Action Movie Reviews

Review L.A.’s Finest

Summary

Tayang sebanyak 2 musim 26 episode, mengantarkan Jessica Alba (Nancy McKenna) dan Gabrielle Union  (Sydney Burnett)  menjadi sosok detektif yang tangguh, mandiri dan cerdas.

LA Finest

Banyak adegan aksi, kejar-kejaran mobil, ledakan, seni bela diri perempuan , bisa dikatakan menjadi label sukses serial .

LA Finest

Tayang sebanyak 2 musim 26 episode, mengantarkan Jessica Alba (Nancy McKenna) dan Gabrielle Union  (Sydney Burnett)  menjadi sosok detektif yang tangguh, mandiri dan cerdas. Alur cerita akan membawa penonton kepada kehidupan dua detektif perempuan di kota Los Angeles, Amerika Serikat. Dikarenakan kemapuan mereka dalam bertindak dan menangani kasus , para penjahat cukup segan dan takut pada kedua karakter ini.

Serial ini merupakan bagian dari Bad Boy Universe,tepatnya spin-off dari franchise Bad Boys yang dibuat oleh George Gallo.

Pada musim pertama akan terlihat banyak adegan yang mengkaitkan karakter ini dengan adegan-adegan pada serial Bad Boys, namun pada musim kedua sudah terasa kedua karakter ini menyatu sehingga perbandingan adegan drama dengan aksinya lebih terasa seimbang. Tak kalah menarik juga banyak sisipan humor pada musim kedua ini, berikut juga adegan penyamaran untuk membongkar sindikat narkobat.

Benang merah kedua musim ini memang masalah narkoba berikut birokrasi pemerintahan yang memberikan ruang negosiasi yang terkadang memang terasa mengesalkan.

Pada musim pertama memang diperlihatkan bagaimana Sydney Burnett adalah mantan agen DEA yang mengalami penembakan serta penyiksaan saat ditahan oleh kartel narkoba. Kemudian setelah sembuh, ia menjadi seorang detektif LAPD dan mendapatkan rekan kerja Nancy McKenna.

Nancy McKenna adalah seorang ibu tiri serta memiliki kehidupan yang cukup rumit di masa lalu. Namun ia mampu memahami kondisi mental dan pikiran anak remaja, dialog-dialognya pun cukup lugas dan bisa diterima oleh anak tirinya yang bernama Isabel “Izzy” McKenna (diperankan oleh Sophie Reynolds), dan mereka berteman baik bahkan terkadang membuat Patrick McKenna (diperankan oleh Ryan McPartlin) terkejut dan tak bisa berkata-kata.

Sydney Burnett dan Nancy McKenna benar-benar pasangan kerja yang berbeda sifat dan karakternya. Namun Nancy selalu berupaya sebisa mungkin untuk dapat melindungi Sydney yang terkesan ugal-ugal serta tidak taat protokol saat bertugas. Sepanjang musim pertama, memang diperlihatkan bagimana proses kedekatan, kepercayaan dan persahabat antara kedua karakter ini perlahan terbangun dan pada akhirnya menyatukan mereka menjadi keluarga besar.

Masing-masing memiliki masa lalu dan saat masa lalu ini saling bersinggungan, penonton disajikan adegan-adegan seru yang mampu membuat betah menonton hingga akhir cerita.

Menarik pula untuk menyaksikan bahwa karakter perempuan yang ada dalam film ini rata-rata memiliki ketrampilan serta berpikiran tajam dan cerdas. Terasa kental unsur “woman power” , sehingga tidak terlihat peran-peran perempuan streotipe seperti pada serial detektif pada umumnya. Dalam beberapa adegan juga diperlihatkan bagaimana Izzy mampu memberikan solusi pada suatu permasalahan. Juga diperlihatkan karena kehandalan Sydney dan Nancy dalam bertugas, membuat mereka menjadi pemimpin dalam tugas team yang sedang berlangsung.

Kedua karakter ini juga membawa warna baru dalam dunia pertelevisian, dikarena karakter yang diceritakan beretnis Latin dan juga berkulit hitam, merupakan sesuatu yang baru, setelah selama ini didominasi oleh karakter beretnis kulit putih. Hal ini juga selalu dibanggakan baik oleh Jessica Alba maupun Gabrielle Union , saat membicarakan mengenai serial ini.

Pada episode akhir musim pertama, memang terlihat bahwa serial ini akan diteruskan dengan musim kedua, dikarenakan ada kasus pembunuhan yang harus ditelusuri dan dicari penyelesaiannya. Namun tak begitu dengan akhir dari episode musim kedua, akhir ceritanya terasa menggantung dan agak dipaksakan membuat serial ini terpaksa mendapat penilaian yang menurun dari para penggemarnya jika dibandingkan dengan musim pertamanya.

Serial ini dibuat oleh Brandon Margolis dan Brandon Sonnier. Diproduksi  oleh sosok legendaris Jerry Bruckheimer, yang telah sukses menghasilkan serial berlatar belakang kehidupan polisi seperti CSI: Crime Scene Investigation, CSI: Miami, CSI: NY, CSI: Cyber, Without a Trace, Cold Case.

Film layar lebarnya pun banyak disukai oleh penonton seperti antara lain Beverly Hills Cop, CSI, Enemy of the State, Crimson Tide, Armageddon, Gone in 60 Seconds, dan banyak lagi lainnya yang menjadi perbincangan penonton yang menyaksikan.