• Latest
mia-and-the-white-lion-

Mia and The White Lion, cerita mengenai nasib singa di Afrika

4 July, 2020
merupakan bagian dari inisiatif Vidio dalam memperkenalkan pendekatan brand baru bertajuk "Lebih Dari Hiburan".

Inilah Tiga Pemenang Kompetisi Film Vidio 2025

3 December, 2025
Creative Asia di JAFF 2025

Creative Asia di JAFF 2025

3 December, 2025
REEL LIFE Film Camp 2025

REEL LIFE Film Camp 2025: Sukses Besar, Membuka Jalan Baru bagi Talenta Film & Fotografi Lokal

3 December, 2025
ACFFEST 2025

ACFFEST 2025 & Pariwara Antikorupsi: Film, Kreativitas, dan Integritas Jadi Senjata

2 December, 2025
Review Film Rosa Luxemburg (1986)

Review Film Rosa Luxemburg (1986) – Biografi Emosional yang Elegan, Diputar di KinoFest 2025

2 December, 2025
Fantastic Four: First Steps Review

Fantastic Four: First Steps Review

30 November, 2025
Misteri Api Abadi: Mengenal Suku Mangkwan, Fire Clan Paling Gelap di Avatar: Fire and Ash (2025)

Misteri Api Abadi: Mengenal Suku Mangkwan, Fire Clan Paling Gelap di Avatar: Fire and Ash (2025)

30 November, 2025
Review Grüße vom Mars

Review Grüße vom Mars untuk Kino Fest 2025

30 November, 2025
George R.R. Martin & HBO Siapkan 5–6 Proyek Baru (Prekuel & Sekuel)

Game of Thrones Belum Tamat: George R.R. Martin & HBO Siapkan 5–6 Proyek Baru (Prekuel & Sekuel)

30 November, 2025
film VMS

Film-film VMS Tahun Ini

30 November, 2025
MAGMA Entertainment Buka Hari Pertama JAFF Market 2025 dengan “Future Slate Unveiling”

MAGMA Entertainment Buka Hari Pertama JAFF Market 2025 dengan “Future Slate Unveiling”

30 November, 2025
Review Wildcat (2025): Kate Beckinsale, Ibu Seru yang Bawa Hati, Aksi, dan Humor

Review Wildcat (2025): Kate Beckinsale, Ibu Seru yang Bawa Hati, Aksi, dan Humor

30 November, 2025
Review Wasiat Warisan Nuty Laraswaty

Review Wasiat Warisan

27 November, 2025
Review “Linda Linda Linda”

Review “Linda Linda Linda”

26 November, 2025
Review Köln 75 (Film Pembuka KinoFest 2025)

Review Köln 75 (Film Pembuka KinoFest 2025)

26 November, 2025
KinoFest 2025

KinoFest 2025

26 November, 2025
diprediksi menjadi bab paling matang dalam perjalanan Raditya Dika sebagai stand-up comedian.

“Cerita Anehku” Raditya Dika

26 November, 2025
Spotlight From the East – Festival Film Antikorupsi 2025

Spotlight From the East – Festival Film Antikorupsi 2025

25 November, 2025
Analisis Simbolisme Para Keeper di Film Keeper (2025)

Analisis Simbolisme Para Keeper di Film Keeper (2025)

25 November, 2025
Ghost in the shell

Review Ghost in the Shell (1995)

22 November, 2025
13 Days and 13 Nights

Review “13 Days and 13 Nights” – Thriller Nyata yang Ngena Banget di Emosi

22 November, 2025
Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi — Hanung Bramantyo Comeback

Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi — Hanung Bramantyo Comeback

22 November, 2025
Medan Film Festival (MFF)

Menyimak Medan Film Festival (MFF) Vol. 3 2025

22 November, 2025
The Voice of Hind Rajab Nuty Laraswaty

The Voice of Hind Rajab: Ketika Kamera Tak Berkutik di Hadapan Suara Kecil yang Tersesat di Tengah Perang

22 November, 2025
Seven Samurai Tayang di Japanese Film Festival 2025: Klasik yang Tetap Mengguncang Generasi Baru

Seven Samurai Tayang di Japanese Film Festival 2025: Klasik yang Tetap Mengguncang Generasi Baru

22 November, 2025
Setelah Jakarta, Japanese Film Festival 2025 Mampir ke Kota Bandung dan Padang!

Setelah Jakarta, Japanese Film Festival 2025 Mampir ke Kota Bandung dan Padang!

