• Latest
Marissa Anita Jelaskan Beberapa Hal Terkait Karakternya di Film A Normal Woman

Marissa Anita Jelaskan Beberapa Hal Terkait Karakternya di Film A Normal Woman

24 July, 2025
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

30 September, 2026
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Putri Jangan Gentayangan Lagi

Trailer Putri Jangan Gentayangan Lagi Bikin Merinding, Tayang 5 November 2026

23 September, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

23 September, 2026
Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

23 September, 2026
Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

21 September, 2026
Aplikasi Iblis

Berani Download Aplikasi Ini? Junior Roberts Chat dengan Arwah di Film Horor Baru Dimas Anggara, Aplikasi Iblis

19 September, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Empat Musim Pertiwi Punya Strategi yang Cerdas, Jadi Wakil Indonesia di Oscars 2027

19 September, 2026
Pasukan 1000 Janda Laksamana Malahayati Makin Populer: Ada Pasukan 1000 Janda

Kenapa Ada Dua Proyek Film Laksamana Malahayati di 2026?

19 September, 2026
iQIYI Bawa Series ‘Dalam Suka dan Dusta

Bocoran Seru dari “Rumah Tangga” Acha Septriasa dan Darius Sinathrya: iQIYI Bawa Series ‘Dalam Suka dan Dusta

19 September, 2026
Bisikan Desa Gringsing

Sudah Nonton Saat Screening, Ini Reaksi Penonton untuk Bisikan Desa Gringsing: Bikin Merinding atau Malah Bikin Penasaran?

19 September, 2026
Film 'Beautiful Pain' Rilis Official Poster dan Trailer,

Trailer Beautiful Pain Bukan Cuma Bikin Emosi, Tapi Ngajak Penonton Ikut Merasakan Lukanya

19 September, 2026
3 Alasan Ibuku My Mother Jadi Film Indonesia yang Wajib Kamu Pantau di Busan 2026

3 Alasan Ibuku (My Mother) Jadi Film Indonesia yang Wajib Kamu Pantau di Busan 2026

15 September, 2026
Khadam Bukan Lagi Penjaga, Tapi Malah Mau Merebut Hidupmu!

Khadam Bukan Lagi Penjaga, Tapi Malah Mau Merebut Hidupmu!

15 September, 2026
Desember Jani

Update Palari Desember Jani Film Buat Nangis ?

15 September, 2026
Your Mother Your Mother Your Mother

Soal Your Mother Your Mother Your Mother

14 September, 2026
Venice Critics’ Week 2026 Umumkan Pemenang, Prima della Guerra Sabet Film Terbaik

Venice Critics’ Week 2026 Umumkan Pemenang,Highlight Prima della Guerra Sabet Film Terbaik

14 September, 2026
5 Misteri Lingsir Wengi Motel Malioboro yang Terungkap dari Trailer

5 Misteri Lingsir Wengi Motel Malioboro yang Terungkap dari Trailer

14 September, 2026
Penasaran dengan Karakter Indah Permatasari dan Achmad Megantara di Film Ibadah & Cinta

Penasaran dengan Karakter Indah Permatasari dan Achmad Megantara di Film Ibadah & Cinta

14 September, 2026
Bolong

Soal Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi

14 September, 2026
Fall 2: Deadpoint bukan film yang sebaiknya ditonton sambil terlalu banyak bertanya, "Kok bisa?"

Review Fall 2: Deadpoint, Bikin Perut Tegang dan Stres dari Awal Sampai Akhir

14 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Article
Marissa Anita Jelaskan Beberapa Hal Terkait Karakternya di Film A Normal Woman

Marissa Anita Jelaskan Beberapa Hal Terkait Karakternya di Film A Normal Woman

by Nuty Laraswaty
24 July, 2025
in Article, Interview
246 10
0
Share on FacebookShare on Twitter

Marissa Anita berperan sebagai Milla di film A Normal Woman

Menjadi rupawan dan hidup dalam kemewahan ternyata tidak membuat Milla bahagia.

Setelah menikahi Jonathan, bagian dari keluarga Gunawan, Milla menemukan dirinya terkena sebuah penyakit misterius.  Milla lalu mulai mempertanyakan makna hidupnya.

 

Berikut ini adalah rangkuman dari tanya & jawab dengan Marissa:

 

Q :  Ceritakan tentang karakter Milla.
A :

Milla adalah seorang people-pleaser—perempuan yang selalu menempatkan kepentingan orang lain di atas dirinya sendiri.

