• Latest

PRESIDEN MENYAMBUT BAIK USULAN PENYELAMATAN INDUSTRI PERFILMAN NASIONAL YANG DIAJUKAN PELAKU INDUSTRI

10 March, 2021
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

12 May, 2026
Yang Lain Boleh Hilang

Gala Premiere Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Tuai Reaksi Positif di TikTok dan Instagram

10 May, 2026
Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

10 May, 2026
Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

8 May, 2026
Next Step Studio 2026

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan “Kalah” oleh Keluarga Sendiri

Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan Kalah oleh Keluarga Sendiri

7 May, 2026
Review The Bell: Panggilan untuk Mati

Review The Bell: Panggilan untuk Mati

7 May, 2026
Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

6 May, 2026
Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

Mengenal ONIC Esports dalam Film Nobody Loves Kay dibintangi Bima Azriel

6 May, 2026
Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

6 May, 2026
iQIYI Perkuat Strategi 2026 di Indonesia: Fokus Dracin, Konten Lokal, dan Starship Fan Experience

iQIYI Perkuat Strategi 2026 di Indonesia: Fokus Dracin, Konten Lokal, dan Starship Fan Experience

5 May, 2026
Film “Suamiku Lukaku” Rilis Trailer: Angkat Isu KDRT di Balik Keluarga Harmonis

Film “Suamiku Lukaku” Rilis Trailer: Angkat Isu KDRT di Balik Keluarga Harmonis

5 May, 2026
Tiga Asosiasi Produser Film Indonesia Bersatu, Industri Masuk Era Baru!

Tiga Asosiasi Produser Film Indonesia Bersatu, Industri Masuk Era Baru!

5 May, 2026
Review Salmokji Whispering Water

Review Salmokji Whispering Water

2 May, 2026
Review Ikatan Darah

Review Ikatan Darah

2 May, 2026
Trailer Citadel Season 2 Rilis, Netizen Soroti “Tim Baru, Misi Baru” yang Lebih Intens

Trailer Citadel Season 2 Rilis, Netizen Soroti “Tim Baru, Misi Baru” yang Lebih Intens

27 April, 2026
Mengenal Gelung Nusantara: Warisan Budaya Perempuan Indonesia yang Kembali Tren di Era Modern

Mengenal Gelung Nusantara: Warisan Budaya Perempuan Indonesia yang Kembali Tren di Era Modern

27 April, 2026
Trailer Off Campus Rilis, Netizen Soroti “Ruang Ganti” hingga Nuansa Romansa yang Intens

Trailer Off Campus Rilis, Netizen Soroti “Ruang Ganti” hingga Nuansa Romansa yang Intens

27 April, 2026
“Dapur Sumur Tutur” Suguhkan Pergulatan Perempuan Lintas Generasi, Tuai Respons Emosional Penonton

“Dapur Sumur Tutur” Suguhkan Pergulatan Perempuan Lintas Generasi, Tuai Respons Emosional Penonton

27 April, 2026
Ikatan Darah: Film Action Indonesia 2026 Paling Intens

Ikatan Darah: Film Action Indonesia 2026 Paling Intens

24 April, 2026
Review Mother Mary, diperankan oleh Anne Hathaway

Review Mother Mary, diperankan oleh Anne Hathaway

24 April, 2026
The Drama

Review Film The Drama: Ketika Cinta Diuji di Tengah Kekacauan Pernikahan

21 April, 2026
Luka Makan Cinta: Drama Dapur Penuh Emosi tentang Relasi Ibu dan Anak

Luka Makan Cinta: Drama Dapur Penuh Emosi tentang Relasi Ibu dan Anak

18 April, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Press Release

PRESIDEN MENYAMBUT BAIK USULAN PENYELAMATAN INDUSTRI PERFILMAN NASIONAL YANG DIAJUKAN PELAKU INDUSTRI

by Nuty Laraswaty
10 March, 2021
in Press Release
243 10
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, 10 MARET 2021

Presiden Joko Widodo menerima dan menyambut baik permintaan para pelaku industri film
untuk menyelamatkan industri film dari hulu sampai hilir yang terkena dampak yang sangat
besar akibat pandemi yang sudah berlangsung selama satu tahun ini yang menyebabkan
beberapa di antaranya tumbang dan selebihnya segera menyusul jika tidak segera mendapatkan
pertolongan.

