Project Y menawarkan cerita tentang dua perempuan yang nekat mencuri uang dan emas demi keluar dari hidup kelam mereka.
Berikut ini adalah sinopsisnya
Yoon Mi-sun (Han So-hee) dan Lee Do-kyung (Jeon Jong-seo), dua sahabat dengan latar belakang keras kehidupan malam.

Do-kyung merupakan kurir gelap, setelah sebelumnya bersama-sama dengan Mi-sun bekerja sebagai lady companion (LC) di sebuah bar.
Meski menjalani hidup yang jauh dari kata ideal, keduanya memiliki mimpi sederhana: hidup normal seperti orang kebanyakan, bekerja di siang hari dan beristirahat dengan tenang di malam hari.
Masalah muncul ketika satu-satunya tabungan mereka lenyap akibat tertipu situs judi online milik mafia kejam bernama Blackjack, yang diperankan oleh Kim Sung-cheol.
Ketika mengetahui uang tersebut dikubur di sebuah pemakaman, Mi-sun dan Do-kyung nekat menggali kembali hak mereka.
Namun, kejutan besar menanti. Di bawah tumpukan uang, mereka menemukan emas batangan dengan nilai fantastis mencapai USD8 miliar. Godaan untuk kabur dari Korea Selatan dengan emas tersebut pun tak terhindarkan.
Dengan bantuan ibu kandung Do-kyung, Choi Ga-young (diperankan oleh Kim Shin-rock), mereka merancang pelarian besar. Sayangnya, rencana ini memicu perburuan berdarah dari Blackjack dan algojonya yang kejam, Bull, yang diperankan oleh Jung Young-joo.
Trailernya sebagai berikut
Review Film Project Y
Menonton film ini, emosi penonton akan dibawa ke petualangan perampokan dari sudut pandang perempuan. Jadi akan dibawa sisi emosionalnya.
Saya melihat pada babak awal , tergambarkan adegan pencurian uang berlangsung cepat dan nyaris tanpa hambatan berarti. Namun ternyata tidak hanya uang yang ditemukan, ada emas yang juga turut ditemukan ditemukan, saat inilah ketegangan meningkat drastis.
Terasa sekali ada perubahan pace / ritme pada alur ceritanya, disinilah emosi penonton dimainkan, sehingga fase tenang dan cenderunng melankolis berubah menjadi penuh tekanan. Ini terlihat dari bagaimana adegan demi adegan menghadirkan situasi genting mengancam jiwa, sehingga disinilah penonton ikut semakin peduli akan karakter utama dan sesekali karakter pendukung dalam film ini.

Terlihat banyak adegan akan membawa pada perasaan akan tekanan psikologis dan bermain lagi dengan pemikiran manusia. Mi-sun dan Do-kyung oleh sebagian penonton bahkan dapat disebut sebagai anti-hero yang membuat keputusan moral abu-abu. Penyebabnya adalah latar belakang hidup mereka, namun ini tetap membuat penonton bersimpati.
Sebagai karakter antagonis, Blackjack, mampu hadirkan rasa mafia Korea yang dikenal dengan sebutan Jojik Pomjeokdan.
Melalui sindikat kejahatan terorganisir skala kecil namun terstruktur, memang tidak terlihat koneksi dengan anggota mafia besar lainnya.
Namun dengan ditampilkan aktivitas ilegal seperti pemerasan, perjudian, dan perdagangan narkoba, sudah mendukung bahwa ini merupakan bagian kecil dari sesuatu yang lebih besar.
Bagi pencinta genre aksi kriminal dengan sentuhan drama persahabatan perempuan, maka film ini menawarkan sesuatu yang erat dan membawa kehangatan
Kritik Film Project Y
Ada kekurangan yang seharusnya bisa dijelaskan dalam beberapa proses pencarian pencurian uang dan emas ini melalui gambar atau narasi, mengenai bagaimana karakter pendukung bisa ditemukan.
Sehingga bagi yang tak mengenal budaya Korea, ini agak menimbulkan tanda tanya.
Setelah perampokan berjalan mulus, pencarian juga berjalan sangat mulus, seolah sutradara / penulis Lee Hwan , ingin membuat versi ringan dari sebuah kisah yang berpotensi menghasilkan karya sekelas Old Boy.
Padahal film ini memberikan lapisan emosi, tekanan moral, dan dinamika hubungan yang membuat cerita terasa lebih manusiawi , namun kembali belum terlalu menjelaskan sebab akibat secara jelas.
Khususnya pada babak terakhir agak menyulitkan bagi penonton yang tak memahami film dari Korea, namun “terasa mengenali elemen film Barat”, dimana sang anti hero memberikan kejutan tertentu.
Kesimpulan
Bukan hanya tentang pencurian uang dan emas.
Ini adalah kisah tentang dua perempuan yang ingin keluar dari lingkaran hidup yang menekan mereka dengan cara apa pun.
Project Y berhasil memberikan pengalaman menonton yang menegangkan sekaligus emosional, dengan standar film Barat.




































