• Latest

Industri film dan solusinya dalam menghadapi PSBB (2)

18 April, 2020
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Putri Jangan Gentayangan Lagi

Trailer Putri Jangan Gentayangan Lagi Bikin Merinding, Tayang 5 November 2026

23 September, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

23 September, 2026
Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

23 September, 2026
Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

21 September, 2026
Aplikasi Iblis

Berani Download Aplikasi Ini? Junior Roberts Chat dengan Arwah di Film Horor Baru Dimas Anggara, Aplikasi Iblis

19 September, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Empat Musim Pertiwi Punya Strategi yang Cerdas, Jadi Wakil Indonesia di Oscars 2027

19 September, 2026
Pasukan 1000 Janda Laksamana Malahayati Makin Populer: Ada Pasukan 1000 Janda

Kenapa Ada Dua Proyek Film Laksamana Malahayati di 2026?

19 September, 2026
iQIYI Bawa Series ‘Dalam Suka dan Dusta

Bocoran Seru dari “Rumah Tangga” Acha Septriasa dan Darius Sinathrya: iQIYI Bawa Series ‘Dalam Suka dan Dusta

19 September, 2026
Bisikan Desa Gringsing

Sudah Nonton Saat Screening, Ini Reaksi Penonton untuk Bisikan Desa Gringsing: Bikin Merinding atau Malah Bikin Penasaran?

19 September, 2026
Film 'Beautiful Pain' Rilis Official Poster dan Trailer,

Trailer Beautiful Pain Bukan Cuma Bikin Emosi, Tapi Ngajak Penonton Ikut Merasakan Lukanya

19 September, 2026
3 Alasan Ibuku My Mother Jadi Film Indonesia yang Wajib Kamu Pantau di Busan 2026

3 Alasan Ibuku (My Mother) Jadi Film Indonesia yang Wajib Kamu Pantau di Busan 2026

15 September, 2026
Khadam Bukan Lagi Penjaga, Tapi Malah Mau Merebut Hidupmu!

Khadam Bukan Lagi Penjaga, Tapi Malah Mau Merebut Hidupmu!

15 September, 2026
Desember Jani

Update Palari Desember Jani Film Buat Nangis ?

15 September, 2026
Your Mother Your Mother Your Mother

Soal Your Mother Your Mother Your Mother

14 September, 2026
Venice Critics’ Week 2026 Umumkan Pemenang, Prima della Guerra Sabet Film Terbaik

Venice Critics’ Week 2026 Umumkan Pemenang,Highlight Prima della Guerra Sabet Film Terbaik

14 September, 2026
5 Misteri Lingsir Wengi Motel Malioboro yang Terungkap dari Trailer

5 Misteri Lingsir Wengi Motel Malioboro yang Terungkap dari Trailer

14 September, 2026
Penasaran dengan Karakter Indah Permatasari dan Achmad Megantara di Film Ibadah & Cinta

Penasaran dengan Karakter Indah Permatasari dan Achmad Megantara di Film Ibadah & Cinta

14 September, 2026
Bolong

Soal Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi

14 September, 2026
Fall 2: Deadpoint bukan film yang sebaiknya ditonton sambil terlalu banyak bertanya, "Kok bisa?"

Review Fall 2: Deadpoint, Bikin Perut Tegang dan Stres dari Awal Sampai Akhir

14 September, 2026
Suanggi

Suanggi: Ilmu Kutukan, Horor Indonesia Timur yang Bawa Mitos Papua ke Bioskop

14 September, 2026
Obsession Inde Navarrette

Review Film Obsession

14 September, 2026
Review Film Runner : Kolaborasi Apik Alan Ritchson dan Owen Wilson

Review Film Runner : Kolaborasi Apik Alan Ritchson dan Owen Wilson

14 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Uncategorized

Industri film dan solusinya dalam menghadapi PSBB (2)

by Nuty Laraswaty
18 April, 2020
in Uncategorized
235 18
2
Share on FacebookShare on Twitter

Kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) sudah berlangsung untuk menurunkan kasus penambahan kasus Covid-19, komponen industri kreatif khususnya industri film pun sudah melakukan antisipasi . Dalam pembahasan yang lalu, pihak penyelenggara bioskop telah dengan aktif pula mengikuti kebijakan tersebut, namun tak bisa disangkal para pengunjung bioskop tetap merasa kangen dengan suasana yang biasa dilakukan saat menonton tatap muka.