Para pelaku industri film yang terdiri dari produser film, sutradara, aktor, pemilik bioskop, dan
pengurus asosiasi serta Badan Perfilman Indonesia mengajukan 5 permintaan ke pemerintah,
yaitu: Stimulus untuk distribusi film lewat dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan
mekanisme yang transparan, kampanye “Kembali Menonton di Bioskop” berkoordinasi dengan
Kementrian Kesehatan dan Satgas Covid-19 untuk menghilangkan stigma negatif menonton
bioskop di kala pandemi, keringanan pajak hiburan atas bisnis film Indonesia, langkah cepat,
nyata, dan tegas memberantas pembajakan film, dan percepatan vaksinasi bagi para pekerja
industri film.

Presiden Joko Widodo meminta langkah konkret pemetaan stimulus dan rancangan
penyebarannya yang dapat dipertanggungjawabkan. Presiden menyatakan akan segera
berkoordinasi dengan kementerian-kementerian terkait untuk menyusun paket stimulus seraya
terus berkomunikasi dengan pelaku industri seiring dengan usaha penanggulangan Covid-19,
vaksinasi, dan pemulihan ekonomi nasional.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang juga hadir pada kesempatan tersebut
mengatakan bahwa kementriannya akan melakukan sertifikasi CHSE (singkatan dari Cleanliness
(kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keselamatan) and Environmental sustainability
(pelestarian lingkungan) (CHSE)) untuk bioskop seperti yang dilakukan di sektor pariwisata
lainnya untuk meyakinkan penonton. Pemerintah Pusat juga akan berkoordinasi dengan
Pemerintah Daerah untuk mulai melakukan pembukaan bioskop-bioskop di area kuning yang
belum dibuka.

Untuk menangani pembajakan, Presiden Joko Widodo akan segera membuat satuan kerja yang
merupakan gabungan antara Kepolisian Republik Indonesia, Kementrian Komunikasi dan
Informatika, dan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Untuk vaksinasi, Menteri Sandiaga Uno sedang dilakukan pendataan hingga 14 Maret 2021
berkoordinasi dengan Badan Pefilman Indonesia (BPI) dan vaksinasi bisa dimulai mulai awal April
2021.

“Segenap pekerja film berterima kasih atas respon cepat Bapak Presiden, Menparekraf, dan
jajaran Kabinet Indonesia Maju. Semoga setiap langkah konkret koordinasi pemerintah pusat,
daerah, dan pelaku industri akan mengembalikan film Indonesia kembali berjaya di bioskop dan
menempati hati penonton tercintanya. Bagi kami film Indonesia adalah bakti kami untuk negeri
dan kami siap bekerjasama serta menyiapkan langkah konkret dan strategi yang matang bersama
pemerintah.”, kata Chand Parwez selaku ketua Badan Perfilman Indonesia.

Industri perfilman Indonesia yang sebelum pandemi menduduki peringkat sepuluh dunia sebagai
pasar film terbesar di dunia dengan nilai sebesar 500 juta dollar AS di akhir tahun 2019,
menderita penurunan sebesar 97 persen di kala pandemi sepanjang tahun 2020.

Sejak dibukanya Daftar Negatif Investasi di bidang perfilman di tahun 2016, perfilman Indonesia
memasuki era baru dengan jumlah penonton yang terus meningkat dari tahun ke tahun, dengan
pertumbuhan sebesar 20 persen per tahun selama 4 tahun terakhir sebelum pandemi. Industri
Perfilman Indonesia adalah industri yang menopang perekonomian Indonesia secara signifikan
dengan lebih dari 50.000 tenaga kerja di subsektor film, animasi, video di tahun 2019, dan lebih
dari 2.500 jumlah usaha. Kontribusi industri film Indonesia ke GDP sebesar 15 triliun di tahun
2019.

