• Latest

Komunitas:Tahap Awal Produksi Film Ala Produser Salman Aristo

16 May, 2021
Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

18 June, 2026
Viu dan iQIYI Resmi Gabung, Paket Streaming Drama Korea, Drama China, dan Anime Hadir di Indonesia 2026

Viu dan iQIYI Hadirkan Paket Langganan Streaming Bersama di Indonesia Mulai 2026

18 June, 2026
Review Jangan Buang Ibu

Review Film Jangan Buang Ibu (2026)

17 June, 2026
Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

17 June, 2026
Upi

Apa yang Disiapkan Upi Kali Ini? Datang Akan Pergi Hadirkan Horor Misteri dengan Cast Spektakuler

17 June, 2026
Benda Apa Itu Liminal Space?

Benda Apa Itu Liminal Space?

16 June, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Review  Sex, Love & 10 Million Dollars

Review Sex, Love & 10 Million Dollars

3 June, 2026
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review

Komunitas:Tahap Awal Produksi Film Ala Produser Salman Aristo

by Nuty Laraswaty
16 May, 2021
in Movie Review
250 3
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tahap Awal Produksi Film Ala Produser Salman Aristo

Tulisan kiriman dari Muhammad Fadhil Raihan

Industri film Indonesia berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Hadir film-film berkualitas yang mampu menarik minat penonton terhadap perfilman Indonesia. Film berkualitas tersebut tidak terlepas dari pengelolaan proses produksi film yang baik. Proses produksi film ini memiliki tahap yang rumit dan cukup lama.
Perlu dipikirkan proses yang matang agar tercipta sebuah film yang berkualitas.
Salah satu sineas asal Indonesia, Salman Aristo, menyampaikan bahwa langkah awal dalam produksi film adalah membuat skenario.

Film adalah soal menyampaikan sebuah cerita, jadi hal pertama yang harus dibuat adalah skenario atau cerita itu
sendiri. Proses produksi skenario dilakukan dalam development room atau writers room. Produksi ini dilakukan oleh Head of development, Story developer, researcher, story editor, writer, serta sutradara dan produser.

“Produser itu bukan cuma memproduksi ketika syuting, tetapi juga memproduksi skenario. Sebelum ia mengontrak artis-artis yang pertama dilakukan adalah menghubungi penulis skenario, karena kalau skenario enggak ada semua, enggak bisa jalan,” ucap Salman yang juga merupakan CEO dari Wahana Kreator Nusantara pada Selasa (20/4/21).

Peran Penting Produser
Menurut sineas alumni Fikom Unpad ini, salah satu orang yang paling berperan dalam development room adalah produser. Produser harus mampu memikirkan aspek bisnis dan seni dari sebuah film. Untuk memenuhi aspek tersebut produser juga perlu memikirkan sebuah cerita yang dapat menarik penonton. Tidak hanya soal isi cerita,
tetapi juga bagaimana cara menceritakannya dan siapa orang yang tepat untuk menceritakannya.

Dalam development room terdapat tiga peran yang sangat penting dalam produksi sebuah skenario, yaitu produser, sutradara, dan penulis skenario. Dalam tiga tim tersebut terdapat beberapa elemen lainnya yang berperan dalam produksi skenario.
Banyaknya elemen ini harus dapat dikendalikan dan dikelola dengan baik oleh seorang produser.

“Ketika produser tidak berhasil mengontrol development room, maka akan berubah menjadi development hell. Misalnya skenario enggak keluar dari development, produser perlu tahu siapa yang harus didengar, dan komentar siapa yang harus didengar,” jelas Salman.

Skill Mengelola Development Room
Untuk menghindari development room yang ‘terbakar’ diperlukan skill yang baik oleh semua peran yang terlibat. Seorang produser harus memahami dirinya sendiri, karena dalam development room selalu berhubungan dengan tim lain. Menurut Salman, kerja dalam development room ini adalah soal memberikan komentar. Komentar yang
diberikan bukan hanya pendapat, melainkan soal pemikiran.
“Untuk membentuk skill tersebut dibutuhkan tiga aspek, yaitu visi, film making, dankolaborasi. Dalam aspek visi, seorang produser harus paham soal konteks, konsep, dan konten. Produser juga harus memiliki sifat leadership dan management dalam mengelola development room dan tahap produksi film,” tambah Salman.