Namun kebijakan tetap kebijakan , dan netizen juga harus mengikuti. Tentunya menarik juga jika , melihat dari sisi netizen , strategi mereka dalam menjalani PSBB ini. Baca : Industri Kreatif Dalam Menghadapi PSBB Untuk Atasi Covid-19 (1)

Berikut korespondensi lanjutan cinemags terkait industri film dan solusinya dalam menghadapi PSBB

2.Film Fund

 

Ideosource , adalah venture capital menyediakan pembiayaan ekuitas bagi perusahaan antara lain perusahaan yang bergerak dalam industri film . Andi S Boediman, Partner Ideosource, saat dihubungi menyampaikan bahwa “Tantangan terbesar dari industri film saat ini adalah penutupan bioskop dan penghentian produksi film. Ini dampaknya adalah tidak ada perputaran uang di industri film dan pekerja film tidak mendapatkan income sama sekali. Ada empat film project yang terhenti prosesnya dalam berbagai kondisi, ada yang masih produksi, ada yang sudah diproduksi dan belum bisa tayang dan ada yang masih dalam tahap praproduksi.”

Andi Boediman

Dengan adanya kebijakan PSBB , dampak yang diterima pada industri kreatif pada umumnya menjadi sangat besar, serta mau tidak mau akan membuat perubahan dalam model bisnis dan juga cara pendistribusiannya .  Lebih jauh disampaikan bahwa industri film akan terdampak setidaknya selama jangka waktu satu sampai dengan dua  tahun kedepan , sehingga OTT memang menjadi alternatif utama bagi produksi konten di mana fokusnya adalah series production.

Selama kebijakan dalam mengatasi  Covid-19 ini pula konsumsi televisi dan OTT (over the top) seperti Netflix, GoPlay semuanya naik, sehingga konten yang sudah diproduksi bisa ditayangkan ke media OTT ini. Tentunya perbedaan platform OTT dengan konvensional dilihat dari sudut pandang marketing, biasanya  menjadi tanggung jawab produser dan film studio, sedangkan untuk OTT menjadi tanggung jawab OTT player. Namun sebenarnya jika dilihat dari sudut pandang produser  sisi kontrolnya menjadi berkurang powernya, tetapi dari sisi usaha menjadi lebih ringan.

 

Nah tentunya terkait dengan perubahan model bisnis ini, menarik juga melihat dari segi penontonnya dan netizen pada umumnya . Penonton yang dapat diukur saat ini, dapat diambil antara lain  melalui sudut pandang komunitas film

 

 

 

3.Komunitas Film

Bagi komunitas KOMiK , kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan secara offline, segera dirubah semuanya menjadi online dengan cara mengaktifkan semua media sosial milik komunitas. Kuis-kuis yang telah diadakan, sebagai pengganti kegiatan offline, seperti kemarin saat memperingati hari film nasional selama jangka waktu lima hari, ternyata telah mendapat banyak respon positif.

Hal inilah yang menyebabkan di bulan April ini, akan dibuat program kuis perfilman yang dikaitkan dengan hari Kartini, hari Bumi dan jelang Ramadhan. Para anggota komunitas juga tetap didorong untuk melakukan review-review film yang bisa mereka lihat , melalui streaming ( OTT ).  Tak hanya itu ,KOMiK  tak tanggung-tanggung saat ini sedang mempersiapkan kegiatan penyusunan buku sejarah film horor Indonesia , setelah sebelumnya sukses menerbitkan buku dengan judul Sinema Indonesia Apa Kabar?

PSBB KOMiK

 

KO-Magz edisi April akan mengangkat lipsus tentang situasi perfilman selama masa pandemi. Juga ada liputan khas seputar hari Kartini, hari Bumi, dan jelang Ramadhan. Nah yang punya tulisan dengan tema-tema tersebut segera unggah di Kompasiana ya.

