• Latest

Bad Genius The Series: Ketika Contek Menyontek Menjadi Bahan Cerita Yang Menegangkan

12 August, 2020
Kafir Gerbang Sukma

Review Kafir Gerbang Sukma

24 January, 2026
Musikal Perahu Kertas dan Perjumpaan Ulang Kugy, Keenan di Panggung Teater

Musikal Perahu Kertas dan Perjumpaan Ulang Kugy, Keenan di Panggung Teater

24 January, 2026
Senin Harga Naik

Starvision Rilis Trailer dan Poster Senin Harga Naik, Tayang Lebaran 2026

21 January, 2026
Para Perasuk

Maudy Ayunda Rilis Lagu “Aku yang Engkau Cari”, OST Film Para Perasuk

21 January, 2026
Live Action 5 centimeters

Film 5 Centimeters Per Second Live Action Tayang di Bioskop Indonesia Mulai 30 Januari 2026

21 January, 2026
Tuhan Benarkah Kau Mendengarku

Review Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? (TBKM)

21 January, 2026
5 Benang Merah Konflik Keluarga di WeTV Original Melindungimu Selamanya dan Crash Landing On You

5 Benang Merah Konflik Keluarga di WeTV Original Melindungimu Selamanya dan Crash Landing On You

21 January, 2026
Esok Tanpa Ibu

Review Film Esok Tanpa Ibu

21 January, 2026
Penerbangan Terakhir

Review Penerbangan Terakhir

13 January, 2026
Film Animasi Legendaris 5 Centimeters Per Second

Film Animasi Legendaris 5 Centimeters Per Second

13 January, 2026
Review Film Musuh dalam Selimut

Review Film Musuh dalam Selimut

13 January, 2026
Aplikasi VIU

Viu Resmi Luncurkan Viu Shorts, Tayangan Drama Vertikal Pendek untuk Penonton Mobile

13 January, 2026
Ulasan Suka Duka Tawa

Ulasan Suka Duka Tawa

8 January, 2026
Review We Bury the Dead dibintangi Daisy Ridley

Review We Bury the Dead dibintangi Daisy Ridley

8 January, 2026
Greenland: Migration (Greenland 2), Ketika Bertahan Hidup Tak Lagi Soal Selamat, Tapi Menjadi Manusia

Greenland: Migration (Greenland 2), Ketika Bertahan Hidup Tak Lagi Soal Selamat, Tapi Menjadi Manusia

7 January, 2026
Anaconda 2025 review

Review Anaconda (2025): Film “Horor Komedi” Ular Raksasa yang Konyol tapi Menghibur

6 January, 2026
The Hand That Rocks the Cradle

Kritik Feminis The Hand That Rocks the Cradle (2025)

5 January, 2026
Review Film The Housemaid (2025)

Review Film The Housemaid (2025)

1 January, 2026
Humor Slapstick Pada Modual Nekad , Jaminan Kamu Tertawa Ngakak

Humor Slapstick Pada Modual Nekad , Jaminan Kamu Tertawa Ngakak

23 December, 2025
Dowajuseyo : Teror Urban Lintas Negara: Indonesia dan Korea Bertemu di Titik Ketakutan yang Sama

Dowajuseyo : Teror Urban Lintas Negara Indonesia dan Korea Bertemu di Titik Ketakutan yang Sama

18 December, 2025
VMS Studio Terbang Tinggi di 2026, Hadirkan Deretan Film Inovatif dari Penerbangan Terakhir hingga Laut Bercerita

VMS Studio Terbang Tinggi di 2026, Hadirkan Deretan Film Inovatif dari Penerbangan Terakhir hingga Laut Bercerita

16 December, 2025
Alur Dokumenter Arfan Sabran dalam Film Jodoh 3 Bujang

Alur Dokumenter Arfan Sabran dalam Film Jodoh 3 Bujang

16 December, 2025
Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air

Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air

16 December, 2025
The Carpenter's Son' Review

Apakah The Carpenter’s Son adalah Film Horor ?