21 November, 2025
Agak Laen 2

“Agak Laen 2”: Humor Makin Nekat, Emosi Makin Kuat

21 November, 2025
Reza Rahadian dan Perjalanan Emosional di Balik Pangku

Reza Rahadian dan Perjalanan Emosional di Balik Pangku

21 November, 2025
Film Sampai Titik Terakhirmu dan Resonansi Emosinya di Penonton

Film Sampai Titik Terakhirmu dan Resonansi Emosinya di Penonton

21 November, 2025
Now you See Me

Review Now You See Me: Now You Don’t (2025)

13 November, 2025
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Documentary
mia-and-the-white-lion-

Mia and The White Lion, cerita mengenai nasib singa di Afrika

by Nuty Laraswaty
4 July, 2020
in Documentary
245 8
0
Share on FacebookShare on Twitter

Banyak yang tidak begitu memperhatikan mengenai kehidupan hewan liar di negaranya, terlebih-lebih jika ada di negara lain.
​
Mungkin selintas membacanya dari sebuah berita di sosial media , harian online maupun offline.
Namun perhatianpun segera hilang, tertimpa banyaknya berita ringan, menarik dan heboh lainnya.
Padahal sebuah pesan permintaan tolong sedang dilakukan, karena jika tidak ada yang bertindak, maka sekian puluh tahun ke depan, hewan-hewan liar ini, tidak akan ada lagi dan hanya diingat melalui gambar hingga bentuk figur dalam sebuah museum.

Film ini adalah teriakan permintaan tolong, akan waktu yang terus berlalu dengan cepat , saling berkejaran antara hidup atau punah.

mia-and-the-white-lion

 

Alur cerita ada di negara Afrika , tempat dimana banyak hewan-hewan liar berlarian dan hidup bebas dalam habitatnya.
Namun itu dahulu , sekarang semua sudah berubah.
Hewan-hewan harus hidup berdampingan dengan manusia, yang tanpa alasan yang jelas terkadang ingin menampilkan kegagahan mereka kepada semuanya melalui foto-foto maupun dokumentasi , akan sesuatu hal yang semu.
Hal inilah yang ditangkap oleh industri yang kemudian di legalkan ini.
Kembang biakan lah hewan-hewan liar ini, jika tiba saatnya , maka mereka akan dilepas di suatu area terbatas untuk sementara , area tersebut harus terlihat seperti dalam alam bebas yang buas , dahsyat dan mendebarkan, kemudian pembantaian pun dimulai.
Hewan-hewan liar yang dibiakkan dalam kandang dan telah terbiasa melihat manusia pun , tak menyangka, akan dibunuh dengan cara keji.
Hewan-hewan ini tak menganggap manusia yang berada di dekatnya sebagai sebuah ancaman, mereka tidak bersiap.
Hingga pembantaianpun di mulai, demi kesenangan dan kegagahan manusia , yang mungkin juga akan dilupakan sesaat kemudian.
​Semua semu, namun jalan menuju  kepunahan semakin mendekat bagi hewan-hewan ini.

https://youtu.be/oxuN6pVDCl0

Pesan inilah yang saya terima, saat menonton film Mia and The White Lion.
Akting para pemain ssangatlah menarik, terutama kedua anak-anak ini.
Masing-masing memiliki trauma dan sejalan dengan waktu, jawaban akan penyelesaian trauma tersebut terbuka dan mereka akhirnya memahami akan dunia di sekeliling mereka dan harus menghadapinya.

Adegan demi adegan , tertata apik dan menengangkan.
Pelarian yang dilakukan menimbulkan tanda tanya, akankah Mia selamat ataukah Mia menjadi santapan dari singa?
Mungkinkah Mia dapat menyelamatkan singa yang ia kenal dari bayi?

mia-and-the-white-lion        mia-and-the-white-lion

Sepanjang pemutaran film, mata penonton dimanjakan dengan keindahan alam di Afrika.

