertindak dan menangani kasus , para penjahat cukup segan dan takut pada kedua karakter ini.

Serial ini merupakan bagian dari Bad Boy Universe,tepatnya spin-off dari franchise Bad Boys yang dibuat oleh George Gallo.

Pada musim pertama akan terlihat banyak adegan yang mengkaitkan karakter ini dengan adegan-adegan pada serial Bad Boys, namun pada musim kedua sudah terasa kedua karakter ini menyatu sehingga perbandingan adegan drama dengan aksinya lebih terasa seimbang. Tak kalah menarik juga banyak sisipan humor pada musim kedua ini, berikut juga adegan penyamaran untuk membongkar sindikat narkobat.

Benang merah kedua musim ini memang masalah narkoba berikut birokrasi pemerintahan yang memberikan ruang negosiasi yang terkadang memang terasa mengesalkan.

Pada musim pertama memang diperlihatkan bagaimana Sydney Burnett adalah mantan agen DEA yang mengalami penembakan serta penyiksaan saat ditahan oleh kartel narkoba. Kemudian setelah sembuh, ia menjadi seorang detektif LAPD dan mendapatkan rekan kerja Nancy McKenna.

Nancy McKenna adalah seorang ibu tiri serta memiliki kehidupan yang cukup rumit di masa lalu. Namun ia mampu memahami kondisi mental dan pikiran anak remaja, dialog-dialognya pun cukup lugas dan bisa diterima oleh anak tirinya yang bernama Isabel “Izzy” McKenna (diperankan oleh Sophie Reynolds), dan mereka berteman baik bahkan terkadang membuat Patrick McKenna (diperankan oleh Ryan McPartlin) terkejut dan tak bisa berkata-kata.

Sydney Burnett dan Nancy McKenna benar-benar pasangan kerja yang berbeda sifat dan karakternya. Namun Nancy selalu berupaya sebisa mungkin untuk dapat melindungi Sydney yang terkesan ugal-ugal serta tidak taat protokol saat bertugas. Sepanjang musim pertama, memang diperlihatkan bagimana proses kedekatan, kepercayaan dan persahabat antara kedua karakter ini perlahan terbangun dan pada akhirnya menyatukan mereka menjadi keluarga besar.

Masing-masing memiliki masa lalu dan saat masa lalu ini saling bersinggungan, penonton disajikan adegan-adegan seru yang mampu membuat betah menonton hingga akhir cerita.

Menarik pula untuk menyaksikan bahwa karakter perempuan yang ada dalam film ini rata-rata memiliki ketrampilan serta berpikiran tajam dan cerdas. Terasa kental unsur “woman power” , sehingga tidak terlihat peran-peran perempuan streotipe seperti pada serial detektif pada umumnya. Dalam beberapa adegan juga diperlihatkan bagaimana Izzy mampu memberikan solusi pada suatu permasalahan. Juga diperlihatkan karena kehandalan Sydney dan Nancy dalam bertugas, membuat mereka menjadi pemimpin dalam tugas team yang sedang berlangsung.

Kedua karakter ini juga membawa warna baru dalam dunia pertelevisian, dikarena karakter yang diceritakan beretnis Latin dan juga berkulit hitam, merupakan sesuatu yang baru, setelah selama ini didominasi oleh karakter beretnis kulit putih. Hal ini juga selalu dibanggakan baik oleh Jessica Alba maupun Gabrielle Union , saat membicarakan mengenai serial ini.

Pada episode akhir musim pertama, memang terlihat bahwa serial ini akan diteruskan dengan musim kedua, dikarenakan ada kasus pembunuhan yang harus ditelusuri dan dicari penyelesaiannya. Namun tak begitu dengan akhir dari episode musim kedua, akhir ceritanya terasa menggantung dan agak dipaksakan membuat serial ini terpaksa mendapat penilaian yang menurun dari para penggemarnya jika dibandingkan dengan musim pertamanya.

Serial ini dibuat oleh Brandon Margolis dan Brandon Sonnier. Diproduksi  oleh sosok legendaris Jerry Bruckheimer, yang telah sukses menghasilkan serial berlatar belakang kehidupan polisi seperti CSI: Crime Scene Investigation, CSI: Miami, CSI: NY, CSI: Cyber, Without a Trace, Cold Case.

Film layar lebarnya pun banyak disukai oleh penonton seperti antara lain Beverly Hills Cop, CSI, Enemy of the State, Crimson Tide, Armageddon, Gone in 60 Seconds, dan banyak lagi lainnya yang menjadi perbincangan penonton yang menyaksikan.

 

Tags: Gabrielle UnionGeorge GalloJessica AlbaLA Finest
Previous Post

Perkenalkan Keluarga Madrigal : Encanto

Next Post

Review L.A.’s Finest

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang
Action

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.
Action

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Fall 2: Deadpoint bukan film yang sebaiknya ditonton sambil terlalu banyak bertanya, "Kok bisa?"
Action

Review Fall 2: Deadpoint, Bikin Perut Tegang dan Stres dari Awal Sampai Akhir

14 September, 2026
Review Film Runner : Kolaborasi Apik Alan Ritchson dan Owen Wilson
Action

Review Film Runner : Kolaborasi Apik Alan Ritchson dan Owen Wilson

14 September, 2026
Review By Any Means
Action

Review By Any Means

31 August, 2026
review motor city nuty laraswaty
Action

Review Motor City

26 August, 2026
Next Post

100% Manusia, Menyampaikan Isu Hak Asasi Manusia ke Ribuan Penonton di Indonesia

Animasi Nussa dapat ditonton di Bioskop Online

Festival Film Italia virtual pertama di Indonesia

FFW 2026 Bikin Hati Lebih Adem, Film Horor, Komedi, dan Drama Akhirnya Punya Panggung Sendiri!
Article

FFW 2026 Bikin Hati Lebih Adem, Film Horor, Komedi, dan Drama Akhirnya Punya Panggung Sendiri!

by Nuty Laraswaty
28 October, 2026
0

Bukan soal festival mana yang paling benar. FFW 2026 membuka obrolan baru tentang bagaimana film Indonesia bisa diapresiasi tanpa harus...

Read more

Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?

Review dan Kritik Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki (About a Place in the Kinki Region)

Review Hungry (2026)

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In