• Latest
friend zone

Review Film Friend Zone

28 May, 2021
Film Perayaan Pertama

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
bandit

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

15 October, 2026
Review Hasut

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

14 October, 2026
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Little Blue and Little Yellow

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

8 October, 2026
digger nuty laraswaty

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026

Jakarta World Cinema 2026 Bawa Pemenang Cannes, Venice dan Berlinale Sekaligus, Ada Fjord hingga Inherit

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Review Verity: Makin Dibaca, Makin Bingung Siapa yang Bohong

Review Verity 2026: Anne Hathaway dan Dakota Johnson Bikin Kita Bingung Siapa yang Sebenarnya Gila

8 October, 2026
Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

8 October, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Setelah Nonton Empat Musim Pertiwi: Ketika Rumah, Keluarga, dan Indonesia Terasa Begitu Dekat

5 October, 2026
Niken di Beautiful Pain

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

30 September, 2026
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Putri Jangan Gentayangan Lagi

Trailer Putri Jangan Gentayangan Lagi Bikin Merinding, Tayang 5 November 2026

23 September, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

23 September, 2026
Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

23 September, 2026
Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

21 September, 2026
Aplikasi Iblis

Berani Download Aplikasi Ini? Junior Roberts Chat dengan Arwah di Film Horor Baru Dimas Anggara, Aplikasi Iblis

19 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Comedy
friend zone

Review Film Friend Zone

by Nuty Laraswaty
28 May, 2021
in Comedy, Drama
244 10
0
Share on FacebookShare on Twitter

Menonton film Friend Zone serasa menonton derita cinta yang menunggu untuk saling bertepuk

 

Film Friend Zone yang dahulu pada tahun 2019 pernah tayang di bioskop di Indonesia, kali ini dapat ditonton melalui Netflix.

Friend Zone sinopsisnya telah diedarkan melalui IMdB , yaitu menceritakan mengenai  sebuah kondisi yaitu di dunia ini, ada banyak orang yang tampaknya terjebak di sepanjang hubungan yang berbatasan dengan ‘teman’ dan ‘kekasih’.  Garis batas ini juga biasa dikenal sebagai  Friend Zone (Zona Teman). Ini adalah area khusus bagi mereka yang terjebak di tengah di mana mereka tidak dapat benar-benar berteman dengan teman dekat mereka, atau maju menjadi kekasih teman mereka.

Diceritakan bahwa Palm (Naphat Siangsomboon) adalah salah satu orang yang terjebak di zona pertemanan dengan sahabatnya, Gink (Pimchanok Luevisadpaibul), selama 10 tahun. Selama sekolah menengah, dia mencoba melewati batas dengan mengakui perasaannya padanya. Tapi Gink menolaknya begitu saja, mengatakan bahwa “berteman saja sudah cukup.”

Sejak itu, Palm dan Gink semakin dekat sebagai sahabat sejati. Setiap kali Palm putus dengan salah satu dari pacarnya yang tak terhitung jumlahnya, Gink akan memarahinya, berbicara sedikit tentangnya.

Setiap kali Gink bertengkar dengan pacarnya, di mana pun dia berada di Myanmar, Malaysia, atau Hong Kong, maka yang harus dia lakukan hanyalah menelepon ke Palm, yang menggunakan fasilitasnya sebagai pramugara untuk mengejar penerbangan agar bisa bersamanya.

Mungkin, karena kebaikan hatinya yang berlebihan pula yang membuat Gink bermasalah dengan Ted (Jason Young) pacarnya.

Suatu hari, Gink tiba-tiba bertanya pada Palm, “Pernahkah Anda bertanya-tanya – bagaimana jika kita adalah pasangan?” Saat itu, percikan terbang dengan liar di dalam pikiran Palm, mengetahui bahwa ini mungkin satu-satunya kesempatan baginya untuk melewati batas. Meskipun begitu, Palm tidak tahu apakah meninggalkan Friend Zone kali ini akan menuntunnya ke awal kehidupan cinta romantisnya atau ke akhir persahabatannya dengan Gink untuk selamanya.