Sudut pengambilan gambar dari jarak dekat maupun jauh , hanya membuat penonton makin terkagum-kagum.

mia-and-the-white-lion        mia-and-the-white-lion

Namun pada akhir film, permintaan tolongpun kembali disuarakan. untuk mencegah punahnya hewan-hewan liar di Afrika.
Akankah film ini dapat membuat perubahan dan mengetuk hati nurani manusia yang menonton maupun mendengar mengenai hal ini?

​Hanya waktulah yang dapat menjawabnya

mia-and-the-white-lion        mia-and-the-white-lion      mia-and-the-white-lion

 

Namun pada akhir film, permintaan tolongpun kembali disuarakan. untuk mencegah punahnya hewan-hewan liar di Afrika.
Akankah film ini dapat membuat perubahan dan mengetuk hati nurani manusia yang menonton maupun mendengar mengenai hal ini?

​Hanya waktulah yang dapat menjawabnya

 

Sinopsis
Ketika keluarganya memutuskan untuk meninggalkan London untuk mengelola pertanian singa di Afrika. Mia merasa kesal dan berbuat ulah setiap hari di sekolah barunya. namun sesungguhnya Mia hanya merasa kesepian.
Semua berubah ketika singa putih yang cantik, Charlie, lahir.
Mia kembali menemukan kebahagiaan , kemudian mengembangkan ikatan khusus dengan Charlie.

Ketika Charlie mencapai usia tiga tahun, Mia mengungkap rahasia yang menyedihkan yang disembunyikan oleh ayahnya. Charlie akan menjadi korban selanjutnya dan  Mia memutuskan untuk menyelamatkannya. Kedua sahabat itu melakukan perjalanan luar biasa melintasi sabana Afrika Selatan untuk mencari tempat perlindungan di mana Charlie bisa menjalani hidupnya dengan bebas.

​Sutradara : Gilles de Maistre
Pemain : Daniah De Villiers ,Mélanie Laurent, Langley Kirkwood
Distributor:  Studiocanal (France) Ledafilms Entertainment Group (United States)

Tags: Daniah De VilliersGilles de MaistreLangley KirkwoodMélanie LaurentMia and The White Lion
Previous Post

Dragon Ball Super Broly

Next Post

Mia and The White Lion, a story about the fate of lions in Africa

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

ACFFEST 2025
Documentary

ACFFEST 2025 & Pariwara Antikorupsi: Film, Kreativitas, dan Integritas Jadi Senjata

2 December, 2025
Review Film Rosa Luxemburg (1986)
Documentary

Review Film Rosa Luxemburg (1986) – Biografi Emosional yang Elegan, Diputar di KinoFest 2025

2 December, 2025
Review Köln 75 (Film Pembuka KinoFest 2025)
Article

Review Köln 75 (Film Pembuka KinoFest 2025)

26 November, 2025
13 Days and 13 Nights
Article

Review “13 Days and 13 Nights” – Thriller Nyata yang Ngena Banget di Emosi

22 November, 2025
Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi — Hanung Bramantyo Comeback
Article

Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi — Hanung Bramantyo Comeback

22 November, 2025
The Voice of Hind Rajab Nuty Laraswaty
Documentary

The Voice of Hind Rajab: Ketika Kamera Tak Berkutik di Hadapan Suara Kecil yang Tersesat di Tengah Perang

22 November, 2025
Next Post

#SemuaAdadiVidio ini dia sepuluh drama korea terbaik

Ini dia drakor yang dapat ditonton di Viu tanpa harus berlangganan Premium

Enam Fakta Menarik dari Serial Korea Terbaru Was It Love?

merupakan bagian dari inisiatif Vidio dalam memperkenalkan pendekatan brand baru bertajuk "Lebih Dari Hiburan".
Article

Inilah Tiga Pemenang Kompetisi Film Vidio 2025

by Nuty Laraswaty
3 December, 2025
0

Film Vidio 2025 Vidio secara resmi mengumumkan tiga pemenang Kompetisi Film Vidio  dalam acara Public Lecture "Special Vidio Talks: Film Pendek: Laboratorium...

Read more

Creative Asia di JAFF 2025

REEL LIFE Film Camp 2025: Sukses Besar, Membuka Jalan Baru bagi Talenta Film & Fotografi Lokal

ACFFEST 2025 & Pariwara Antikorupsi: Film, Kreativitas, dan Integritas Jadi Senjata

Review Film Rosa Luxemburg (1986) – Biografi Emosional yang Elegan, Diputar di KinoFest 2025

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In