• Latest
Shmbala

Review Shambala , Menguak Budaya Nepal

7 June, 2025
Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

22 October, 2026
Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

22 October, 2026
Main Belakang

Review Main Belakang: Berawal dari Lapangan Padel, Perselingkuhan Ini Malah Menyeret Dua Pasangan!

22 October, 2026
https://nutylaraswaty.com/review-beware-boiuna/

Review Beware BOIÚNA

21 October, 2026
Film Perayaan Pertama

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
bandit

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

15 October, 2026
Review Hasut

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

14 October, 2026
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Little Blue and Little Yellow

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

8 October, 2026
digger nuty laraswaty

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026

Jakarta World Cinema 2026 Bawa Pemenang Cannes, Venice dan Berlinale Sekaligus, Ada Fjord hingga Inherit

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Review Verity: Makin Dibaca, Makin Bingung Siapa yang Bohong

Review Verity 2026: Anne Hathaway dan Dakota Johnson Bikin Kita Bingung Siapa yang Sebenarnya Gila

8 October, 2026
Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

8 October, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Setelah Nonton Empat Musim Pertiwi: Ketika Rumah, Keluarga, dan Indonesia Terasa Begitu Dekat

5 October, 2026
Niken di Beautiful Pain

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

30 September, 2026
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Putri Jangan Gentayangan Lagi

Trailer Putri Jangan Gentayangan Lagi Bikin Merinding, Tayang 5 November 2026

23 September, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Drama
Shmbala

Review Shambala , Menguak Budaya Nepal

by Nuty Laraswaty
7 June, 2025
in Drama, Movie Review
245 13
0
Share on FacebookShare on Twitter

Adegan prasasti batu, berisi kata yang penuh arti. Sebuah tanda peringatan kehidupan

 

Shambala -2024

“Shambhala adalah film fitur berbahasa Nepali pertama yang masuk dalam kompetisi festival film besar dan film Asia Selatan pertama dalam tiga dekade yang berkompetisi dalam kompetisi utama di Berlinale.

Film ini juga dipilih sebagai perwakilan Nepal untuk kategori Film Fitur Internasional Terbaik di Academy Awards ke-97.

 

Review Shambala

Saat mengetahui bahwa film ini tayang di aplikasi Klik Film, maka sayapun segera menontonnya dan segera mengagumi gaya wide angle untuk pengambilan gambarnya.

Gaya pengambilan gambar yang mengikuti pergerakan obyek menjauh dan mendekat , sangatlah manis dan mendebarkan.

Tentunya ini bukanlah sesuatu hal yang luar biasa bagi sutradara Min Bahadur Bham yang telah menetaskan “The Black Hen” (2015).

*Film The Black Hen ini dipilih sebagai perwakilan Nepal untuk kategori Film Berbahasa Asing Terbaik di Academy Awards ke-89, meskipun tidak berhasil masuk nominasi

.Min Bahadur Bham

 

Selain itu, Min Bahadur Bham juga telah memenangkan berbagai penghargaan, termasuk National Film Award untuk kategori Penulis Terbaik, Norwegian Sorfond Award di Festival Film Cannes, dan Fedeora Award di Festival Film Venice

 

 

 

Bahasa yang dipergunakan adalah bahasa Nepal, dan ini adalah sebuah film yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Nepal itu sendiri, beserta budaya poliandri yang sebuah masyarakat anut.

Ini adalah kisah  Pema (Thinley Lhamo).

Ia mempersiapkan diri untuk menikah dengan tiga suami, sesuai dengan tradisi dan karma-nya, seperti yang dinyatakan oleh Rinpoche lokal (Loten Namling).

Kehidupan damai Pema dengan keluarga baru terganggu ketika pasangannya yang utama, “Tashi (Tenzing Dalha) tidak kembali dari perjalanan ke kota lain karena gosip tentang dugaan perselingkuhannya.

Bersama saudara laki-laki Tashi, Karma (Sonam Topden), Pema memulai perjalanan melalui Himalaya untuk menemukan orang yang dicintainya dan menjelaskan kesalahpahaman tersebut

Penontonpun dibawa dalam alur cerita dari sudut pandang Pema.