— @Komik_Ksiana (@komik_ksiana) April 2, 2020

 

 

Kegiatan demi kegiatan yang aktif  dilakukan komunitas KOMiK ini mendapatkan juga perhatian dari  platform aplikasi lifestyle RecoMe , yang memasukkan komunitas ini ke dalam  berita informasi dalam platform. Tak ayal lagi  selama masa PSBB  , mau tak mau platform ini juga mengalami kendala seperti tidak bisa mengadakan event-event secara offline seperti biasanya dan juga penggunaan terhadap aplikasinya menjadi menurun, dikarenakan banyaknya film yang diundur juga , sehingga tentunya menghambat keaktifan para penggunanya untuk menambah ulasan film baru di dalam aplikasi.

Strategi jitu yang dilakukan  adalah dengan tetap peduli dan memperhatikan kebutuhan pemakai selama masa pandemi Covid-19. Juga turut berupaya membantu pengurangan kegiatan di luar rumah dengan mengadakan acara-acara secara online baik melalui aplikasi ataupun media sosial sehingga pengguna RecoMe bisa terus menikmati manfaat yang RecoMe berikan.

Adapun menghadapi puasa dan lebaran, RecoMe sudah menyiapkan program-program khusus yang dapat dinikmati oleh pengguna secara langsung dari aplikasi dan media sosial. Program ini akan berupa program rewards kepada pemakai-pemakai  yang masih setia menggunakan aplikasi walaupun dalam masa-masa yang sulit. Aplikasi RecoMe akan terus bisa menjadi teman penghilang bosan dan pemberi manfaat dalam situasi rumit sekali pun. dan semua program ini dapat dilihat melalui instagram @recomeapp.

 

 

 

 

 

gila Film PSBB  gila Film PSBB gila Film PSBB

Adapun komunitas Gila Film, yang merupakan salah satu komunitas yang aktif dalam melakukan kegiatan-kegiatan offline dan offline  dalam industri film saat dihubungi menyampaikan bahwa kebijakan PSBB ini tidak begitu mempengaruhi tingkat keaktifan komunitas , karena masih tetap melakukan komunikasi melalui grup chat telegram atau WhatsApp. Bahkan kegiatan online yang biasa dilakukan seperti diskusi ringan, kegiatan games kecil-kecilan tetap dilakukan . Para anggota juga berkesempatan untuk memberikan ide-ide terkait kegiatan tersebut, beberapa anggota juga memperkenalkan aneka platform aplikasi seperti discord , untuk nonton bareng secara online dan mengobrol melalui voice chat

Lebih lanjut Muhammad Zuliandra Guci, yang lebih dikenal sebagai Zul, juga menyampaikan bahwa saat ini Gila Film sedang aktif dalam pembuatan film. Anggota komunitas yang terlibat,  bersama-sama saling belajar dan memproduksi film yang krunya dari anggota dan teman-teman Gila Film sendiri.  Melalui platform online inilah waktu yang tersedia, digunakan dengan mempersiapkan lebih matang lagi penulisan skenario, brainstorming ide cerita, pemilihan wardrobe , talent dan sebagainya.

Zul Gila Film

Jadi saat situasi sudah kondunsif, akan banyak sekali hal-hal yang dieksekusi bersama-sama, yaitu produksi film pendek dan web series. Adapun untuk berkomunikasi dalam persiapan ini,  secara spontanitas dan juga bisa terjadwal melalui aplikasi zoom.

Beberapa waktu lalu, Gila Film memang telah menuntaskan salah satu produksi film pendeknya yang berjudul Bilal , dan berhasil masuk seleksi semifinal di Les Mains Gauches Film Festival di Marseille, Franc3.

https://twitter.com/GilaFilmID/status/1249931102346592256?s=20

 

 

Aisyah Syihab PSBB

 

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu anggota komunitas Gila Film , Aisyah Syihab. Komunikasi online yang dilakukan sesama anggota  meliputi games tebak emoji dan BINGO. Tebak emoji biasanya mengenai film, pengetahuan umum, sampai ke member komunitas. Sedangkan BINGO yang dibuat, biasanya berdasarkan atas pengalaman anggota saat menjadi penonton bioskop dan juga pengalaman selama menjadi anggota komunitas. BINGO ini kemudian di-share pula ke instagram @gilafilm , agar lebih banyak juga yang dapat memainkannya.

