• Latest

Komunitas:Tahap Awal Produksi Film Ala Produser Salman Aristo

16 May, 2021
Kafir Gerbang Sukma

Review Kafir Gerbang Sukma

24 January, 2026
Musikal Perahu Kertas dan Perjumpaan Ulang Kugy, Keenan di Panggung Teater

Musikal Perahu Kertas dan Perjumpaan Ulang Kugy, Keenan di Panggung Teater

24 January, 2026
Senin Harga Naik

Starvision Rilis Trailer dan Poster Senin Harga Naik, Tayang Lebaran 2026

21 January, 2026
Para Perasuk

Maudy Ayunda Rilis Lagu “Aku yang Engkau Cari”, OST Film Para Perasuk

21 January, 2026
Live Action 5 centimeters

Film 5 Centimeters Per Second Live Action Tayang di Bioskop Indonesia Mulai 30 Januari 2026

21 January, 2026
Tuhan Benarkah Kau Mendengarku

Review Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? (TBKM)

21 January, 2026
5 Benang Merah Konflik Keluarga di WeTV Original Melindungimu Selamanya dan Crash Landing On You

5 Benang Merah Konflik Keluarga di WeTV Original Melindungimu Selamanya dan Crash Landing On You

21 January, 2026
Esok Tanpa Ibu

Review Film Esok Tanpa Ibu

21 January, 2026
Penerbangan Terakhir

Review Penerbangan Terakhir

13 January, 2026
Film Animasi Legendaris 5 Centimeters Per Second

Film Animasi Legendaris 5 Centimeters Per Second

13 January, 2026
Review Film Musuh dalam Selimut

Review Film Musuh dalam Selimut

13 January, 2026
Aplikasi VIU

Viu Resmi Luncurkan Viu Shorts, Tayangan Drama Vertikal Pendek untuk Penonton Mobile

13 January, 2026
Ulasan Suka Duka Tawa

Ulasan Suka Duka Tawa

8 January, 2026
Review We Bury the Dead dibintangi Daisy Ridley

Review We Bury the Dead dibintangi Daisy Ridley

8 January, 2026
Greenland: Migration (Greenland 2), Ketika Bertahan Hidup Tak Lagi Soal Selamat, Tapi Menjadi Manusia

Greenland: Migration (Greenland 2), Ketika Bertahan Hidup Tak Lagi Soal Selamat, Tapi Menjadi Manusia

7 January, 2026
Anaconda 2025 review

Review Anaconda (2025): Film “Horor Komedi” Ular Raksasa yang Konyol tapi Menghibur

6 January, 2026
The Hand That Rocks the Cradle

Kritik Feminis The Hand That Rocks the Cradle (2025)

5 January, 2026
Review Film The Housemaid (2025)

Review Film The Housemaid (2025)

1 January, 2026
Humor Slapstick Pada Modual Nekad , Jaminan Kamu Tertawa Ngakak

Humor Slapstick Pada Modual Nekad , Jaminan Kamu Tertawa Ngakak

23 December, 2025
Dowajuseyo : Teror Urban Lintas Negara: Indonesia dan Korea Bertemu di Titik Ketakutan yang Sama

Dowajuseyo : Teror Urban Lintas Negara Indonesia dan Korea Bertemu di Titik Ketakutan yang Sama

18 December, 2025
VMS Studio Terbang Tinggi di 2026, Hadirkan Deretan Film Inovatif dari Penerbangan Terakhir hingga Laut Bercerita

VMS Studio Terbang Tinggi di 2026, Hadirkan Deretan Film Inovatif dari Penerbangan Terakhir hingga Laut Bercerita

16 December, 2025
Alur Dokumenter Arfan Sabran dalam Film Jodoh 3 Bujang

Alur Dokumenter Arfan Sabran dalam Film Jodoh 3 Bujang

16 December, 2025
Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air

Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air

16 December, 2025
The Carpenter's Son' Review

Apakah The Carpenter’s Son adalah Film Horor ?

13 December, 2025
Resmi! Paket Bundling HBO Max & Viu Kini Tersedia di Indonesia dengan Harga Lebih Hemat

Resmi! Paket Bundling HBO Max & Viu Kini Tersedia di Indonesia dengan Harga Lebih Hemat

9 December, 2025
Timur: Aksi Intens, Visual Brutal, dan Estetika Sinema

Film Timur: Aksi Intens, Visual Brutal,

8 December, 2025
merupakan bagian dari inisiatif Vidio dalam memperkenalkan pendekatan brand baru bertajuk "Lebih Dari Hiburan".