Bioskop yang berkontribusi atas 90 persen sumber pendapatan distribusi film Indonesia
semenjak Maret 2020 telah ditutup sementara dan hingga saat ini masih terdapat lebih dari 50
persen lokasi bioskop di tanah air yang belum diizinkan untuk beroperasi kembali. Hal ini tentu
menimbulkan stigma negatif di mata masyarakat untuk kembali menonton di bioskop saat sudah
diberlakukan pelonggaran atas pembatasan tempat-tempat umum seperti restoran dan tempat
rekreasi lainnya.

Berbagai studi internasional menunjukkan bahwa sampai saat ini bioskop dianggap relatif aman
untuk dikunjungi karena para pelaku usaha bioskop melakukan protokol kesehatan.

Jade Flinn, anggota fakultas dari John Hopkins Medicine menyatakan, “Semua orang menghadap
arah yang sama, hal tesebut membantu mengurangi penyebaran virus COVID-19”. Pernyataan
serupa juga dikeluarkan oleh Profesor Budi Haryanto, Ketua Satgas Pengendalian Covid-19 dari
Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), yang menerangkan, “Sebenarnya risiko
penyebaran dalam bioskop lebih kecil kalau dibandingkan dengan restoran. Kita tahu, sampai
sekarang tidak banyak yang menunjukkan terjadinya kluster baru dari restoran.”

Di samping itu, sistem sirkulasi dan ventilasi udara di bioskop telah didesain sedemikian rupa
untuk tetap memasukkan udara segar ke dalam ruangan bioskop. Terlebih lagi, bioskop telah
dilengkapi dengan sistem sirkulasi canggih seperti HEPA filter seperti di pesawat udara dan
sebagian bioskop bahkan dilengkapi dengan sistem disinfeksi UV-C light untuk semakin
membersihkan udara di lingkungan bioskop.

Presiden Joko Widodo menerima dan menyambut baik permintaan para pelaku industri film
untuk menyelamatkan industri film dari hulu sampai hilir yang terkena dampak yang sangat
besar akibat pandemi yang sudah berlangsung selama satu tahun ini yang menyebabkan
beberapa di antaranya tumbang dan selebihnya segera menyusul jika tidak segera mendapatkan
pertolongan.

Para pelaku industri film yang terdiri dari produser film, sutradara, aktor, pemilik bioskop, dan
pengurus asosiasi serta Badan Perfilman Indonesia mengajukan 5 permintaan ke pemerintah,
yaitu: Stimulus untuk distribusi film lewat dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan
mekanisme yang transparan, kampanye “Kembali Menonton di Bioskop” berkoordinasi dengan
Kementrian Kesehatan dan Satgas Covid-19 untuk menghilangkan stigma negatif menonton
bioskop di kala pandemi, keringanan pajak hiburan atas bisnis film Indonesia, langkah cepat,
nyata, dan tegas memberantas pembajakan film, dan percepatan vaksinasi bagi para pekerja
industri film.

Presiden Joko Widodo meminta langkah konkret pemetaan stimulus dan rancangan
penyebarannya yang dapat dipertanggungjawabkan. Presiden menyatakan akan segera
berkoordinasi dengan kementerian-kementerian terkait untuk menyusun paket stimulus seraya
terus berkomunikasi dengan pelaku industri seiring dengan usaha penanggulangan Covid-19,
vaksinasi, dan pemulihan ekonomi nasional.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang juga hadir pada kesempatan tersebut
mengatakan bahwa kementriannya akan melakukan sertifikasi CHSE (singkatan dari Cleanliness
(kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keselamatan) and Environmental sustainability
(pelestarian lingkungan) (CHSE)) untuk bioskop seperti yang dilakukan di sektor pariwisata
lainnya untuk meyakinkan penonton. Pemerintah Pusat juga akan berkoordinasi dengan
Pemerintah Daerah untuk mulai melakukan pembukaan bioskop-bioskop di area kuning yang
belum dibuka.