 

friend zone

Kedua kali menonton film ini masih terasa serunya, terutama akting Pimchanok Luevisadpaibul, yang terasa semakin matang, jika dibandingkan perannya dahulu sebagai Nam dalam film First Love (A Little Thing Called Love) dan juga penampilannya yang kocak dalam film Raditya Dika (The Guys). Dalam film ini, ia mampu kembali menampilkan sisi jelek karakter yang dimainkannya dengan energi yang lebih kuat, kebimbangan yang bergejolak dalam dirinya, terlihat pada raut mukanya, walaupun sesekali masih nampak garis tawa muncul, jika adegan yang dilakukan memang dalam kondisi kocak. Namun secara keseluruhan, terlihat perkembangan aktingnya dari yang awalnya masih malu-malu , menjadi lebih matang. Kiranya jika terus menekuni akting, dalam beberapa tahun mendatang, akan lebih mampu memerankan karakter dalam genre lainnya.

Tema cerita ini memang tidak lekang oleh waktu, dan kali ini dengan lokasi yang berubah dengan tempo cepat dari satu negara ke negara lain, cukup pula memuaskan para penggemar traveling, karena mereka dapat bernostalgia saat adegan tertentu menyentuh perasaan , dengan berkunjung ke lokasi tempat adegan tersebut dipergunakan untuk syuting.

Kameramen pun cukup lihai mengambil sudut pandang tertentu yang akan meninggalkan kesan mendalam, ditambah alunan lagu yang sederhana dan mudah diingat.

Memang sayangnya lokasi di Indonesia yang tidak ditampilkan dalam film ini. Mengapa oh mengapa?

Saat menonton trailer ini, memang para gang “friend zone” , tentunya akan merasa terwakili nasib mereka oleh karakter Palm.

Susah kalau mau melangkah keluar dari zona yang telah ditetapkan secara sepihak oleh Gink , saat kondisi mentalnya sedang kacrut akibat ulah Bapaknya. Sehingga jika saat itu Palm menekankan bahwa perasaannya lebih dari sekadar teman saja, mereka berdua sama-sama tahu akan akhir kejadian berikutnya. Oleh karena itulah Palm berusaha menahan diri dan mengiyakan saja keinginan Gink. Hingga selama sepuluh tahun, kejadian itu ditahan dan akhirnya tiba saat titik kelanjutan dibukan oleh Gink, yang kembali dalam keadaan kacrut karena ulah pacar seriusnya Ted.

 

Hal ini menimbulkan suatu pertanyaan, apakah lebih baik diawali sepuluh tahun lalu atau setelah sepuluh tahun berlalu.

Penulis cerita ini seolah memberikan jawaban dengan kalimat yang diucapkan oleh salah satu korban frind zone dalam geng friend zone, yaitu lebih baik menunggu sepuluh tahun, karena saat itulah emosi, pikiran telah menjadi lebih dewasa dan lebih memahami makna dari cinta.

Lagi pula bukankah menurut catatan sutradara Chayanop ‘Mu’ Boonprakob  ada sebuah cuplikan kalimat yang menjadi dasar premis cerita ini yaitu

Ada garis tipis yang ditarik melintasi dua orang yang bersahabat.

Mereka memiliki perasaan satu sama lain, tetapi memilih untuk tidak melangkah lebih jauh. Mereka lebih suka menyimpannya status pertemanan, mengingat berteman itu cukup baik.

 

Psst : bagi yang ingin melihat penampilan kembali Pimchanok Luevisadpaibul dan Naphat Siangsomboon   , tunggu di drama Sroi Sabunga yang direncanakan akan tayang tahun 2021 mendatang 

Kategori : reviews

Tags: friend zoneNaphat SiangsomboonPimchanok Luevisadpaibul
Previous Post

ContentAsia_Awards2020

Next Post

Friend Zone Movie Review

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries
Article

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
digger nuty laraswaty
Drama

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate
Drama

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Niken di Beautiful Pain
Article

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB
Drama

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang
Action

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Next Post

Emil Heradi Bertarung di Ajang ContentAsia Awards 2020 bersama Tarra Budiman dan Miller Khan.

Film Mudik, awali kerjasama Mola TV dan Lifelike Pictures

‘We Bare Bears: The Movie’ akan segera tayang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Film Perayaan Pertama
Movie Review

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

by Nuty Laraswaty
16 October, 2026
0

Bisakah film Perayaan Pertama  dengan perspektif personal dan latar sejarah yang kuat sekaligus menjadi tontonan bioskop yang relatable bagi banyak...

Read more

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In