13 December, 2025
Resmi! Paket Bundling HBO Max & Viu Kini Tersedia di Indonesia dengan Harga Lebih Hemat

Resmi! Paket Bundling HBO Max & Viu Kini Tersedia di Indonesia dengan Harga Lebih Hemat

9 December, 2025
Timur: Aksi Intens, Visual Brutal, dan Estetika Sinema

Film Timur: Aksi Intens, Visual Brutal,

8 December, 2025
merupakan bagian dari inisiatif Vidio dalam memperkenalkan pendekatan brand baru bertajuk "Lebih Dari Hiburan".

Inilah Tiga Pemenang Kompetisi Film Vidio 2025

3 December, 2025
Creative Asia di JAFF 2025

Creative Asia di JAFF 2025

3 December, 2025
REEL LIFE Film Camp 2025

REEL LIFE Film Camp 2025: Sukses Besar, Membuka Jalan Baru bagi Talenta Film & Fotografi Lokal

3 December, 2025
ACFFEST 2025

ACFFEST 2025 & Pariwara Antikorupsi: Film, Kreativitas, dan Integritas Jadi Senjata

2 December, 2025
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review

Bad Genius The Series: Ketika Contek Menyontek Menjadi Bahan Cerita Yang Menegangkan

by Nuty Laraswaty
12 August, 2020
in Movie Review
242 11
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bad Genius The Series siap menemani keseruan senin dan selasa kamu yang sedang #dirumahsaja

 

Film-film Thailand terutama produksi GDH-559 selalu mempunyai kualitas cerita yang sangat memuaskan. Salah satu film GDH terbaik yang pernah kutonton adalah film BAD GENIUS (2017) yang dirilis pada tahun 2017 lalu.

Bad Genius The Series

Baca juga : Film Bad Genius 2017

I’m so fallin’ in love with Bad Genius. Aksi contek-menyontek siswa sekolahan bisa dieksekusi menjadi sebuah tontonan aksi heist yang menegangkan dan bikin gregetan. Selain itu, GDH juga selalu memberikan drama yang sangat menyentuh baik tentang hubungan asmara, pertemanan maupun keluarga. Setelah tiga tahun berlalu, GDH secara resmi mengumumkan bahwa BAD GENIUS (2017) akan hadir dalam bentuk serial dan mulai tayang pada awal Agustus ini. Banyak para penggemar film ini merasa BAD GENIUS THE SERIES (2020) tak perlu untuk ada mengingat filmnya sendiri sudah memberikan hasil yang sangat memuaskan. Para penggemar (termasuk aku) juga semakin khawatir disaat seluruh pemeran versi film tidak terlibat dalam serial ini, alias dirombak total. Kami tak ingin film sebagus itu tercoreng gara-gara hadirnya serial ini.

Dua episode perdana BAD GENIUS THE SERIES (2020) akhirnya dirilis pada tanggal 3-4 Agustus 2020 eksklusif di @wetvindonesia dan @iflix.id. Secara mengejutkan, eksekusi dua episode awal ini melampaui ekspektasi. Tim produksi serial ini rupanya mampu mengolah cerita dengan sangat baik. Eksplorasi beberapa karakter bahkan jauh lebih powerful dibandingkan versi filmnya. Selain itu, #BadGeniusTheSeries juga masih berhasil menyajikan aksi super menegangkan contek menyontek yang dilakukan oleh Lin dan teman-temannya. Di dua episode awal ini saja sudah memiliki trik dan formula baru dalam contek menyontek. Para pemain baru yang awalnya sempat diragukan, ternyata bermain dengan cukup baik dan tidak mengecewakan. June berhasil membawakan karakter Lin yang kalem namun berbahaya layaknya Aokbab dalam versi film. Ice Paris juga berhasil menampilkan sosok Pat yang tengil dan looknya sebagai orang kaya raya sangat pas. Dua main casts lainnya yaitu Jaonaay dan Sawanya tampil cukup baik meskipun belum terlalu menonjol di dua episode awal ini. Yang aku suka berikutnya yaitu di Episode 2 sudah mempunyai moment yang berhasil menitikan air mata sekaligus menyentil kondisi kehidupan sosial saat ini. Supporting actor yang memerankan karakter Ibu dari Bank selalu berhasil membuatku terharu. Selain itu, baik film maupun serial ini juga selalu berhasil menampilkan bobroknya sistem pendidikan yang aku yakin sangat relate dengan sistem pendidikan yang ada di negara-negara berkembang. Can’t wait for upcoming episode! BAD GENIUS THE SERIES (2020) tayang setiap senin dan selasa pukul 21:00 WIB eksklusif di platform @wetvindonesia dan @iflix.id. Don’t miss it!

