• Latest

Industri film dan solusinya dalam menghadapi PSBB (2)

18 April, 2020
https://nutylaraswaty.com/review-beware-boiuna/

Review Beware BOIÚNA

21 October, 2026
Film Perayaan Pertama

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
bandit

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

15 October, 2026
Review Hasut

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

14 October, 2026
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Little Blue and Little Yellow

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

8 October, 2026
digger nuty laraswaty

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026

Jakarta World Cinema 2026 Bawa Pemenang Cannes, Venice dan Berlinale Sekaligus, Ada Fjord hingga Inherit

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Review Verity: Makin Dibaca, Makin Bingung Siapa yang Bohong

Review Verity 2026: Anne Hathaway dan Dakota Johnson Bikin Kita Bingung Siapa yang Sebenarnya Gila

8 October, 2026
Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

8 October, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Setelah Nonton Empat Musim Pertiwi: Ketika Rumah, Keluarga, dan Indonesia Terasa Begitu Dekat

5 October, 2026
Niken di Beautiful Pain

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

30 September, 2026
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Putri Jangan Gentayangan Lagi

Trailer Putri Jangan Gentayangan Lagi Bikin Merinding, Tayang 5 November 2026

23 September, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

23 September, 2026
Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

23 September, 2026
Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

21 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Uncategorized

Industri film dan solusinya dalam menghadapi PSBB (2)

by Nuty Laraswaty
18 April, 2020
in Uncategorized
236 17
2
Share on FacebookShare on Twitter

Kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) sudah berlangsung untuk menurunkan kasus penambahan kasus Covid-19, komponen industri kreatif khususnya industri film pun sudah melakukan antisipasi . Dalam pembahasan yang lalu, pihak penyelenggara bioskop telah dengan aktif pula mengikuti kebijakan tersebut, namun tak bisa disangkal para pengunjung bioskop tetap merasa kangen dengan suasana yang biasa dilakukan saat menonton tatap muka.

Namun kebijakan tetap kebijakan , dan netizen juga harus mengikuti. Tentunya menarik juga jika , melihat dari sisi netizen , strategi mereka dalam menjalani PSBB ini. Baca : Industri Kreatif Dalam Menghadapi PSBB Untuk Atasi Covid-19 (1)

Berikut korespondensi lanjutan cinemags terkait industri film dan solusinya dalam menghadapi PSBB

2.Film Fund

 

Ideosource , adalah venture capital menyediakan pembiayaan ekuitas bagi perusahaan antara lain perusahaan yang bergerak dalam industri film . Andi S Boediman, Partner Ideosource, saat dihubungi menyampaikan bahwa “Tantangan terbesar dari industri film saat ini adalah penutupan bioskop dan penghentian produksi film. Ini dampaknya adalah tidak ada perputaran uang di industri film dan pekerja film tidak mendapatkan income sama sekali. Ada empat film project yang terhenti prosesnya dalam berbagai kondisi, ada yang masih produksi, ada yang sudah diproduksi dan belum bisa tayang dan ada yang masih dalam tahap praproduksi.”

Andi Boediman

Dengan adanya kebijakan PSBB , dampak yang diterima pada industri kreatif pada umumnya menjadi sangat besar, serta mau tidak mau akan membuat perubahan dalam model bisnis dan juga cara pendistribusiannya .  Lebih jauh disampaikan bahwa industri film akan terdampak setidaknya selama jangka waktu satu sampai dengan dua  tahun kedepan , sehingga OTT memang menjadi alternatif utama bagi produksi konten di mana fokusnya adalah series production.

Selama kebijakan dalam mengatasi  Covid-19 ini pula konsumsi televisi dan OTT (over the top) seperti Netflix, GoPlay semuanya naik, sehingga konten yang sudah diproduksi bisa ditayangkan ke media OTT ini. Tentunya perbedaan platform OTT dengan konvensional dilihat dari sudut pandang marketing, biasanya  menjadi tanggung jawab produser dan film studio, sedangkan untuk OTT menjadi tanggung jawab OTT player. Namun sebenarnya jika dilihat dari sudut pandang produser  sisi kontrolnya menjadi berkurang powernya, tetapi dari sisi usaha menjadi lebih ringan.

 

Nah tentunya terkait dengan perubahan model bisnis ini, menarik juga melihat dari segi penontonnya dan netizen pada umumnya . Penonton yang dapat diukur saat ini, dapat diambil antara lain  melalui sudut pandang komunitas film

 

 

 

3.Komunitas Film

Bagi komunitas KOMiK , kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan secara offline, segera dirubah semuanya menjadi online dengan cara mengaktifkan semua media sosial milik komunitas. Kuis-kuis yang telah diadakan, sebagai pengganti kegiatan offline, seperti kemarin saat memperingati hari film nasional selama jangka waktu lima hari, ternyata telah mendapat banyak respon positif.

