• Latest
Review Death Whisperer 3: Horor Thailand yang Bikin Ngeri dan Baper

Review Death Whisperer 3: Horor Thailand yang Bikin Ngeri dan Baper

3 October, 2025
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

12 May, 2026
Yang Lain Boleh Hilang

Gala Premiere Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Tuai Reaksi Positif di TikTok dan Instagram

10 May, 2026
Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

10 May, 2026
Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

8 May, 2026
Next Step Studio 2026

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan “Kalah” oleh Keluarga Sendiri

Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan Kalah oleh Keluarga Sendiri

7 May, 2026
Review The Bell: Panggilan untuk Mati

Review The Bell: Panggilan untuk Mati

7 May, 2026
Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

6 May, 2026
Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

Mengenal ONIC Esports dalam Film Nobody Loves Kay dibintangi Bima Azriel

6 May, 2026
Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

6 May, 2026
iQIYI Perkuat Strategi 2026 di Indonesia: Fokus Dracin, Konten Lokal, dan Starship Fan Experience

iQIYI Perkuat Strategi 2026 di Indonesia: Fokus Dracin, Konten Lokal, dan Starship Fan Experience

5 May, 2026
Film “Suamiku Lukaku” Rilis Trailer: Angkat Isu KDRT di Balik Keluarga Harmonis

Film “Suamiku Lukaku” Rilis Trailer: Angkat Isu KDRT di Balik Keluarga Harmonis

5 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Horror
Review Death Whisperer 3: Horor Thailand yang Bikin Ngeri dan Baper

Review Death Whisperer 3: Horor Thailand yang Bikin Ngeri dan Baper

by Nuty Laraswaty
3 October, 2025
in Horror, Movie Kritic, Movie Review
253 5
0
Share on FacebookShare on Twitter

Death Whisperer 3

Bisa dikatakan berhasil jadi penutup trilogi yang memorable: ngeri, emosional, dan kaya unsur lokal.

Biar poin teknisnya belum 100% mulus, tapi kalau kamu cari horor Asia dengan soul + jump-scare yang ngena, ya film ini salah satu pilihannya

 

 

Sinopsis singkat (no-spoiler)

Yee (Natcha Nina Jessica Padovan) kena teror lagi; gigi yang dilempar ke atap jadi pemicu kembalinya roh Da You.

Yee dibawa ke realm seram bernama Bongsanodbiang. Kakaknya, Yak (Nadech Kugimiya), barengan Sersan Paphan, Yos, dan Yod, terjun ke hutan gelap buat nyelametin dia.

Suasana makin runyam waktu suku lokal dan mitologi setempat muncul , membuat film ini bukan sekadar jump-scare, tapi juga worldbuilding kultur lokal.

 

Kalau dua film sebelumnya diadaptasi langsung dari novel Krittanon, Death Whisperer 3 punya jalannya sendiri. Cerita masih berpusat pada keluarga Yak (diperankan Nadech Kugimiya) yang harus menyelamatkan adiknya, Yee (Natcha Nina Jessica Padovan), dari teror roh Da You. Bedanya, kali ini mereka dibawa ke dunia misterius bernama Bongsanodbiang—tempat yang bikin merinding dari awal sampai akhir.

Poin view positif dari film ini adalah

  • Atmosfer mencekam: set hutan + realm supernatural dibangun rapih; kamu bakal sering denger suara sebelum lihat hantu — dan itu efektif banget.
  • Sound design juara: mixing audio bikin bulu kuduk → good job buat theater sound systems.
  • Chemistry keluarga: konflik emosional antara Yak & Yee ngasih alasan moral di balik semua teror, jadi horornya terasa “berat” secara emosional, bukan cuma sekadar ngeri doang.
  • Local flavor: kehadiran suku asli Thailand nambah dimensi budaya yang fresh — bukan aksesori doang, tapi elemen cerita.

Kritik akan film ini

  • Jump scare predictable: terlalu sering dan pada pola yang familiar. Penonton horor hardcore bisa kasih heads-up.
  • Pacing mid-film: bagian tengah terasa molor; investigasi dan dialog panjang ngurangin tensi.
  • CGI kadang keliatan digital: ada beberapa momen transformasi roh yang kurang seamless — terlihat perbedaan antara efek digital dan practical effect.

Death Whisperer 3 dapat dikatakan adalah usaha ambisius dari waralaba horor Thailand yang memperluas dunia Tee Yod dengan lebih banyak misteri, origin story, dan ancaman supranatural yang lebih luas.

Untuk penonton penggemar genre horor Asia

Film ini menyajikan visual menakutkan, suara imersif, dan karakter emosional yang bisa menyentuh hati.

Meski film ini tidak sepenuhnya lepas dari kelemahan—terutama pacing yang tidak selalu konsisten, penggunaan jump scare yang kadang predictable, dan beberapa efek visual yang belum maksimal—tetap saja film ini layak ditonton. Ia menghadirkan horor yang bukan hanya mengejutkan, tapi juga memperluas lore waralaba dan budaya latar yang kaya.

Bagi yang suka horor, Death Whisperer 3 mungkin bukan yang terbaik dari segi semua aspek, tapi ia berhasil membawa franchise ini ke level yang berbeda dan tetap menyuguhkan ketakutan yang terasa nyata.

Tags: Death Whisperer 3 Berlin CannesHoror Thailand terbaru 2025Review film Death Whisperer 3Tee Yod 3
Previous Post

Indonesia Menari 2025: Saatnya #MenariDiMall Bareng Rame-rame!

Next Post

Review Yakin Nikah

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

The Baronesses
Comedy

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026
Article

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller
Article

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar
Animation

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring
Article

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens
Article

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Next Post
Yakin Nikah

Review Yakin Nikah

Other

Review Film Other (2025)

Sekelumit Pemikiran FFW 2025 dan Film Indonesia

Sekelumit Pemikiran FFW 2025 dan Film Indonesia

The Baronesses
Comedy

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

by Nuty Laraswaty
27 May, 2026
0

Film Belgia berjudul The Baronesses atau Les Baronnes dipilih sebagai opening film di festival EoS 2026. Film ini akan membawa...

Read more

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Review Drama Korea Azure Spring

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In