Untuk menangani pembajakan, Presiden Joko Widodo akan segera membuat satuan kerja yang
merupakan gabungan antara Kepolisian Republik Indonesia, Kementrian Komunikasi dan
Informatika, dan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Untuk vaksinasi, Menteri Sandiaga Uno sedang dilakukan pendataan hingga 14 Maret 2021
berkoordinasi dengan Badan Pefilman Indonesia (BPI) dan vaksinasi bisa dimulai mulai awal April
2021.

“Segenap pekerja film berterima kasih atas respon cepat Bapak Presiden, Menparekraf, dan
jajaran Kabinet Indonesia Maju. Semoga setiap langkah konkret koordinasi pemerintah pusat,
daerah, dan pelaku industri akan mengembalikan film Indonesia kembali berjaya di bioskop dan
menempati hati penonton tercintanya. Bagi kami film Indonesia adalah bakti kami untuk negeri
dan kami siap bekerjasama serta menyiapkan langkah konkret dan strategi yang matang bersama
pemerintah.”, kata Chand Parwez selaku ketua Badan Perfilman Indonesia.

Industri perfilman Indonesia yang sebelum pandemi menduduki peringkat sepuluh dunia sebagai
pasar film terbesar di dunia dengan nilai sebesar 500 juta dollar AS di akhir tahun 2019,
menderita penurunan sebesar 97 persen di kala pandemi sepanjang tahun 2020.

Sejak dibukanya Daftar Negatif Investasi di bidang perfilman di tahun 2016, perfilman Indonesia
memasuki era baru dengan jumlah penonton yang terus meningkat dari tahun ke tahun, dengan
pertumbuhan sebesar 20 persen per tahun selama 4 tahun terakhir sebelum pandemi. Industri
Perfilman Indonesia adalah industri yang menopang perekonomian Indonesia secara signifikan
dengan lebih dari 50.000 tenaga kerja di subsektor film, animasi, video di tahun 2019, dan lebih
dari 2.500 jumlah usaha. Kontribusi industri film Indonesia ke GDP sebesar 15 triliun di tahun
2019.

Bioskop yang berkontribusi atas 90 persen sumber pendapatan distribusi film Indonesia
semenjak Maret 2020 telah ditutup sementara dan hingga saat ini masih terdapat lebih dari 50
persen lokasi bioskop di tanah air yang belum diizinkan untuk beroperasi kembali. Hal ini tentu
menimbulkan stigma negatif di mata masyarakat untuk kembali menonton di bioskop saat sudah
diberlakukan pelonggaran atas pembatasan tempat-tempat umum seperti restoran dan tempat
rekreasi lainnya.

Berbagai studi internasional menunjukkan bahwa sampai saat ini bioskop dianggap relatif aman
untuk dikunjungi karena para pelaku usaha bioskop melakukan protokol kesehatan.

Jade Flinn, anggota fakultas dari John Hopkins Medicine menyatakan, “Semua orang menghadap
arah yang sama, hal tesebut membantu mengurangi penyebaran virus COVID-19”. Pernyataan
serupa juga dikeluarkan oleh Profesor Budi Haryanto, Ketua Satgas Pengendalian Covid-19 dari
Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), yang menerangkan, “Sebenarnya risiko
penyebaran dalam bioskop lebih kecil kalau dibandingkan dengan restoran. Kita tahu, sampai
sekarang tidak banyak yang menunjukkan terjadinya kluster baru dari restoran.”

Di samping itu, sistem sirkulasi dan ventilasi udara di bioskop telah didesain sedemikian rupa
untuk tetap memasukkan udara segar ke dalam ruangan bioskop. Terlebih lagi, bioskop telah
dilengkapi dengan sistem sirkulasi canggih seperti HEPA filter seperti di pesawat udara dan
sebagian bioskop bahkan dilengkapi dengan sistem disinfeksi UV-C light untuk semakin
membersihkan udara di lingkungan bioskop.

Presiden Joko Widodo menerima dan menyambut baik permintaan para pelaku industri film
untuk menyelamatkan industri film dari hulu sampai hilir yang terkena dampak yang sangat
besar akibat pandemi yang sudah berlangsung selama satu tahun ini yang menyebabkan
beberapa di antaranya tumbang dan selebihnya segera menyusul jika tidak segera mendapatkan
pertolongan.