Hal inilah yang menyebabkan di bulan April ini, akan dibuat program kuis perfilman yang dikaitkan dengan hari Kartini, hari Bumi dan jelang Ramadhan. Para anggota komunitas juga tetap didorong untuk melakukan review-review film yang bisa mereka lihat , melalui streaming ( OTT ).  Tak hanya itu ,KOMiK  tak tanggung-tanggung saat ini sedang mempersiapkan kegiatan penyusunan buku sejarah film horor Indonesia , setelah sebelumnya sukses menerbitkan buku dengan judul Sinema Indonesia Apa Kabar?

PSBB KOMiK

 

KO-Magz edisi April akan mengangkat lipsus tentang situasi perfilman selama masa pandemi. Juga ada liputan khas seputar hari Kartini, hari Bumi, dan jelang Ramadhan. Nah yang punya tulisan dengan tema-tema tersebut segera unggah di Kompasiana ya.

— @Komik_Ksiana (@komik_ksiana) April 2, 2020

 

 

Kegiatan demi kegiatan yang aktif  dilakukan komunitas KOMiK ini mendapatkan juga perhatian dari  platform aplikasi lifestyle RecoMe , yang memasukkan komunitas ini ke dalam  berita informasi dalam platform. Tak ayal lagi  selama masa PSBB  , mau tak mau platform ini juga mengalami kendala seperti tidak bisa mengadakan event-event secara offline seperti biasanya dan juga penggunaan terhadap aplikasinya menjadi menurun, dikarenakan banyaknya film yang diundur juga , sehingga tentunya menghambat keaktifan para penggunanya untuk menambah ulasan film baru di dalam aplikasi.

Strategi jitu yang dilakukan  adalah dengan tetap peduli dan memperhatikan kebutuhan pemakai selama masa pandemi Covid-19. Juga turut berupaya membantu pengurangan kegiatan di luar rumah dengan mengadakan acara-acara secara online baik melalui aplikasi ataupun media sosial sehingga pengguna RecoMe bisa terus menikmati manfaat yang RecoMe berikan.

Adapun menghadapi puasa dan lebaran, RecoMe sudah menyiapkan program-program khusus yang dapat dinikmati oleh pengguna secara langsung dari aplikasi dan media sosial. Program ini akan berupa program rewards kepada pemakai-pemakai  yang masih setia menggunakan aplikasi walaupun dalam masa-masa yang sulit. Aplikasi RecoMe akan terus bisa menjadi teman penghilang bosan dan pemberi manfaat dalam situasi rumit sekali pun. dan semua program ini dapat dilihat melalui instagram @recomeapp.

 

 

 

 

 

gila Film PSBB  gila Film PSBB gila Film PSBB

Adapun komunitas Gila Film, yang merupakan salah satu komunitas yang aktif dalam melakukan kegiatan-kegiatan offline dan offline  dalam industri film saat dihubungi menyampaikan bahwa kebijakan PSBB ini tidak begitu mempengaruhi tingkat keaktifan komunitas , karena masih tetap melakukan komunikasi melalui grup chat telegram atau WhatsApp. Bahkan kegiatan online yang biasa dilakukan seperti diskusi ringan, kegiatan games kecil-kecilan tetap dilakukan . Para anggota juga berkesempatan untuk memberikan ide-ide terkait kegiatan tersebut, beberapa anggota juga memperkenalkan aneka platform aplikasi seperti discord , untuk nonton bareng secara online dan mengobrol melalui voice chat

Lebih lanjut Muhammad Zuliandra Guci, yang lebih dikenal sebagai Zul, juga menyampaikan bahwa saat ini Gila Film sedang aktif dalam pembuatan film. Anggota komunitas yang terlibat,  bersama-sama saling belajar dan memproduksi film yang krunya dari anggota dan teman-teman Gila Film sendiri.  Melalui platform online inilah waktu yang tersedia, digunakan dengan mempersiapkan lebih matang lagi penulisan skenario, brainstorming ide cerita, pemilihan wardrobe , talent dan sebagainya.

Zul Gila Film

Jadi saat situasi sudah kondunsif, akan banyak sekali hal-hal yang dieksekusi bersama-sama, yaitu produksi film pendek dan web series. Adapun untuk berkomunikasi dalam persiapan ini,  secara spontanitas dan juga bisa terjadwal melalui aplikasi zoom.

