Once We Were Us
Merupakan sebuah film dengan genre drama komedi
Kisahnya mengenai dua mantan kekasih bertemu kembali dalam penerbangan ke Korea, membangkitkan kenangan pertemuan tak sengaja mereka pada tahun 2008, ketika mereka menemukan cinta di tengah kekacauan Seoul sebelum kehidupan memisahkan mereka.
Trailernya adalah sebagai berikut
Review Once We Were Us
Menonton film ini , akan membuat penonton menyadari bahwa ini bisa jadi adalah kisah cinta dirinya di masa yang akan datang, keluarga, tetangga maupun keluarganya.
Ini dikarenakan alurnya sederhana namun humanis, dalam pengertian tidak dibuat-buat , sebuah cerita yang sering disampaikan , namun karena terlalu sering, jadi dilupakan.
Awalnya tiada yang istimewa dari perjumpaan dua orang ini , Lee Eun Ho (Koo Kyo Hwan) dan Han Jeong Won (Mun Ka Young) .
Bertemu dan bertemu lagi, rupanya mulai membuat keduanya dekat dan perlahan-lahan timbul romansa di antara mereka berdua.
Pasangan baru inipun bersemangat untuk saling mendukung cita-cita satu sama lain dan perlahan kerasnya kehidupanpun mulai mempengaruhi hubungan mereka
Adegan dibuat tidak dalam versi linear , namun dengan pola maju mundur peristiwa. Ini memberikan lagi penekanan kepada penonton, melalui sinematographinya.


Saat adegan masa lalu , maka gambar akan berwarna. Jika adegan masa kini, akan diberikan tampilan warna hitam putih.
Ini tentunya mempermudah penonton , untuk memahami era waktu saat adegan yang ditampilkan serta akibatnya dalam kisah cinta mereka berdua.
Secara keseluruhan film ini bermain dengan pace lambat dan nyaris tanpa kejutan yang berarti, dalam pengertian setiap dialognya serasa familiar dan tak mengejutkan.
Tempo yang perlahan ini, nampaknya dipertahankan oleh penulis skenario , agar tetap setia dengan ide awal film ini yaitu film berjudul Us and Them ,film tahun 2018.
Sebagai penonton yang berasal dari Indonesia, saya menantikan sisi budaya Korea yang biasanya muncul , sebagai karya adaptasi.
Maka kali ini perhatian saya adalah pada sinematografi nya.
Terlihat berupaya untuk memasukan elemen warna sebagai pembeda, serta pemandangan Korea, makanan ala Korea sebagai penekanan ini adalah karya film dari Korea.
Sutradara Kim Do Young , yang dikenal melalui filmnya berjudul Kim Ji-young : Born 1982 , kembali menampilkan sisi sudut pandang perempuan, yang bagi saya , emosional dan terkadang tidak rasional.
Namun ternyata dalam suatu hubungan, konteks ini juga dialami oleh lelaki. Sisi inilah yang diperlihatkan melalui keragu-raguan Lee Eun Ho bertindak, saat akhirnya ia harus memutuskan arah hubungan mereka berdua, saat berada di persimpangan jalan kehidupan
Kesimpulan
Bagi saya film ini, nampaknya akan memuaskan hati para penggemar Koo Kyo Hwan danMun Ka Young, serta cocok untuk ditonton bagi penggemar film drama.




