Dalam proses produksi film diperlukan lingkungan development room yang sehat.
Selain skill yang baik, setiap orang dalam development room juga harus memiliki empati. Empati ini meliputi memenuhi hak pekerja, mengenali rekan pekerja, memahami kondisi keahlian, fisik dan mental, serta waktu dan energi. Seorang produser juga harus menempatkan setiap peran sebagai problem solver.

“Development room itu harus menjadi ruangan yang safe, ruang aman dan nyaman. Di sini akan menjadi tempat orang untuk mencurahkan isi hati, pemikirannya, dan pandangannya tanpa harus mengalami suatu hal yang membuatnya tidak nyaman dan aman,” tambah Salman.

Selain itu, setiap orang dalam development room juga harus mengutamakan cerita atau film. Produser, penulis, dan peran lain tidak boleh mengutamakan diri sendiri dan merasa baper ketika dikomentari oleh yang lain. Maka dari itu, untuk menumbuhkan ruangan yang aman harus ditanamkan seni menyimak dalam development room.
Ruang Pengembangan Development room akan menjadi ruang sebagai wadah mengembangkan cerita atau
film. Revisi skenario merupakan salah satu tahap pengembangan film. Dalam ruang pengembangan ini harus ditanamkan sikap pantang menyerah untuk memperbaiki kesalahan dan kegagalan.

Salman mengatakan bahwa dalam menyampaikan revisi terdapat sebuah seni khusus.
Setiap orang harus memiliki rasa percaya diri, namun tetap rendah hati. Kemudian dalam revisi juga harus ditemukan pola masalahnya agar lebih mudah mencari solusi.
Terakhir, penyampaian kritik ketika revisi juga terdapat seni khusus.
“Seni kritik ini dilakukan agar orang tidak merasa tersinggung ketika dikritik. Ruangan development ini harus sehat, semua orang harus merasa dihargai,” jelas Salman.

Proses produksi skenario dalam development room harus dilakukan secara matang, karena skenario menjadi dasar dalam jalannya produksi film. Setiap pihak yang terlibat harus memiliki skill dan seni agar tercipta development room yang sehat. Jika ruang pengembangan memiliki lingkungan yang sehat, maka kegiatan produksi film
juga akan berlangsung dengan sehat.

Tags: Salman Aristo
Previous Post

Cruella Disney dari sudut pandang Emma Stone

Next Post

ini dia film lebaran 2021 terlaris

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Film Foufo Tayang 9 Juli 2026
Article

Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

18 June, 2026
Viu dan iQIYI Resmi Gabung, Paket Streaming Drama Korea, Drama China, dan Anime Hadir di Indonesia 2026
Article

Viu dan iQIYI Hadirkan Paket Langganan Streaming Bersama di Indonesia Mulai 2026

18 June, 2026
Review Jangan Buang Ibu
Article

Review Film Jangan Buang Ibu (2026)

17 June, 2026
Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam
Article

Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

17 June, 2026
Upi
Article

Apa yang Disiapkan Upi Kali Ini? Datang Akan Pergi Hadirkan Horor Misteri dengan Cast Spektakuler

17 June, 2026
Benda Apa Itu Liminal Space?
Article

Benda Apa Itu Liminal Space?

16 June, 2026
Next Post

ini dia film lebaran 2021 terlaris

Lee Soo Hyuk dan Shin Do Hyun akan menggetarkan

Benda peninggalan ungkap rahasia , review Move to Heaven

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Film Foufo Tayang 9 Juli 2026
Article

Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

by Nuty Laraswaty
18 June, 2026
0

  Trailer Film Foufo Viral, Benarkah Alien Jadi Harapan Terakhir Keluarga Madura untuk Wujudkan Mimpi Haji? Setelah sukses menghadirkan berbagai...

Read more

Viu dan iQIYI Hadirkan Paket Langganan Streaming Bersama di Indonesia Mulai 2026

Review Film Jangan Buang Ibu (2026)

Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

Apa yang Disiapkan Upi Kali Ini? Datang Akan Pergi Hadirkan Horor Misteri dengan Cast Spektakuler

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In