Para pelaku industri film yang terdiri dari produser film, sutradara, aktor, pemilik bioskop, dan
pengurus asosiasi serta Badan Perfilman Indonesia mengajukan 5 permintaan ke pemerintah,
yaitu: Stimulus untuk distribusi film lewat dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan
mekanisme yang transparan, kampanye “Kembali Menonton di Bioskop” berkoordinasi dengan
Kementrian Kesehatan dan Satgas Covid-19 untuk menghilangkan stigma negatif menonton
bioskop di kala pandemi, keringanan pajak hiburan atas bisnis film Indonesia, langkah cepat,
nyata, dan tegas memberantas pembajakan film, dan percepatan vaksinasi bagi para pekerja
industri film.

Presiden Joko Widodo meminta langkah konkret pemetaan stimulus dan rancangan
penyebarannya yang dapat dipertanggungjawabkan. Presiden menyatakan akan segera
berkoordinasi dengan kementerian-kementerian terkait untuk menyusun paket stimulus seraya
terus berkomunikasi dengan pelaku industri seiring dengan usaha penanggulangan Covid-19,
vaksinasi, dan pemulihan ekonomi nasional.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang juga hadir pada kesempatan tersebut
mengatakan bahwa kementriannya akan melakukan sertifikasi CHSE (singkatan dari Cleanliness
(kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keselamatan) and Environmental sustainability
(pelestarian lingkungan) (CHSE)) untuk bioskop seperti yang dilakukan di sektor pariwisata
lainnya untuk meyakinkan penonton. Pemerintah Pusat juga akan berkoordinasi dengan
Pemerintah Daerah untuk mulai melakukan pembukaan bioskop-bioskop di area kuning yang
belum dibuka.

Untuk menangani pembajakan, Presiden Joko Widodo akan segera membuat satuan kerja yang
merupakan gabungan antara Kepolisian Republik Indonesia, Kementrian Komunikasi dan
Informatika, dan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Untuk vaksinasi, Menteri Sandiaga Uno sedang dilakukan pendataan hingga 14 Maret 2021
berkoordinasi dengan Badan Pefilman Indonesia (BPI) dan vaksinasi bisa dimulai mulai awal April
2021.

“Segenap pekerja film berterima kasih atas respon cepat Bapak Presiden, Menparekraf, dan
jajaran Kabinet Indonesia Maju. Semoga setiap langkah konkret koordinasi pemerintah pusat,
daerah, dan pelaku industri akan mengembalikan film Indonesia kembali berjaya di bioskop dan
menempati hati penonton tercintanya. Bagi kami film Indonesia adalah bakti kami untuk negeri
dan kami siap bekerjasama serta menyiapkan langkah konkret dan strategi yang matang bersama
pemerintah.”, kata Chand Parwez selaku ketua Badan Perfilman Indonesia.

Industri perfilman Indonesia yang sebelum pandemi menduduki peringkat sepuluh dunia sebagai
pasar film terbesar di dunia dengan nilai sebesar 500 juta dollar AS di akhir tahun 2019,
menderita penurunan sebesar 97 persen di kala pandemi sepanjang tahun 2020.

Sejak dibukanya Daftar Negatif Investasi di bidang perfilman di tahun 2016, perfilman Indonesia
memasuki era baru dengan jumlah penonton yang terus meningkat dari tahun ke tahun, dengan
pertumbuhan sebesar 20 persen per tahun selama 4 tahun terakhir sebelum pandemi. Industri
Perfilman Indonesia adalah industri yang menopang perekonomian Indonesia secara signifikan
dengan lebih dari 50.000 tenaga kerja di subsektor film, animasi, video di tahun 2019, dan lebih
dari 2.500 jumlah usaha. Kontribusi industri film Indonesia ke GDP sebesar 15 triliun di tahun
2019.

