• Latest

Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba Mugen Train Arc (Demon Slayer KNYMTA) & momen serunya

18 October, 2021
merupakan bagian dari inisiatif Vidio dalam memperkenalkan pendekatan brand baru bertajuk "Lebih Dari Hiburan".

Inilah Tiga Pemenang Kompetisi Film Vidio 2025

3 December, 2025
Creative Asia di JAFF 2025

Creative Asia di JAFF 2025

3 December, 2025
REEL LIFE Film Camp 2025

REEL LIFE Film Camp 2025: Sukses Besar, Membuka Jalan Baru bagi Talenta Film & Fotografi Lokal

3 December, 2025
ACFFEST 2025

ACFFEST 2025 & Pariwara Antikorupsi: Film, Kreativitas, dan Integritas Jadi Senjata

2 December, 2025
Review Film Rosa Luxemburg (1986)

Review Film Rosa Luxemburg (1986) – Biografi Emosional yang Elegan, Diputar di KinoFest 2025

2 December, 2025
Fantastic Four: First Steps Review

Fantastic Four: First Steps Review

30 November, 2025
Misteri Api Abadi: Mengenal Suku Mangkwan, Fire Clan Paling Gelap di Avatar: Fire and Ash (2025)

Misteri Api Abadi: Mengenal Suku Mangkwan, Fire Clan Paling Gelap di Avatar: Fire and Ash (2025)

30 November, 2025
Review Grüße vom Mars

Review Grüße vom Mars untuk Kino Fest 2025

30 November, 2025
George R.R. Martin & HBO Siapkan 5–6 Proyek Baru (Prekuel & Sekuel)

Game of Thrones Belum Tamat: George R.R. Martin & HBO Siapkan 5–6 Proyek Baru (Prekuel & Sekuel)

30 November, 2025
film VMS

Film-film VMS Tahun Ini

30 November, 2025
MAGMA Entertainment Buka Hari Pertama JAFF Market 2025 dengan “Future Slate Unveiling”

MAGMA Entertainment Buka Hari Pertama JAFF Market 2025 dengan “Future Slate Unveiling”

30 November, 2025
Review Wildcat (2025): Kate Beckinsale, Ibu Seru yang Bawa Hati, Aksi, dan Humor

Review Wildcat (2025): Kate Beckinsale, Ibu Seru yang Bawa Hati, Aksi, dan Humor

30 November, 2025
Review Wasiat Warisan Nuty Laraswaty

Review Wasiat Warisan

27 November, 2025
Review “Linda Linda Linda”

Review “Linda Linda Linda”

26 November, 2025
Review Köln 75 (Film Pembuka KinoFest 2025)

Review Köln 75 (Film Pembuka KinoFest 2025)

26 November, 2025
KinoFest 2025

KinoFest 2025

26 November, 2025
diprediksi menjadi bab paling matang dalam perjalanan Raditya Dika sebagai stand-up comedian.

“Cerita Anehku” Raditya Dika

26 November, 2025
Spotlight From the East – Festival Film Antikorupsi 2025

Spotlight From the East – Festival Film Antikorupsi 2025

25 November, 2025
Analisis Simbolisme Para Keeper di Film Keeper (2025)

Analisis Simbolisme Para Keeper di Film Keeper (2025)

25 November, 2025
Ghost in the shell

Review Ghost in the Shell (1995)

22 November, 2025
13 Days and 13 Nights

Review “13 Days and 13 Nights” – Thriller Nyata yang Ngena Banget di Emosi

22 November, 2025
Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi — Hanung Bramantyo Comeback

Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi — Hanung Bramantyo Comeback

22 November, 2025
Medan Film Festival (MFF)

Menyimak Medan Film Festival (MFF) Vol. 3 2025

22 November, 2025
The Voice of Hind Rajab Nuty Laraswaty

The Voice of Hind Rajab: Ketika Kamera Tak Berkutik di Hadapan Suara Kecil yang Tersesat di Tengah Perang

22 November, 2025
Seven Samurai Tayang di Japanese Film Festival 2025: Klasik yang Tetap Mengguncang Generasi Baru

Seven Samurai Tayang di Japanese Film Festival 2025: Klasik yang Tetap Mengguncang Generasi Baru

22 November, 2025
Setelah Jakarta, Japanese Film Festival 2025 Mampir ke Kota Bandung dan Padang!

Setelah Jakarta, Japanese Film Festival 2025 Mampir ke Kota Bandung dan Padang!