Inilah Tiga Pemenang Kompetisi Film Vidio 2025

3 December, 2025
Creative Asia di JAFF 2025

Creative Asia di JAFF 2025

3 December, 2025
REEL LIFE Film Camp 2025

REEL LIFE Film Camp 2025: Sukses Besar, Membuka Jalan Baru bagi Talenta Film & Fotografi Lokal

3 December, 2025
ACFFEST 2025

ACFFEST 2025 & Pariwara Antikorupsi: Film, Kreativitas, dan Integritas Jadi Senjata

2 December, 2025
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review

Komunitas:Tahap Awal Produksi Film Ala Produser Salman Aristo

by Nuty Laraswaty
16 May, 2021
in Movie Review
250 3
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tahap Awal Produksi Film Ala Produser Salman Aristo

Tulisan kiriman dari Muhammad Fadhil Raihan

Industri film Indonesia berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Hadir film-film berkualitas yang mampu menarik minat penonton terhadap perfilman Indonesia. Film berkualitas tersebut tidak terlepas dari pengelolaan proses produksi film yang baik. Proses produksi film ini memiliki tahap yang rumit dan cukup lama.
Perlu dipikirkan proses yang matang agar tercipta sebuah film yang berkualitas.
Salah satu sineas asal Indonesia, Salman Aristo, menyampaikan bahwa langkah awal dalam produksi film adalah membuat skenario.

Film adalah soal menyampaikan sebuah cerita, jadi hal pertama yang harus dibuat adalah skenario atau cerita itu
sendiri. Proses produksi skenario dilakukan dalam development room atau writers room. Produksi ini dilakukan oleh Head of development, Story developer, researcher, story editor, writer, serta sutradara dan produser.

“Produser itu bukan cuma memproduksi ketika syuting, tetapi juga memproduksi skenario. Sebelum ia mengontrak artis-artis yang pertama dilakukan adalah menghubungi penulis skenario, karena kalau skenario enggak ada semua, enggak bisa jalan,” ucap Salman yang juga merupakan CEO dari Wahana Kreator Nusantara pada Selasa (20/4/21).

Peran Penting Produser
Menurut sineas alumni Fikom Unpad ini, salah satu orang yang paling berperan dalam development room adalah produser. Produser harus mampu memikirkan aspek bisnis dan seni dari sebuah film. Untuk memenuhi aspek tersebut produser juga perlu memikirkan sebuah cerita yang dapat menarik penonton. Tidak hanya soal isi cerita,
tetapi juga bagaimana cara menceritakannya dan siapa orang yang tepat untuk menceritakannya.

Dalam development room terdapat tiga peran yang sangat penting dalam produksi sebuah skenario, yaitu produser, sutradara, dan penulis skenario. Dalam tiga tim tersebut terdapat beberapa elemen lainnya yang berperan dalam produksi skenario.
Banyaknya elemen ini harus dapat dikendalikan dan dikelola dengan baik oleh seorang produser.

“Ketika produser tidak berhasil mengontrol development room, maka akan berubah menjadi development hell. Misalnya skenario enggak keluar dari development, produser perlu tahu siapa yang harus didengar, dan komentar siapa yang harus didengar,” jelas Salman.

Skill Mengelola Development Room
Untuk menghindari development room yang ‘terbakar’ diperlukan skill yang baik oleh semua peran yang terlibat. Seorang produser harus memahami dirinya sendiri, karena dalam development room selalu berhubungan dengan tim lain. Menurut Salman, kerja dalam development room ini adalah soal memberikan komentar. Komentar yang
diberikan bukan hanya pendapat, melainkan soal pemikiran.
“Untuk membentuk skill tersebut dibutuhkan tiga aspek, yaitu visi, film making, dankolaborasi. Dalam aspek visi, seorang produser harus paham soal konteks, konsep, dan konten. Produser juga harus memiliki sifat leadership dan management dalam mengelola development room dan tahap produksi film,” tambah Salman.