Bioskop yang berkontribusi atas 90 persen sumber pendapatan distribusi film Indonesia
semenjak Maret 2020 telah ditutup sementara dan hingga saat ini masih terdapat lebih dari 50
persen lokasi bioskop di tanah air yang belum diizinkan untuk beroperasi kembali. Hal ini tentu
menimbulkan stigma negatif di mata masyarakat untuk kembali menonton di bioskop saat sudah
diberlakukan pelonggaran atas pembatasan tempat-tempat umum seperti restoran dan tempat
rekreasi lainnya.

Berbagai studi internasional menunjukkan bahwa sampai saat ini bioskop dianggap relatif aman
untuk dikunjungi karena para pelaku usaha bioskop melakukan protokol kesehatan.

Jade Flinn, anggota fakultas dari John Hopkins Medicine menyatakan, “Semua orang menghadap
arah yang sama, hal tesebut membantu mengurangi penyebaran virus COVID-19”. Pernyataan
serupa juga dikeluarkan oleh Profesor Budi Haryanto, Ketua Satgas Pengendalian Covid-19 dari
Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), yang menerangkan, “Sebenarnya risiko
penyebaran dalam bioskop lebih kecil kalau dibandingkan dengan restoran. Kita tahu, sampai
sekarang tidak banyak yang menunjukkan terjadinya kluster baru dari restoran.”

Di samping itu, sistem sirkulasi dan ventilasi udara di bioskop telah didesain sedemikian rupa
untuk tetap memasukkan udara segar ke dalam ruangan bioskop. Terlebih lagi, bioskop telah
dilengkapi dengan sistem sirkulasi canggih seperti HEPA filter seperti di pesawat udara dan
sebagian bioskop bahkan dilengkapi dengan sistem disinfeksi UV-C light untuk semakin
membersihkan udara di lingkungan bioskop.

Dampak pandemi bagi pekerja film juga sangat besar. Tahun 2019 terdapat 129 judul film
nasional yang dirilis di bioskop dengan total penonton film nasional sebesar 52 juta orang. Ini
berarti satu judul film ditonton oleh kurang lebih 400 ribu penonton. Dibandingkan dengan
kondisi selama Pandemi, data per akhir Februari 2021 menunjukkan terdapat 9 judul film
nasional yang dirilis di bioskop dengan total penonton hanya sekitar 400 ribu orang.

Kerugian penerimaan pajak dari penonton bioskop saja mencapai 1,5 triliun dan pendapatan
tidak langsung bioskop 1,2 triliun. Adanya platform distribusi secara streaming pun belum dapat
menopang industri dan nilai pembelian film yang belum dapat menutup biaya produksi,
terutama untuk film dengan bujet besar.

“Film bukan hanya merupakan komoditas hiburan, tapi juga membawa wajah Indonesia ke dunia
internasional. Secara potensi, industri film Indonesia dengan keberagaman budaya dan jumlah
penduduk Indonesia sebagai pasar utama sangatlah besar dan karenanya sangat layak untuk
diselamatkan.” kata Shanty Harmayn, produser film Indonesia.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Cinemags Magz & Digital (@cinemagsnews)

Cinemags

Tags: Industri perfilmanJokowi
Previous Post

Perempuan yang saling terhubung adalah kunci membangun masyarakat yang tangguh

Next Post

Perkenalan Serial The Falcon and The Winter Soldier, ini komentar produser & sutradaranya

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Citadel Musim 2
Action

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    
Article

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Yang Lain Boleh Hilang
Article

Gala Premiere Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Tuai Reaksi Positif di TikTok dan Instagram

10 May, 2026
Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat
Article

Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

8 May, 2026
Next Step Studio 2026
Interview

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya
Article

Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

6 May, 2026
Next Post

Perkenalan Serial The Falcon and The Winter Soldier, ini komentar produser & sutradaranya

Gary Vaynerchuck Akan Memberikan Motivasi dan Tips Suksesnya Di Mola Living Live

ini dia kabar terkini docu soap: Selling Sunset dan Bling Empire

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan
Article

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

by Nuty Laraswaty
15 May, 2026
0

Film drama Thailand produksi GDH 559 berjudul Gohan ini mungkin terlihat sederhana di permukaan. Kisahnya hanya tentang seekor anjing jalanan...

Read more

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In