21 November, 2025
Agak Laen 2

“Agak Laen 2”: Humor Makin Nekat, Emosi Makin Kuat

21 November, 2025
Reza Rahadian dan Perjalanan Emosional di Balik Pangku

Reza Rahadian dan Perjalanan Emosional di Balik Pangku

21 November, 2025
Film Sampai Titik Terakhirmu dan Resonansi Emosinya di Penonton

Film Sampai Titik Terakhirmu dan Resonansi Emosinya di Penonton

21 November, 2025
Now you See Me

Review Now You See Me: Now You Don’t (2025)

13 November, 2025
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review

Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba Mugen Train Arc (Demon Slayer KNYMTA) & momen serunya

by Nuty Laraswaty
18 October, 2021
in Movie Review
240 13
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tagar #DemonSlayerdiViu telah bertengger di Trending Topic Twitter. Mereka sudah tak sabar menantikan aksi sang jagoan, Rengoku Kyojuro yang dikenal dengan sebutan Hashira Bara.

Demon Slayer

Setelah menyaksikan episode perdana minggu lalu, para pecinta Demon Slayer dibuat degdegan dengan episode kedua yang akan menguak strategi Rengoku Kyojuro. Ia merupakan pembasmi iblis yang terkenal akan kehebatannya dalam Korps Pembasmi Iblis.

Karakter Kyojuro yang pemberani dan ceria menjadi daya tarik spesial anime ini. Namun ada beberapa momen menarik yang juga membuat Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba Mugen Train Arc (Demon Slayer KNYMTA ) yang tayang di Viu ini dianggap seru dan menyenangkan sejak episode perdana.

 

1. Kemunculan Si Pencabik

Si Pencabik merupakan iblis pertama yang dimunculkan di episode perdana Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba Mugen Train Arc (Demon Slayer KNYMTA)

Si Pencabik ini merupakan karakter antagonis yang meneror kehidupan warga sekitar di malam hari. Selain itu, Si Pencabik juga telah membunuh seorang petugas di kereta api Mugen.

Iblis ini dinamakan sebagai si Pencabik karena ia memiliki kuku panjang yang ia gunakan untuk mencabik korbannya. Ia dikenal sadis dan tanpa ampun terhadap korban yang ia temui. Selain itu, Si Pencabik diketahui tidak menyukai aroma makanan manusia semenjak ia berubah menjadi iblis.

Penampilan Si Pencabik dapat dikenali lewat kepalanya yang botak dengan tubuh yang cukup berotot. Ia juga suka menyombongkan kemampuannya yang dapat bergerak dengan cepat di hadapan Rengoku Kyojuro.

Demon Slayer

2. Iblis menawan Fuku dan nenek

Fuku sedang membantu sang nenek berjualan bento di stasiun hingga larut malam. Nenek kemudian memperingatkan Fuku tentang kehadiran iblis yang dapat mengancam nyawa mereka. Iblis biasanya akan hadir di malam hari dan membuat kekacauan saat itu. Namun, Fuku tidak percaya pada iblis dan tetap ingin membantu sang nenek.

Beberapa waktu kemudian muncul iblis Si Pencabik di stasiun tempat Fuku berjualan bento. Fuku ketakutan melihat kehadiran si Pencabik di hadapannya. Namun, nenek dengan berani melemparkan bento ke kepala iblis dan menyuruh Fuku untuk lari.

Si Pencabik mendapatkan Fuku yang kabur, namun Rengoku Kyojuro berhasil menyelamatkannya tepat waktu. Kemudian Si Pencabik beralih ke nenek yang sendirian karena merasa ia lebih mudah untuk ditaklukkan. Kyojuro lalu bertindak dengan cepat untuk mengalahkan Si Pencabik, sehingga tidak ada orang yang terluka kembali.

 

3. Kehebatan Rengoku Kyojuro saat mengalahkan Si Pencabik

Rengoku Kyojuro tanpa sengaja bertemu Si Pencabik, ketika ia mencari kereta api Mugen. Sebelumnya, Kyojuro telah mengejar Si Pencabik yang menyakiti seorang wanita hingga terluka parah. Si Pencabik merasa senang karena telah membuat orang itu menjadi kesakitan dan memamerkannya di hadapan Kyojuro.

Namun, Kyojuro tidak akan membiarkan Si Pencabik melakukan kejahatan yang sama lagi. Meskipun Si Pencabik bangga akan kecepatan yang ia miliki, Kyojuro membuktikan bahwa ia memiliki kemampuan yang hebat dalam membasmi iblis. Kyojuro menggunakan pedangnya dengan cepat untuk menghabisi Si Pencabik hingga iblis itu tidak dapat berkutik kembali.

Jurus yang digunakan oleh Kyojuro ini dinamakan Ilmu Napas Api, Jurus Pertama: Api Keramat. Jurus tersebut berhasil menumpas Si Pencabik yang meneror warga setempat.