Beberapa waktu lalu, Gila Film memang telah menuntaskan salah satu produksi film pendeknya yang berjudul Bilal , dan berhasil masuk seleksi semifinal di Les Mains Gauches Film Festival di Marseille, Franc3.

https://twitter.com/GilaFilmID/status/1249931102346592256?s=20

 

 

Aisyah Syihab PSBB

 

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu anggota komunitas Gila Film , Aisyah Syihab. Komunikasi online yang dilakukan sesama anggota  meliputi games tebak emoji dan BINGO. Tebak emoji biasanya mengenai film, pengetahuan umum, sampai ke member komunitas. Sedangkan BINGO yang dibuat, biasanya berdasarkan atas pengalaman anggota saat menjadi penonton bioskop dan juga pengalaman selama menjadi anggota komunitas. BINGO ini kemudian di-share pula ke instagram @gilafilm , agar lebih banyak juga yang dapat memainkannya.

 

Ditambahkan lagi bahwa sejauh ini komunitas telah dua kali melakukan kegiatan tersebut, dengan diikuti belasan anggota, sehingga dapat saling menghibur di tengah kepenatan dan kepanikan mengahadapi Pandemi Covid-19.

Harapan bersama saat ini dari komunitas adalah setelah kebijakan PSBB dan  pandemi ini berakhir  dapat menonton bareng lagi di bioskop, film Wonder Woman 1984.

 

 

 

 

Hal menarik juga dilakukan oleh beberapa netizen yang menyukai film dengan membuat video  permainan dengan tema  #fightfromhome #quarantinefightchallenge 

https://www.facebook.com/chairandy.fajri/posts/10217615244320019

 

 

Berlanjut pada  Riza Pahlevi yang juga aktif dalam beberapa komunitas film, karena kegemarannya mereview  dan membuat film,  menyampaikan juga beberapa waktu lalu melalui aplikasi instagram live , hingga grup chat akan produksi film pendek terbarunya yang berjudul ASTAGHFIRULLAH.

 

PSBB Riza Pahlevi

 

Dalam korespondensi selanjutnya, Riza Pahlevi juga menyampaikan ” dengan adanya kebijakan PSBB ini , pengaruh, yang paling terdampak adalah nggak bisa shooting. Untuk pra produksi dan pasca masih bisa dilakukan tapi dengan keterbatasan, karena nggak bisa survey ke lapangan, meeting langsung, dll. Secara umum ke hold semua kegiatan. Kalau untuk film pendek, karena mediumnya online, jadi ya masih lancar2 aja.”

Bagi yang penasaran , dapat melihat film pendek ASTAGHFIRULLAH dibawah ini:

Film pendek ASTAGHFIRULLAH , merupakan salah satu komitmen dan keseriusan Riza Pahlevi, dalam membuat film bertemakan horor seperti film Makmum (2019) dan terbaru Ghibah  yang menunggu masa tayangnya setelah pandemi Covid-19 ini berakhir.(cinemags/NutyLaraswaty)

 

( bersambung (lagi) )

 

 

Tags: ASTAGHFIRULLAHberita bersambungCOVID-19dirumahajadiscordGhibahGila FilmIdeosourceindustri filmJitsi MeetKomikLes Mains Gauches Film FestivalMakmumPSBBRecoMeRiza PahleviZoom
Previous Post

Visinema Pictures sedang mempersiapkan kelanjutan film Keluarga Cemara

Next Post

No Hard Feelings , single terbaru dari Izellah Connelly

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Studi Perbandingan Cinemags Awards dengan Festival Film Tempo (FFT)
Article

Studi Perbandingan Cinemags Awards dengan Festival Film Tempo (FFT)

11 September, 2026
Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!
Article

Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!

9 July, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?
Article

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Kemenangan Sinners di Oscar 2026
Article

Kemenangan Sinners di Oscar 2026

26 March, 2026
Medan Film Festival (MFF)
Article

Menyimak Medan Film Festival (MFF) Vol. 3 2025

22 November, 2025
Seven Samurai Tayang di Japanese Film Festival 2025: Klasik yang Tetap Mengguncang Generasi Baru
Movie Review

Seven Samurai Tayang di Japanese Film Festival 2025: Klasik yang Tetap Mengguncang Generasi Baru

22 November, 2025
Next Post

No Hard Feelings , single terbaru dari Izellah Connelly

Fourtwnty Merilis Karya Terbaru ‘Nematomorpha’ untuk Merayakan Satu Dekade

Vidio Hadirkan Deretan Film Inspirasi Perempuan Hebat untuk Merayakan Hari Kartini

Comments 2

  1. Trusted Maids says:
    1 year ago

    Professional Manhattan team, perfect for our Upper East Side apartment. Our go-to for all properties. Top shelf service.

  2. Dry Cleaning says:
    1 year ago

    Dry Cleaning in New York city by Sparkly Maid NYC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://nutylaraswaty.com/review-beware-boiuna/
Movie Review

Review Beware BOIÚNA

by Nuty Laraswaty
21 October, 2026
0

 Ular Raksasa yang Menakutkan, Tapi Ceritanya Kurang Menggigit Pendapat saya: Visualnya menarik, tetapi membangun ketegangan horor ternyata tidak cukup hanya...

Read more

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In