Namun jika ini masih belum menarik perhatian, cek terlebih dahlu trailer ini 

Rupanya masalah perselingkuhan dalam rumah tangga , yang berasal dari rumor, juga menjadikan hal serta topik yang menarik di Nepal.

Bagi Pema, tentunya amat penting untuk menjelaskan permasalahan ini, dikarenakan harga dirinya dan tuduhan bahwa ia melakukan tindakan tak terpuji, amatlah tidak tepat.

Dalam konteks ini, terlihat pula bagaimana lelaki tetaplah menaruh beban pembuktian pada perempuan. Pema haruslah melakukan serangkaian ritual kembali , untuk menunjukkan kepada khalayak ramai, penduduk , bahwa ia bukanlah seperti yang dituduhkan.

Proses ritual yang disajikan dalam film ini , sangat menarik.

Film ini menampilkan beberapa proses ritual yang terkait dengan budaya dan tradisi Tibet/Nepal, seperti:

1. Pernikahan Poligami: Film ini menampilkan ritual pernikahan Pema dengan tiga suami, yang merupakan praktik poligami dalam beberapa budaya di Himalaya.

2. Upacara Agama Buddha Tibet: Film ini mungkin menampilkan upacara keagamaan yang dipimpin oleh Rinpoche (seorang lama atau guru spiritual dalam agama Buddha Tibet), yang memberikan konteks spiritual dan budaya pada cerita.

3. Ritual dan Simbolisme Budaya: Film ini juga mungkin mencakup ritual dan simbolisme budaya lainnya yang khas dari masyarakat Himalaya, seperti penggunaan benda-benda suci, doa, dan praktik keagamaan lainnya.

Bagi saya pribadi, menyaksikan rangkaian ritual-ritual ini tidak hanya menambah keaslian budaya pada film tetapi juga membantu dalam membangun narasi dan karakter protagonis.

Beberapa adegan slow motion dengan latar warna cokelat, seoalh melambangkan pula kemurnian manusia yang berasal dari “tanah”

Banyak dialog-dialog yang mendalam dan juga pesan yang terasa universal, dalam hal bagaimana perempuan menjadi sentral dalam kehidupan masyarakat.

 

 

Tags: film festivalFilm Fitur Internasional Terbaik di Academy Awards ke-97Klik FilmMin Bahadur BhamNepalprosesiShambalaThinley Lhamo
Previous Post

Review yang Siap Goblok! Film GJLS: Ibuku Ibu-Ibu

Next Post

Tertawa Melihat Bawang Merah Bawang Putih di Peluncuran Logo Baru Indonesia Kaya

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami
Article

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

22 October, 2026
Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa
Drama

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

22 October, 2026
Main Belakang
Article

Review Main Belakang: Berawal dari Lapangan Padel, Perselingkuhan Ini Malah Menyeret Dua Pasangan!

22 October, 2026
https://nutylaraswaty.com/review-beware-boiuna/
Horror

Review Beware BOIÚNA

21 October, 2026
Film Perayaan Pertama
Movie Review

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png
Movie Review

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
Next Post
Indonesia Kaya

Tertawa Melihat Bawang Merah Bawang Putih di Peluncuran Logo Baru Indonesia Kaya

Review Adult Best Friends (2024)

Review Adult Best Friends (2024)

Sara-Woman-in-the-Shadows-

Sara : Woman in the Shadows, Upaya Menyingkap Misteri Kematian Sergio Minucci

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami
Article

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

by Nuty Laraswaty
22 October, 2026
0

Kerja sama Indonesia dan Prancis untuk mengembangkan Museum Borobudur membuka peluang baru bagi wisata budaya. Pengunjung diharapkan tidak hanya menikmati...

Read more

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

Review Main Belakang: Berawal dari Lapangan Padel, Perselingkuhan Ini Malah Menyeret Dua Pasangan!

Review Beware BOIÚNA

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In