Netflix Perkuat Investasi Kreatif Lewat Creative Asia di JAFF 2025
Netflix secara resmi memperluas komitmen jangka panjangnya terhadap cerita Asia Tenggara melalui kehadiran Creative Asia: Southeast Asia Edition di gelaran Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2025.
Program ini menghadirkan sejumlah kreator ternama sebagai mentor dan pembicara, di antaranya:
-
Kimo Stamboel
-
Joko Anwar
-
Dee Lestari
-
Erik Matti (Filipina)
-
Carlo Ledesma (Filipina)
-
Kulp Kaljareuk (Thailand)
Creative Asia diadakan sebagai platform bagi para pembuat film emerging untuk berdiskusi, membangun jaringan, hingga mengembangkan cerita-cerita baru yang mampu bersaing di tingkat global.
Netflix menegaskan bahwa Asia Tenggara memiliki kekayaan narasi yang belum tereksplorasi sepenuhnya — mulai dari budaya, isu sosial, hingga genre yang sangat beragam. Kehadiran Creative Asia di JAFF membuktikan keseriusan Netflix dalam mendukung industri film lokal agar dapat menjangkau pasar internasional.
Untuk pembaca yang ingin mengikuti perkembangan dunia film Asia Tenggara, berikut beberapa judul yang relevan:
-
Empat Musim Pertiwi (2026) — film terbaru Kamila Andini dengan kolaborasi Miles Films, Imajinari, Trinity Optima, Jagartha, Navvaros, dan TEAMUP.
-
Karya-karya kreator yang hadir di Creative Asia seperti
-
Perempuan Tanah Jahanam, Gundala, Siksa Kubur – Joko Anwar
-
Ratu Ilmu Hitam (2020) – Kimo Stamboel
-
On the Job – Erik Matti
-
3 Dara, Imperfect – Ernest Prakasa (kolaborator JAFF Market)
-








