 

Ditambahkan lagi bahwa sejauh ini komunitas telah dua kali melakukan kegiatan tersebut, dengan diikuti belasan anggota, sehingga dapat saling menghibur di tengah kepenatan dan kepanikan mengahadapi Pandemi Covid-19.

Harapan bersama saat ini dari komunitas adalah setelah kebijakan PSBB dan  pandemi ini berakhir  dapat menonton bareng lagi di bioskop, film Wonder Woman 1984.

 

 

 

 

Hal menarik juga dilakukan oleh beberapa netizen yang menyukai film dengan membuat video  permainan dengan tema  #fightfromhome #quarantinefightchallenge 

https://www.facebook.com/chairandy.fajri/posts/10217615244320019

 

 

Berlanjut pada  Riza Pahlevi yang juga aktif dalam beberapa komunitas film, karena kegemarannya mereview  dan membuat film,  menyampaikan juga beberapa waktu lalu melalui aplikasi instagram live , hingga grup chat akan produksi film pendek terbarunya yang berjudul ASTAGHFIRULLAH.

 

PSBB Riza Pahlevi

 

Dalam korespondensi selanjutnya, Riza Pahlevi juga menyampaikan ” dengan adanya kebijakan PSBB ini , pengaruh, yang paling terdampak adalah nggak bisa shooting. Untuk pra produksi dan pasca masih bisa dilakukan tapi dengan keterbatasan, karena nggak bisa survey ke lapangan, meeting langsung, dll. Secara umum ke hold semua kegiatan. Kalau untuk film pendek, karena mediumnya online, jadi ya masih lancar2 aja.”

Bagi yang penasaran , dapat melihat film pendek ASTAGHFIRULLAH dibawah ini:

Film pendek ASTAGHFIRULLAH , merupakan salah satu komitmen dan keseriusan Riza Pahlevi, dalam membuat film bertemakan horor seperti film Makmum (2019) dan terbaru Ghibah  yang menunggu masa tayangnya setelah pandemi Covid-19 ini berakhir.(cinemags/NutyLaraswaty)

 

( bersambung (lagi) )

 

 

Tags: ASTAGHFIRULLAHberita bersambungCOVID-19dirumahajadiscordGhibahGila FilmIdeosourceindustri filmJitsi MeetKomikLes Mains Gauches Film FestivalMakmumPSBBRecoMeRiza PahleviZoom
Previous Post

Visinema Pictures sedang mempersiapkan kelanjutan film Keluarga Cemara

Next Post

No Hard Feelings , single terbaru dari Izellah Connelly

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Studi Perbandingan Cinemags Awards dengan Festival Film Tempo (FFT)
Article

Studi Perbandingan Cinemags Awards dengan Festival Film Tempo (FFT)

11 September, 2026
Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!
Article

Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!

9 July, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?
Article

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Kemenangan Sinners di Oscar 2026
Article

Kemenangan Sinners di Oscar 2026

26 March, 2026
Medan Film Festival (MFF)
Article

Menyimak Medan Film Festival (MFF) Vol. 3 2025

22 November, 2025
Seven Samurai Tayang di Japanese Film Festival 2025: Klasik yang Tetap Mengguncang Generasi Baru
Movie Review

Seven Samurai Tayang di Japanese Film Festival 2025: Klasik yang Tetap Mengguncang Generasi Baru

22 November, 2025
Next Post

No Hard Feelings , single terbaru dari Izellah Connelly

Fourtwnty Merilis Karya Terbaru ‘Nematomorpha’ untuk Merayakan Satu Dekade

Vidio Hadirkan Deretan Film Inspirasi Perempuan Hebat untuk Merayakan Hari Kartini

Comments 2

  1. Trusted Maids says:
    1 year ago

    Professional Manhattan team, perfect for our Upper East Side apartment. Our go-to for all properties. Top shelf service.

  2. Dry Cleaning says:
    1 year ago

    Dry Cleaning in New York city by Sparkly Maid NYC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kuasa gelap 2
Article

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

by Nuty Laraswaty
29 September, 2026
0

Kuasa Gelap Perjanjian Darah Skala Produksinya Makin Besar dan Terasa Setara Film Horor Luar Negeri Kalau selama ini film horor...

Read more

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In