Demon Slayer

4. Nenek Fuku pernah bertemu Rengoku sebelumnya

Nyawa nenek Fuku hampir terancam, ketika si Pencabik mengincarnya. Si Pencabik merasa marah, karena nenek berani melawannya dan saat itu nenek sedang sendirian. Beruntung, Rengoku Kyojuro dapat bertindak dengan cepat dan menyelamatkan nenek.

Ketika melihat aksi Kyojuro, nenek teringat akan kejadian di masa lalu. Ternyata, pada saat itu nenek dan ibunya Fuku juga pernah diganggu oleh iblis. Nenek melihat ada persamaan dengan orang yang menyelamatkan dia di masa lalu dan masa kini. Persamaannya: cara mereka mengalahkan iblis, memegang pedang, hingga haori (pakaian) mereka yang sangat mirip. Nenek merasa terharu hingga menangis karena Kyojuro telah dua kali menyelamatkan dia.

Rupanya bukan Rengoku Kyojuro yang ditemui oleh nenek saat itu, melainkan ayah Rengoku Kyojuro. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kyojuro saat mendengar cerita dari nenek.

 

5. Kereta api Mugen kembali beroperasi

Kereta api Mugen berhenti beroperasi selama beberapa waktu setelah kejadian yang mengerikan. Banyak orang beranggapan kereta api ini sebagai kereta pelahap jiwa manusia. Sejak saat itu kereta api Mugen disimpan di bengkel pemeliharaan untuk beberapa waktu.

Kyojuro akhirnya menemukan kereta yang telah ia cari selama ini. Petugas setempat memberi tahu dia bahwa kereta api Mugen akan dioperasikan esok hari. Hal itu membuat Kyojuro bersemangat untuk mencari tahu kasus yang sedang ia selidiki. Kyojuro yakin bahwa masih ada iblis lain yang lebih kuat dan misterius berada di kereta api Mugen.

Ia langsung pergi ke stasiun untuk naik kereta api Mugen. Sebelum naik kereta, Kyojuro bertemu dengan Fuku dan lagi-lagi ia memborong bento milik Fuku. Di dalam kereta, terdapat beberapa sosok misterius. Siapakah mereka?

Saksikan episode baru Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba Mugen Train Arc. ( Demon Slayer KNYMTA ) Viu setiap minggu malam mulai jam 22.45 WIB

Baca juga :Review Demon Slayer – Kimetsu No Yaiba – The Movie: Mugen Train

Tags: Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba Mugen Train ArcDemonSlayerdiViu
Previous Post

Seputar 48 Tahun godbless

Next Post

Wah , WeTV Original Little Mom masuk MURI! ini alasannya…

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

merupakan bagian dari inisiatif Vidio dalam memperkenalkan pendekatan brand baru bertajuk "Lebih Dari Hiburan".
Article

Inilah Tiga Pemenang Kompetisi Film Vidio 2025

3 December, 2025
Creative Asia di JAFF 2025
Article

Creative Asia di JAFF 2025

3 December, 2025
REEL LIFE Film Camp 2025
Article

REEL LIFE Film Camp 2025: Sukses Besar, Membuka Jalan Baru bagi Talenta Film & Fotografi Lokal

3 December, 2025
ACFFEST 2025
Documentary

ACFFEST 2025 & Pariwara Antikorupsi: Film, Kreativitas, dan Integritas Jadi Senjata

2 December, 2025
Review Film Rosa Luxemburg (1986)
Documentary

Review Film Rosa Luxemburg (1986) – Biografi Emosional yang Elegan, Diputar di KinoFest 2025

2 December, 2025
Fantastic Four: First Steps Review
Action

Fantastic Four: First Steps Review

30 November, 2025
Next Post

Wah , WeTV Original Little Mom masuk MURI! ini alasannya...

Loh awalnya bikin kopi, namun teaser poster film Ben & Jody jadi penuh aksi ?

Review My Name ; metamorfosis Han So-hee

merupakan bagian dari inisiatif Vidio dalam memperkenalkan pendekatan brand baru bertajuk "Lebih Dari Hiburan".
Article

Inilah Tiga Pemenang Kompetisi Film Vidio 2025

by Nuty Laraswaty
3 December, 2025
0

Film Vidio 2025 Vidio secara resmi mengumumkan tiga pemenang Kompetisi Film Vidio  dalam acara Public Lecture "Special Vidio Talks: Film Pendek: Laboratorium...

Read more

Creative Asia di JAFF 2025

REEL LIFE Film Camp 2025: Sukses Besar, Membuka Jalan Baru bagi Talenta Film & Fotografi Lokal

ACFFEST 2025 & Pariwara Antikorupsi: Film, Kreativitas, dan Integritas Jadi Senjata

Review Film Rosa Luxemburg (1986) – Biografi Emosional yang Elegan, Diputar di KinoFest 2025

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In