 

#Synopsis:
Lin (June Plearnpichaya), baru saja memenangkan kompetisi cerdas cermat mengalahkan siswa dari sekolah lain. Hal tersebut semakin mengukuhkan Lin adalah murid paling pintar disekolahnya. Lin sendiri merupakan siswa peraih beasiswa sehingga bisa bersekolah di sekolah bertaraf internasional. Ayahnya Lin (Saksit Tangthong) bekerja sebagai guru honorer yang selalu disibukkan dengan tugas-tugas menumpuk dari sekolahnya. Namun ayahnya tak pernah mengeluh, ia selalu bersemangat mencari nafkah demi anaknya agar bisa mendapatkan sekolah yang terbaik di Thailand.
Bad Genius
Selain pintar, Lin juga mempunyai bakat memainkan alat musik piano. Disaat Lin sedang mencoba piano yang ada di tempat latihan musik, ia bertemu dengan Grace (Sawanya Paisarnpayak), teman sekelasnya yang akan mengikuti audisi pementasan teater. Namun sayang, sekolah memberlakukan persyaratan baru untuk lolos audisi yakni mempunyai nilai ujian yang cukup tinggi. Sedangkan Grace sendiri termasuk siswa yang tidak terlalu pintar dalam hal akademis. Melihat temannya merasa pesimis membuat Lin tergerak hatinya untuk menolong Grace. Ia memberikan les belajar untuk membantu Grace bisa mendapatkan nilai yang tinggi. Disaat keduanya belajar bersama, Grace memberikan contoh soal yang akan dikerjakan pada ujian semester nanti. Keduanya pun saling belajar untuk mengerjakan soal-soal itu.
Wetv Iflix
WeTV Iflix
Ujian semester pun tiba. Lin dikejutkan saat melihat soal-soal yang diberikan semuanya sama dengan contoh soal yang diberikan Grace pada saat mereka belajar. Lin yakin jika guru mereka yaitu Pak Sophorn (Big Sarut Richitrananda) melakukan kecurangan dengan cara menjual lalu membocorkan soal-soal ujian kepada siswa. Lin pun langsung bergerak cepat memberikan jawaban kepada Grace agar bisa mendapatkan nilai tinggi. Setelah selesai, Grace pun berhasil mendapatkan nilai tinggi. Sebagai imbalan, Grace mengajak Lin untuk dinner bareng di hotel dan restoran milik pacarnya yaitu Pat (Ice Paris). Lin dibuat tak percaya jika Pat adalah anak dari pemilik hotel dan restoran mewah di kotanya. Setelah mendengar kabar pacarnya mendapatkan nilai tinggi, Pat tertarik untuk mendapatkan jasa bantuan ujian semester dari Lin. Ia bahkan rela mengeluarkan uang sebanyak 30.000 Baht agar bisa lolos ujian. Alasan Pat sangatlah sepele, jika ia bisa mendapatkan nilai tinggi, orangtua nya akan membelikan mobil terbaru.
Lin akhirnya bersedia menerima tawaran Pat untuk mendapatkan nilai tinggi. Namun sebelum beraksi pada hari H, Lin memberikan strategi baru karena strategi lama yang dilakukan pada Grace sangat beresiko ketahuan oleh guru. Grace dan Pat belajar dengan teliti apa yang diajarkan oleh Lin. Setelah semuanya dipelajari, Grace, Pat dan Lin pun mengikuti lagi ujian semester.
Strategi yang dilakukan Lin yang awalnya hampir saja ketahuan, akhirnya berhasil menyelamatkan Grace dan juga Pat. Lin juga berhasil membongkar skandal bocoran soal yang dilakukan oleh Pak Sophorn. Lin yang awalnya diancam oleh Pak Sophorn kini mengancam balik akan melaporkan pada Kepala Sekolah Ibu Pornthip (Um Apasiri) dengan bukti suara telepon yang ia rekam. Rencana ancaman itu membuat Pak Sophorn ketakutan dan membiarkan Lin pergi.
Bad Genius The Series