Dalam proses produksi film diperlukan lingkungan development room yang sehat.
Selain skill yang baik, setiap orang dalam development room juga harus memiliki empati. Empati ini meliputi memenuhi hak pekerja, mengenali rekan pekerja, memahami kondisi keahlian, fisik dan mental, serta waktu dan energi. Seorang produser juga harus menempatkan setiap peran sebagai problem solver.

“Development room itu harus menjadi ruangan yang safe, ruang aman dan nyaman. Di sini akan menjadi tempat orang untuk mencurahkan isi hati, pemikirannya, dan pandangannya tanpa harus mengalami suatu hal yang membuatnya tidak nyaman dan aman,” tambah Salman.

Selain itu, setiap orang dalam development room juga harus mengutamakan cerita atau film. Produser, penulis, dan peran lain tidak boleh mengutamakan diri sendiri dan merasa baper ketika dikomentari oleh yang lain. Maka dari itu, untuk menumbuhkan ruangan yang aman harus ditanamkan seni menyimak dalam development room.
Ruang Pengembangan Development room akan menjadi ruang sebagai wadah mengembangkan cerita atau
film. Revisi skenario merupakan salah satu tahap pengembangan film. Dalam ruang pengembangan ini harus ditanamkan sikap pantang menyerah untuk memperbaiki kesalahan dan kegagalan.

Salman mengatakan bahwa dalam menyampaikan revisi terdapat sebuah seni khusus.
Setiap orang harus memiliki rasa percaya diri, namun tetap rendah hati. Kemudian dalam revisi juga harus ditemukan pola masalahnya agar lebih mudah mencari solusi.
Terakhir, penyampaian kritik ketika revisi juga terdapat seni khusus.
“Seni kritik ini dilakukan agar orang tidak merasa tersinggung ketika dikritik. Ruangan development ini harus sehat, semua orang harus merasa dihargai,” jelas Salman.

Proses produksi skenario dalam development room harus dilakukan secara matang, karena skenario menjadi dasar dalam jalannya produksi film. Setiap pihak yang terlibat harus memiliki skill dan seni agar tercipta development room yang sehat. Jika ruang pengembangan memiliki lingkungan yang sehat, maka kegiatan produksi film
juga akan berlangsung dengan sehat.

Tags: Salman Aristo
Previous Post

Cruella Disney dari sudut pandang Emma Stone

Next Post

ini dia film lebaran 2021 terlaris

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Kafir Gerbang Sukma
Horror

Review Kafir Gerbang Sukma

24 January, 2026
Musikal Perahu Kertas dan Perjumpaan Ulang Kugy, Keenan di Panggung Teater
Article

Musikal Perahu Kertas dan Perjumpaan Ulang Kugy, Keenan di Panggung Teater

24 January, 2026
Senin Harga Naik
Article

Starvision Rilis Trailer dan Poster Senin Harga Naik, Tayang Lebaran 2026

21 January, 2026
Para Perasuk
Article

Maudy Ayunda Rilis Lagu “Aku yang Engkau Cari”, OST Film Para Perasuk

21 January, 2026
Live Action 5 centimeters
Article

Film 5 Centimeters Per Second Live Action Tayang di Bioskop Indonesia Mulai 30 Januari 2026

21 January, 2026
Tuhan Benarkah Kau Mendengarku
Article

Review Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? (TBKM)

21 January, 2026
Next Post

ini dia film lebaran 2021 terlaris

Lee Soo Hyuk dan Shin Do Hyun akan menggetarkan

Benda peninggalan ungkap rahasia , review Move to Heaven

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kafir Gerbang Sukma
Horror

Review Kafir Gerbang Sukma

by Nuty Laraswaty
24 January, 2026
0

Sinopsis dan Fakta Menarik Film Kafir: Gerbang Sukma Kesuksesan film horor “Kafir: Bersekutu dengan Iblis” (2018) rupanya membuka jalan bagi...

Read more

Musikal Perahu Kertas dan Perjumpaan Ulang Kugy, Keenan di Panggung Teater

Starvision Rilis Trailer dan Poster Senin Harga Naik, Tayang Lebaran 2026

Maudy Ayunda Rilis Lagu “Aku yang Engkau Cari”, OST Film Para Perasuk

Film 5 Centimeters Per Second Live Action Tayang di Bioskop Indonesia Mulai 30 Januari 2026

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In