Kalau kita bayangkan sebuah kelompok anjing (a pack of dogs), Milla ada di posisi paling bawah.

Di atasnya ada Liliana, Jonathan, Angel, dan yang lain.

Sejak kecil hingga sekarang, dia selalu berada di posisi itu.

Bayangkan bagaimana rasanya hidup seperti itu—selalu merasa di bawah, tak punya ruang untuk dirinya sendiri.

Q : Bagaimana pendapatmu tentang film ini?

A : Menurut saya banyak perempuan yang bisa merasa dekat dengan cerita ini.

Milla adalah simbol dari perempuan yang kehilangan dirinya sendiri karena terlalu sibuk
menyenangkan orang lain.

Tidak ada yang salah dengan mendedikasikan diri untuk orang lain, tapi kita harus berhati-hati agar tidak kehilangan jati diri kita di tengah perjalanan itu.

Film ini adalah perjalanan Milla untuk menemukan dirinya kembali.

Ia bertumbuh melalui pengalaman-pengalaman hidupnya. Milla yang berusia 20 tahun berbeda jauh dengan Milla yang sekarang.

Dan sebenarnya hal itu juga terjadi pada banyak orang.

Karena itulah menurut saya film ini bukan hanya tentang perempuan—tapi tentang
manusia yang bertumbuh.

Saya yakin banyak yang bisa merasakan keterkaitan, baik perempuan maupun laki-laki.

Secara pribadi saya pun bisa memahami Milla.

Marissa di usia 20-an berbeda dengan Marissa yang sekarang di usia 40-an.

Saya sudah melewati proses itu, dan dalam beberapa hal, saya masih terus mengalaminya sampai sekarang.

Q : Ceritakan tentang keluarga Gunawan.

A :
Keluarga Gunawan sebenarnya adalah keluarga yang terlihat sempurna.

Banyak orang mungkin akan berpikir,  “Aku ingin jadi bagian dari keluarga itu”.

Mereka punya status sosial yang tinggi, kekayaan, dan segala sesuatu yang terbaik—the crème de la crème.

Tapi pertanyaannya, apakah semua itu benar-benar membuat bahagia?

Mungkin sebagian orang merasa,

“Memiliki semua itu memang menyenangkan, tapi saya butuh sesuatu yang lebih”. Nah, “lebih”-nya itu apa?

Milla punya versinya sendiri tentang hal itu.

Q : Bagaimana kamu mengembangkan karakter Milla bersama dengan Lucky
Kuswandi?

A : Utamanya tentu saya selalu berdiskusi dengan sutradara.

Bagi saya kepercayaan antara sutradara dan aktor itu sangat penting, jadi saya membuka diri pada Lucky.

Saat pertama kali membaca naskahnya saya langsung merasa ada beberapa kesamaan
antara saya dan Milla.

Saya pun berbagi cerita itu ke Lucky, termasuk ide-ide saya soal pengembangan karakter Milla.

Karena saya juga pernah melalui pengalaman yang mirip, saya merasa bisa memberikan masukan yang jujur.

Lucky bisa memilih untuk menerima atau tidak, tapi yang penting kami berdua berusaha menciptakan emosi yang autentik sebaik mungkin.

 

Tags: A Normal Womanisyu mental healthkekayaanLucky Kuswandimencari jati diristatus sosial yang tinggi
Previous Post

Kolaborasi Nuridzka Mutiaradini & Tian Topandi di Bertaut Rindu

Next Post

Film Pesugihan Sate Gagak Hadir dengan Komedi Klenik Absurd

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB
Drama

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Kuasa gelap 2
Article

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2
Article

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell
Article

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026
Article

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.
Action

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Next Post
Film Pesugihan Sate Gagak Hadir dengan Komedi Klenik Absurd

Film Pesugihan Sate Gagak Hadir dengan Komedi Klenik Absurd

bertaut rindu

Bertaut Rindu, Pentingnya Komunikasi antara Anak dan Orang Tuanya

Ominscient_Reader

Review Omniscient Reader: The Prophet

TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB
Drama

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

by Nuty Laraswaty
2 October, 2026
0

Bagaimana rasanya ketika orang yang paling kamu percaya justru menjadi orang yang menghancurkan hidupmu? Inilah konflik yang menjadi pusat cerita...

Read more

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In