 

Bad Genius The Series
Grace dan Pat akhirnya bernafas lega. Mereka berhasil mendapatkan nilai tinggi berkat bantuan dari Lin. Keesokan harinya, Ia mendapat kabar jika rekaman telepon Pak Sophorn kemarin sampai ke Ibu Kepala Sekolah. Pak Sophorn langsung dipecat dari sekolah. Lin merasa bersalah dan kecewa pada Pat karena telah mengirimkan rekaman telepon itu pada Ibu Kepala Sekolah. Selain itu, Pat juga memberikan informasi jika Lin tidak seratus persen mendapatkan beasiswa disekolahnya. Ayahnya ternyata membayar sebesar 200.000 baht pada sekolah agar memuluskan Lin bisa mendapatkan beasiswa dan tidak perlu bersaing dengan salah satu siswa pintar lainnya yaitu Bank (Jaonaay Jinjett).
Mendapat kenyataan bahwa ayahnya telah mengeluarkan uang yang sangat banyak membuat Lin akhirnya membuka jasa contekan sesuai dengan permintaan Pat. Lin beranggapan jika ia juga berhak bisa mendapatkan uang dari sekolah, karena sekolah juga bisa mendapatkan uang dari para siswanya.
Sumber : [Review] Bad Genius The Series: Ketika Contek Menyontek Menjadi Bahan Cerita Yang Menegangkan
Penulis : rizkywinaya
Editor : Nuty Laraswaty
Tags: Bad GeniusBig Sarut RichitranandaIce ParisJaonaay JinjettJune PlearnpichayaSaksit TangthongSawanya Paisarnpayak
Previous Post

Ini dia 6 Tipe Saudara Berdasarkan Film dan Serial Netflix

Next Post

Wawancara Guru Guru Gokil (Crazy Awesome Teachers)

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Kafir Gerbang Sukma
Horror

Review Kafir Gerbang Sukma

24 January, 2026
Musikal Perahu Kertas dan Perjumpaan Ulang Kugy, Keenan di Panggung Teater
Article

Musikal Perahu Kertas dan Perjumpaan Ulang Kugy, Keenan di Panggung Teater

24 January, 2026
Senin Harga Naik
Article

Starvision Rilis Trailer dan Poster Senin Harga Naik, Tayang Lebaran 2026

21 January, 2026
Para Perasuk
Article

Maudy Ayunda Rilis Lagu “Aku yang Engkau Cari”, OST Film Para Perasuk

21 January, 2026
Live Action 5 centimeters
Article

Film 5 Centimeters Per Second Live Action Tayang di Bioskop Indonesia Mulai 30 Januari 2026

21 January, 2026
Tuhan Benarkah Kau Mendengarku
Article

Review Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? (TBKM)

21 January, 2026
Next Post

Wawancara Guru Guru Gokil (Crazy Awesome Teachers)

Dua sineas perempuan digandeng Netflix

Cek disini buat kamu yang menantikan film terbaru Joseph Gordon-Levitt

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kafir Gerbang Sukma
Horror

Review Kafir Gerbang Sukma

by Nuty Laraswaty
24 January, 2026
0

Sinopsis dan Fakta Menarik Film Kafir: Gerbang Sukma Kesuksesan film horor “Kafir: Bersekutu dengan Iblis” (2018) rupanya membuka jalan bagi...

Read more

Musikal Perahu Kertas dan Perjumpaan Ulang Kugy, Keenan di Panggung Teater

Starvision Rilis Trailer dan Poster Senin Harga Naik, Tayang Lebaran 2026

Maudy Ayunda Rilis Lagu “Aku yang Engkau Cari”, OST Film Para Perasuk

Film 5 Centimeters Per Second Live Action Tayang di Bioskop Indonesia Mulai 30 Januari 2026

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In